Menu

Mode Gelap

Peristiwa

Bergaya Preman, Oknum Field Collector Diduga dari FIF Rawamangun Intimidasi Ketua RT

badge-check


					Bergaya Preman, Oknum Field Collector Diduga dari FIF Rawamangun Intimidasi Ketua RT Perbesar

Oknum Field Collector bernama Yosianto Hasibuan. (Dok Shendy Marwan)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Pekerjaan sebagai juru tagih (field collector) adalah memperbantukan perusahaan yang sejatinya menyelesaikan masalah tanpa terjadinya masalah baru.

Namun berbeda, kali ini field collector datang mencari tahu keberadaan nasabah yang sudah dipersilahkan oleh ketua RT setempat, namun sang field collector bernama Yosianto Hasibuan nampak seperti gaya preman menanyakan secara berulang-ulang keberadaan nasabah tersebut seolah memaksa.

Sebelumnya ketua RT.1 dari RW.12 menyambut baik dan memberikan akses untuk menjalankan tugasnya kedua juru tagih tersebut.

Namun yang tidak disangka-sangka terjadi, Yosianto seolah menekan dengan menanyakan alamat dengan nada nyeleneh.

“Kan dari tadi saya tanya alamat sama bapak, tinggal jawab aja kok,” cetusnya, di kediaman ketua RT.1, Pisangan Baru, Jakarta Timur, Selasa (13/5/2025)

Namun sang kawan mencoba meredamkan gaya rekannya, “ udah lo diam aja,” ucapnya sembari melerai.

Ketua RT memberi penjelasan ulang, bahwasanya untuk penagihan legal, hanya memberikan akses. Pengurus RT tidak ada di pihak manapun, karena ini berkaitan dengan tugas dan utang-piutang antara perusahaan dan nasabah, namun hanya berpesan agar tidak terjadi percekcokan.

Namun sang oknum mengulangi ucapan lagi, “yaudah tinggal jawab aja, tau apa nggak! Tinggal kasih tau aja udah,” ucapnya meninggi.

“Udah tinggal aja, kita cari sendiri, ribet ini,” ucapnya remeh.

“Sebagai ketua RT saya selalu menjaga, dikhawatirkan hal ini terjadi pada warga, karena ucapan ketua RT pun terus ‘dipatahkan’ olehnya dan melakukan penekanan berulang terkait informasi yang sejatinya harus melindungi data warga tanpa harus menghalangi tugas para juru tagih”.

Pengurus RT sudah menginformasikan hal tersebut kepada pihak keamanan terkait hal tersebut dan terus mengupayakan KAMTIBMAS di wilayah agar tidak ada lagi aksi berbau arogansi dari petugas. Serta berharap perusahaan harus lebih selektif dalam merekrut karyawan agar tidak dipandang buruk oleh masyarakat akibat segelintir oknum, padahal kebanyakan dari mereka menjalankan tugas yang baik selama ini.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mayor Laut (H) Ahmad Fauzi Angkat Bicara Soal Kasus Proyektil Rekoset

3 April 2026 - 14:26 WIB

Warga Sikabau Geger, Pria Muda Ditemukan Gantung Diri di Kebun Karet

3 April 2026 - 10:54 WIB

Niat Cari Kerja Jadi Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidempuan Ditemukan Meninggal Dunia

31 Maret 2026 - 01:18 WIB

Trending di Berita