Kemendagri Fasilitasi Rancangan Akhir RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027 secara hybrid, di Ruang Praja Bhakti Utama Lantai 2 Ditjen Bina Bangda Kemendagri. (Dok. Bina Bangda)

Kegiatan RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027 secara hybrid, di Ruang Praja Bhakti Utama Lantai 2 Ditjen Bina Bangda Kemendagri. (Dok. Bina Bangda)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2027 secara hybrid, di Ruang Praja Bhakti Utama Lantai 2 Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Jumat (5/6/2026).

Pada sambutannya, Direktur PEIPD Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa fasilitasi Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada) tentang RKPD merupakan amanat Pasal 102 ayat (2) Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Fasilitasi tersebut bertujuan memberikan masukan substansi guna menyempurnakan rancangan akhir RKPD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Gubernur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memenuhi seluruh persyaratan fasilitasi rancangan akhir RKPD Tahun 2027.

Dokumen yang telah disampaikan meliputi surat permohonan fasilitasi, rancangan akhir RKPD Tahun 2027, berita acara kesepakatan Musrenbang RKPD, hasil evaluasi RKPD Tahun 2025, hasil pengendalian dan evaluasi perumusan kebijakan perencanaan pembangunan tahunan, hasil reviu Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), serta daftar isian fasilitasi rancangan Pergub tentang RKPD Tahun 2027.

Dalam proses fasilitasi, Iwan Kurniawan menekankan pentingnya pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai instrumen utama dalam menjamin konsistensi perencanaan dan sinkronisasi kebijakan pembangunan.

“Pelaksanaan fasilitasi RKPD Tahun 2027 Provinsi Jawa Timur juga dilakukan berbasis SIPD untuk memastikan keselarasan antara perencanaan daerah dan kebijakan pembangunan nasional,” kata Iwan.

Iwan juga menjelaskan bahwa hasil pengendalian dan evaluasi RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 yang tercatat pada e-Dalev SIPD menunjukkan capaian yang cukup baik. Realisasi keuangan mencapai 87,82 persen, capaian kinerja program sebesar 86,19 persen, dan capaian kinerja subkegiatan sebesar 91,14 persen. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas pelaksanaan pembangunan daerah yang tinggi.

Meski demikian, pemerintah daerah didorong untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran, memperkuat evaluasi berbasis outcome, serta memastikan program pembangunan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Kemendagri melalui  Ditjen Bina Bangda Perkuat Pengelolaan Geopark Jelang Revalidasi UNESCO

Ditjen Bina Pembangunan Daerah juga menegaskan posisi strategis RKPD sebagai dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang menjadi pedoman pembangunan daerah selama satu tahun, acuan penyusunan program dan kegiatan perangkat daerah, instrumen pengendalian kinerja, serta dasar penyusunan dokumen penganggaran daerah.

“Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan dapat mempercepat penetapan RKPD Tahun 2027 agar proses penyusunan dokumen penganggaran berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” imbuh Iwan.

Penyusunan RKPD Tahun 2027 sendiri berpedoman pada Permendagri tentang Pedoman Penyusunan RKPD Tahun 2027 yang menjadi instrumen penghubung antara arah kebijakan nasional dalam Rancangan RKP Tahun 2027 dan hasil Rakortekrenbang Tahun 2026 dengan kebutuhan pembangunan daerah. Penyusunannya juga tetap memperhatikan karakteristik wilayah dan target RPJMD Tahun 2025–2029.

Pada forum tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memaparkan capaian dan proyeksi indikator makro pembangunan daerah, alokasi pendanaan pembangunan Tahun 2027, program prioritas yang mendukung kebijakan nasional, dukungan terhadap Program Kegiatan Prioritas Nasional (PKPN), serta capaian dan target indikator kinerja utama dan indikator kinerja daerah.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur diminta segera melakukan penyempurnaan terhadap rancangan akhir RKPD Tahun 2027 dan menetapkan Peraturan Kepala Daerah tentang RKPD Tahun 2027.

Setelah ditetapkan, salinan peraturan tersebut wajib disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah paling lambat tujuh hari setelah penetapan.

Selain itu, Bappeda Provinsi Jawa Timur juga diharapkan menyampaikan matriks tindak lanjut hasil fasilitasi kepada Ditjen Bina Pembangunan Daerah.

Editor : Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara
Perkuat Transformasi Digital Pembangunan Daerah, Kemendagri Terima Konsultasi Pemda Kalimantan Selatan
Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD 
Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital
Kemendagri-UNICEF Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Pemutakhiran SIPD
Kemendagri Sinkronkan PSN Pantura Jawa dengan Tata Ruang Daerah di Jawa Tengah
Perkuat Peran Pemda, Kemendagri Integrasikan Perencanaan PKK, Posyandu, dan Dekranas
Kemendagri Dorong Partisipasi Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah Tangga di Cimahi
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:06 WIB

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

Rabu, 4 November 2026 - 20:09 WIB

Perkuat Transformasi Digital Pembangunan Daerah, Kemendagri Terima Konsultasi Pemda Kalimantan Selatan

Rabu, 4 November 2026 - 12:31 WIB

Kemendagri Terima Konsultasi Bapperida Jepara, Perkuat Implementasi e-DALEV SIPD 

Selasa, 3 November 2026 - 15:22 WIB

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Selasa, 3 November 2026 - 11:29 WIB

Kemendagri-UNICEF Perkuat Integrasi Perlindungan Anak dalam Pemutakhiran SIPD

Berita Terbaru