Bullion Bank Pegadaian Himpun 129 Ton Emas dalam 8 Bulan, Nilainya Tembus Rp60 Triliun

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Emas batangan (Dok, Istimewa) 

 

JAKARTA, MEDIAINVESTIGASI.NET — PT Pegadaian (Persero) mencatat capaian luar biasa dari bisnis logam mulia mereka.

Hingga 31 Oktober 2025, Pegadaian telah berhasil menghimpun total 129 ton emas dari berbagai layanan, termasuk produk baru mereka, Bullion Bank, yang resmi beroperasi sejak akhir Februari 2025.

Direktur Utama Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat terhadap investasi emas ikut mendorong kinerja Bullion Bank yang masih seumur jagung itu.

“Sejak diluncurkan Bank Emas itu, animo masyarakat luar biasa. Apalagi, waktu itu harga emas memang sedang bagus-bagusnya,” ujar Damar dalam acara Bullion Connect 2025 di The Gade Tower, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2025).

 

Rinciannya: Deposito Emas hingga Tabungan Emas

Damar menjelaskan, layanan deposito emas menjadi salah satu produk yang menarik perhatian nasabah.

Hingga akhir Oktober 2025, layanan tersebut telah menghimpun 1,86 ton logam mulia dengan nilai sekitar Rp4,14 triliun.

Kemudian, untuk layanan pinjaman modal kerja berbasis emas, Pegadaian mencatat penyaluran mencapai 370 kilogram atau senilai Rp628 miliar.

Di sisi lain, layanan perdagangan emas fisik (trading) juga mencatat kinerja solid dengan total transaksi mencapai 7,68 ton emas atau senilai Rp14,14 triliun.

Pegadaian juga memiliki layanan corporate gold custody, yakni penitipan emas korporasi, yang hingga saat ini telah menghimpun 3,1 ton emas dengan nilai Rp6,88 triliun.

Tak kalah menarik, layanan tabungan emas milik Pegadaian kini tembus 15,75 ton logam mulia dengan nilai sekitar Rp35,04 triliun.

Sementara itu, layanan cicil emas berhasil mengumpulkan sekitar 8,8 ton emas atau senilai Rp13 triliun.

 

Total Operasional Bullion Bank Sudah 28,76 Ton

Jika dijumlahkan, total emas yang dikelola lewat layanan Bullion Bank Pegadaian mencapai 28,76 ton dengan nilai fantastis sebesar Rp60,83 triliun hanya dalam waktu delapan bulan sejak diluncurkan.

Baca Juga :  Keadilan di Maroko: Kejaksaan Agung Casablanca Lepas Terduga (A.M) demi Pemeriksaan yang Obyektif

Namun, angka tersebut belum termasuk logam mulia yang berasal dari layanan gadai emas tradisional, yang menjadi bisnis utama Pegadaian selama ini.

Dari sektor tersebut saja, perusahaan sudah mengelola sekitar 92 ton emas.

Dengan demikian, secara total keseluruhan, Pegadaian saat ini telah menghimpun 129 ton logam mulia dari seluruh lini bisnisnya — menjadikannya salah satu lembaga keuangan dengan pengelolaan aset emas terbesar di Indonesia.

 

Sinyal Positif untuk Industri Emas Nasional

Capaian Pegadaian ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi industri emas nasional.

Sejak kehadiran Bullion Bank, pasar emas domestik dinilai semakin likuid, transparan, dan efisien.

Langkah Pegadaian juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem logam mulia nasional, termasuk potensi penerapan Domestic Market Obligation (DMO) emas ke depan.

Dengan tren harga emas global yang masih stabil di level tinggi dan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia, kinerja Pegadaian di sektor emas diperkirakan akan terus tumbuh hingga akhir tahun 2025.

“Kami optimistis, Bullion Bank Pegadaian bisa menjadi pilar baru dalam mendukung ketahanan ekonomi berbasis aset riil,” tutup Damar. (***)

 

Editor: Rully Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara
Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak
Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah
Pers Diduga Diusir dari Kantor DLH, AWIBB Tantang Pemkab Bekasi: Berani Periksa Kadis?
Akibat Karhutla Di Kabupaten Pulau Taliabu Meluas, Citra Puspasari Mus Bagi Peduli Salurkan Bantuan Ke Warga Tani Terdampak Di TBL
Uang Publik Dipertanyakan, Warga Dadok Tunggul Hitam Tuntut LPJ dan Audit Total
Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Pers Diduga Diusir dari Kantor DLH, AWIBB Tantang Pemkab Bekasi: Berani Periksa Kadis?

Berita Terbaru