Diduga, Oknum Pengawas Trantib Pasar Selodang Kelapa, Kembali BerUlah (Pungli)
Tembilahan, MediaInvestigasi.Net – kondisi Pasar terapung, salah satu pasar yang ada di tembilahan yang berada di pinggir sungai. Beberapa tahun lalu, bangunan tersebut sebagian lantai nya rubuh karna termakan usia.
Kemudian, para pedagang di pindahkan kelolasi kebangunan yang disediakan oleh pemda setempat dan dilarang untuk berjualan diarea dalam bangunan pasar tersebut karna sangat berbahaya, banyak bangunan tua yang sudah rapuh.
Dengan berjalan nya waktu, bangunan tersebut tidak mengalami kerusakan parah yang di khawatirkan oleh pemda setempat.
Namun, pada Selasa 6 februari 2024 awak media mendapatkan laporan dari beberapa orang pedagang dan langsung mencoba turun kepasar untuk mengklarifikasi yang bersangkutan. Benar saja ada ternyata ada dugaan oknum pengawas trantib Pasar Selodang Kelapa, inisial (BN) kembali ber ulah.
Dari informasi yang di dapat tim media, bahwa BN memang menjual salah satu los kepada inisial (AN) yang menurut pengakuan BN warung itu milik Pemda. Dan bukan hanya itu, BN juga mendirikan bangunan di dalam pasar terapung tersebut lalu menyewakan nya seharga 500 ribu / bulan nya.
Bayar aja Rp.5.000.0000., (Lima juta Rupiah) kalo mau warung itu (kata BN) Karna pemilik lama sudah menyerahkan warung itu kepada kami. Itu yang dibilang BN, “tutur AN selaku pembeli los warung.
Hingga berita ini terbit. Marta selaku Kepala Dinas Perindag Inhil saat dihubungi awak media melalui tlp WhatsApp tidak menjawab dan chat tidak dibalas, sedangkan YN selaku kepala trantib Pasar selodang Kelapa malah menunjukkan sikap yang tidak pantas denganĀ memblokir nomor awak Mediainvestigasi.net yang hendak mengkorfirmasi.(Tim/Mi)











