BeritaHukumNasional

Diduga PT Royal Global Nusantara Menahan atau Menggelapkan Hak Seorang Vendor Pekerja Kontruksi 

1382
×

Diduga PT Royal Global Nusantara Menahan atau Menggelapkan Hak Seorang Vendor Pekerja Kontruksi 

Sebarkan artikel ini

Diduga PT Royal Global Nusantara Menahan atau Menggelapkan Hak Seorang Vendor Pekerja Kontruksi 

 

Jakarta, MediaInvestigasi.Net –  Telah datang seorang Pekerja berinisial (IE) atau seorang vendor yang bekerja untuk perusahaan PT Royal Global Nusantara, Senin (08/04/2024).

Diketahui, IE adalah Pekerja jasa Kontruksi yang hingga saat ini pekerjaannya dianggap sudah selesai. Namun, yang sudah bekerja sama dengan PT Global Nusantara sejak bulan desember 2023 lalu (IE), yang mana diketahui, bahwa pekerjaan tersebut telah selesai di kerjakan pekerjaannya sesuai kontrak SOP yang di sepakati IE dan perusahaan.

Menurut IE pekerjaannya sudah selesai hingga 100% pada pertengahan bulan Januari 2024 lalu. Hingga IE telah mencoba meminta yang mana menjadi haknya kepada PT Global Nusantara sejak Januari 2024 lalu,”kata IE.

Karena, di awal pekerjaan sodara IE baru di berikan uang DP atau tanda jadi berdasarkan kesepakatan yang tertuang dalam kontrak kerja dengan PT Global Nusantara. Dan seharusnya setelah pekerjaan selesai 100%, pihak PT Global Nusantara harusnya memberikan sisa atau kekurangan pembayaran kepada sodara IE. Akan tetapi pihak dari PT Global Nusantara setiap kali dipertanyakan masalah sisa pembayaran selalu mengulur-ulur atau menunda-nunda, seakan tak ada tanggung jawab untuk melakukan pembayaran kepada sodara IE.

Selanjutnya, pada bulan Februari 2024. IE kembali mencoba untuk meminta hak nya kepada seorang GM PT Global Nusantara yang bernama Bapak Reno Pamungkas, Kembali IE mendapat sebuah janji yang katanya akan di selesaikan pada akhir februari dan di minta untuk sabar menunggu hingga bos atau Direktur PT Global Nusantara kembali ketanah air,”ujar IE Kepada Awak MediaInvestigasi.Net.

Tak Sampai disitu, pada awal Maret 2024. IE mencoba untuk menghubungi bapak reno kembali, dengan datang ke kantornya. Namun, lagi-lagi IE mendapatkan sebuah janji yang sama, akan dibayarkan nanti setelah pekerjaan yang bukan miliknya selesai. Padahal kalau di telusuri pekerjaan yang bukan pekerjaan IE tidak perlu di sangkut pautkan dengan IE karna memang berbeda jalur atau kontrak kerja secara SOP,”kata IE.

Dari history perjalanan dan pernyataan IE  nampak jelas bahwa PT Global Nusantara tidak Professional dalam menyikapi sebuah kontrak kerja dan tanggungjawab.

Diketuai padahal hanya sisanya saja, yang mungkin tak besar nominalnya kalau untuk perusahaan sekelas PT Global Nusantara. Nominalnya hanya tersisa Rp. 21.450.000,- (Dua puluh satu juta empat ratus lima puluh ribu rupiah)

Sejak akhir januari hingga Februari dan masuk di bulan maret 2024. IE sudah sering bolak balik untuk meminta hak yang seharusnya dikeluarkan oleh PT Global Nusantara. Hingga terakhir IE mencoba untuk meminta kembali hak nya pada bulan april melalui pesan WhatsApp hingga kembali mendatangi kantor PT Global Nusantara.

Ternyata kembali lagi GM Reno mencoba memberikan janji yang katanya akan dibayarkan setelah bos kembali dari Singapore. Kemudian IE kembali bersabar menunggu, hingga sang bos kembali. Lagi-lagi IE kembali di berikan angin surga yang katanya akan di transfer kerekening IE pada malam Ini.

Sampai telah tiba Libur atau cuti bersama jelang hari raya Idul Fitri 2024, pihak dari PT Global Nusantara tidak juga mengeluarkan hak IE, Sampai tlp dan chat sodara IE sudah tak lagi di respon olah pihak PT Global Nusantara (Wanprestasi).  hingga berita ini di terbitkan.

Semoga Pihak Manajemen PT Global Nusantara dapat segera menyelesaikan urusannya kepada sodara IE, karna sodara IE sudah bekerja sesuai dengan SOP kontrak yang di buat Perusahaan.

Tim Awak MediaInvestigasi.Net mencoba untuk mengklarifikasi kepada pihak PT Global Nusantara. Melalui pesan singkat WhatsApp dan tlp Wa, Selasa (9/042024) Namun, tetap saja Pihak PT Global Nusantara diam tidak merespon sama sekali konfirmasi dari pihak awak media.(Red/Dion)