Bengkulu, MEDIAINVESTIGASI.NET – Bekerjasama dengan BMKG provinsi Bengkulu, Bupati Seluma Erwin Octavian S.E., membuka langsung acara Panen Padi Raya di Sekolah Lapang Iklim yang diselenggarakan oleh badan metrologi klimatalogi dan geofisika BMKG Provinsi Bengkulu, yang di gelar langsung oleh Bupati Seluma dan BMKG di Desa Sari Mulyo Kecamatan Sukaraja, kabupaten Seluma, provinsi Bengkulu, Selasa kemarin (23/08/2022).
Acara yang diselenggarakan langsung oleh BMKG tersebut sebagai langkah untuk mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi program dari Presiden Republik Indonesia. yang di hadiri terdiri dari intansi terkait propinsi dan kabupaten Seluma, termasuk rombangan bubati dan wakil bupati dan jajaranya TNI polri Koramil dermayu dan Kapolsek sukaraja beserta anggotanya di lokasi Desa Sari Mulyo kecamatan Sukaraja kabupaten Seluma, provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya Bupati Seluma berharap melalui sekolah Lapang Iklim tersebut dapat bermanfaat bagi para petani yang ada di kabupaten Seluma, dan sekitarnya, “Melalui Sekolah Lapang Iklim ini petani mengetahui perubahan iklim, sehingga meningkatkan pengetahuan serta keterampilan bertani dalam memanfaatkan informasi iklim guna melakukan antisipasi dampak fenomena iklim dan ekstrem, dengan demikian diharapkan melalui program tersebut dapat meningkatan hasil dari pertanian di Kabupaten Seluma,” pungkas Erwin.
Kepala BMKG Provinsi Bengkulu, Klaus Johannes Apoh Damanik mengatakan, ”Sekolah Lapang Iklim tersebut merupakan bentuk kerjasama BMKG dengan Dinas Pertanian Kabupaten Seluma sebagai bentuk pembinaan terhadap para Petani Padi. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan produktifitas pertanian, khususnya Petani Padi di Kabupaten Seluma.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma Arian, Sosial. Dandim 0425 Seluma Letkol Inf. Syafrinaldi S.E., Camat Sukaraja, Kepala Desa setempat turut serta menghadiri program kegiatan Sekolah Lapang Iklim diikuti oleh 50 peserta 45 laki-laki dan 5 perempuan, dan tokoh Masyarat beserta aparat desa anggota BPD desa Sari Mulyo. Dan rombangan kelompok tani dari desa Sido Sari terdiri dari pria dan wanita yang bersatu di dalam mengelola program kelompok tani itu sendiri,” tutup Klaus.
Yudi Wusuno
Penerbit: Redaksi Mediainvestigasi.Net











