Gambar: Kajari Dharmasraya Sumanggar Siagian bersama Plt Kadis Pendidikan Tinjau SDN 4 Timpeh (Dok, istimewa)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Kajari Dharmasraya, Sumanggar Siagian, turun langsung ke SDN 4 Timpeh di Kampung Jao, Kecamatan Timpeh, Rabu (19/10). Bersama Plt Kepala Dinas Pendidikan, rombongan meninjau progres pembangunan tiga ruang kelas baru (RKB) dan satu rumah dinas guru yang masuk dalam Proyek Strategis Daerah (PSD).
Kepada media, Kajari Sumanggar Siagian menegaskan bahwa Kejaksaan wajib mengawal proyek strategis, terutama yang bersumber dari APBN.
“Kejaksaan Agung melalui Intelijen sudah menginstruksikan agar seluruh proyek strategis dari APBN harus kita kawal. Kita turun ke lapangan bersama stakeholder untuk melihat progresnya dan mengetahui langsung apa saja kendalanya,” ujar Kajari Dharmasraya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya Bobby Perdana Riza, menjelaskan bahwa proyek ini ditetapkan sebagai PSD karena berada di wilayah yang cukup terpencil dengan akses yang tidak mudah.
“Lokasinya jauh dan akses ke sana cukup sulit. Kondisi geografis juga membuat proyek ini rentan terhadap AGHT—ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran Kejaksaan sangat membantu dalam memastikan pembangunan berjalan lancar tanpa gangguan. Bahkan, Kajari ikut memberikan sejumlah masukan terkait dunia pendidikan di sekolah tersebut.
“Selain mengawal pembangunan, Pak Kajari juga memberi masukan soal peningkatan kualitas pembelajaran dan hal-hal yang perlu diperhatikan sekolah,” tambahnya.
Kunjungan ini menjadi salah satu bentuk pengawasan Kejaksaan agar proyek strategis di Dharmasraya, terutama di daerah terpencil, dapat selesai tepat waktu dan tepat manfaat.
Editor: Mitra Yuyanti











