Peluncuran Sistem Registri Unit Karbon Perkuat Ekosistem Pasar Karbon Nasional

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran SRUK. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

Peluncuran SRUK. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

MEDIAINVESTIGASI.NET  – Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri turut hadir pada pada peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK), Kamis (9/7/2026).

Peluncuran SRUK menjadi tonggak penting dalam membangun tata kelola perdagangan karbon nasional yang transparan, terintegrasi, dan berintegritas.

Peluncuran tersebut diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan serta didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo.

Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menjelaskan beberapa point berkaitan dengan momentum untuk masa depan Indonesia yang berkelanjutan yang mana SRUK menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ekosistem pasar karbon Indonesia yang transparan, kredibel dan berintegritas.

Selain itu, ia menegaskan bahwa aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim diiringi dengan tata kelola yang baik untuk membangun kepercayaan, mendorong investasi hijau dan memastikan penurunan emisi terukur dan dipertanggungjawabkan serta mitigasi merupakan investasi masa depan yang menciptakan peluang ekonomi, mendorong inovasi, menjaga kelestarian alam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa perdagangan karbon sektor kehutanan tidak berhenti pada peluncuran sistem registrasi yang implementasinya telah dimulai.

Menhut sudah mengeluarkan izin terhadap 4 PBPH yang mulai dapat diperdagangkan, 3 PBPH konsesi, dan 1 perhutanan sosial. Ini juga menandakan bahwa perdagangan karbon tidak hanya untuk elit, tetapi juga untuk orang yang ada di paling bawah atau tingkat tapak.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa integrasi SRUK dengan Bursa Karbon Indonesia akan memperkuat transparansi, meningkatkan integritas pasar, serta menjadikan SRUK sebagai single source of truth dalam pencatatan perdagangan karbon nasional.

Baca Juga :  Kemendagri Tekankan Pemanfaatan Hasil Evaluasi dalam Penyusunan RKPD Sumatera Selatan Tahun 2027

Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa kehadiran SRUK menjadi bukti kesiapan Indonesia membangun pasar karbon yang kredibel. Menurutnya, banyak investor dan pelaku pasar internasional telah siap berpartisipasi dalam pasar karbon Indonesia.

Melalui SRUK, pemerintah menghadirkan satu sistem registri nasional yang mendukung pencatatan instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK), memastikan transparansi dan keterlacakan setiap unit karbon, serta mendukung pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dialog Nasional Pemberdayaan: Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045
Rakor Bappeda se-Bali 2026 Tekankan Perencanaan Berbasis Data
Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah
PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL
Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir
Kemendagri Matangkan Perubahan Permendagri 86/2017
Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Kemendagri Perkuat Layanan Sampah
Ditjen Bina Bangda Salurkan 150 Set Tempat Sampah untuk Mendukung Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Dialog Nasional Pemberdayaan: Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Rakor Bappeda se-Bali 2026 Tekankan Perencanaan Berbasis Data

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir

Berita Terbaru