Kepala Puskesmas Beringin Sakti Luncurkan Inovasi Gerakan Serentak Serbu Stunting (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — UPT Puskesmas Beringin Sakti Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, terus menunjukkan komitmennya dalam upaya menekan angka stunting di wilayahnya. Salah satu langkah inovatif yang tengah digalakkan adalah program Gertak Bunting (Gerakan Serentak Serbu Stunting), yang menjadi senjata utama dalam melawan kasus stunting pada anak-anak.

Program ini digagas langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Beringin Sakti, Murni Setiasih, SKM, yang menyoroti tingginya prevalensi anak pendek dan sangat pendek (TB/U) di wilayah kerja mereka. Per Juni 2024, angka stunting di wilayah ini masih tercatat 11,5 persen, berada di atas angka prevalensi nasional.
“Inovasi ini lahir dari keprihatinan kami melihat angka stunting yang belum juga turun secara signifikan, khususnya di 12 jorong dalam wilayah kerja kami di Nagari Taratak Tinggi,” ujar Murni kedapa media ini, Rabu (30/7/2025).
Gerak Cepat dengan Empat Langkah Strategis
Murni menjelaskan, inovasi Gertak Bunting dijalankan dengan pendekatan menyeluruh yang mencakup:
1. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, ibu hamil, dan remaja secara berkala di posyandu dan melalui kunjungan rumah.
2. Skrining kesehatan dan deteksi dini potensi stunting, termasuk skrining tumbuh kembang, tinggi badan, serta kondisi kejiwaan.
3. Intervensi lanjutan di Puskesmas bagi individu yang terindikasi mengalami gangguan gizi.
4. Monitoring dan evaluasi rutin terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan.
Menurutnya, Gertak Bunting tidak hanya mengandalkan peran tenaga kesehatan, tetapi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ambil bagian dalam perang melawan stunting.

“Kami dorong partisipasi dari seluruh elemen — pemerintah nagari, tokoh masyarakat, organisasi non-pemerintah, hingga lintas sektor — agar gerakan ini benar-benar menjadi milik bersama,” tegasnya.
Tujuan dan Harapan: Generasi Sehat, Masa Depan Cerah
Program Gertak Bunting bertujuan untuk:
Menurunkan prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Beringin Sakti.
Melakukan deteksi dini agar intervensi bisa dilakukan lebih cepat.
Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang tepat.
Meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan dan makanan bergizi.
Membangun kerja sama lintas sektor.
Mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Selain itu, manfaat strategis lainnya adalah memperkuat upaya deteksi dini stunting, bahkan sejak tahap pra-kehamilan, dengan menyasar calon pengantin dan pasangan usia subur.
Dorong Kesadaran dan Akses Layanan
Murni Setiasih menekankan bahwa upaya ini tidak akan berjalan efektif tanpa kesadaran masyarakat. Ia berharap masyarakat semakin peduli dengan kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga masa tumbuh kembangnya.
“Stunting bukan sekadar soal tinggi badan, ini tentang masa depan anak-anak kita. Dengan Gertak Bunting, kami ingin pastikan tidak ada lagi anak yang kehilangan hak untuk tumbuh optimal hanya karena kekurangan gizi,” pungkasnya.
Program Gertak Bunting saat ini terus diperkuat dengan kolaborasi berbagai pihak dan bisa menjadi inspirasi inovasi kesehatan masyarakat di Kabupaten Dharmasraya. Dengan gerakan ini, UPT Puskesmas Beringin Sakti berharap mampu mencetak generasi sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.
Editor: Yanti










