Perkuat Pemenuhan Pelayanan Dasar, Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Monev Terpadu di Surakarta

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu serta Verifikasi dan Validasi Pelaksanaan SPM Kota Surakarta Tahun 2026. (Dok. Istimewa)

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu serta Verifikasi dan Validasi Pelaksanaan SPM Kota Surakarta Tahun 2026. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Tim Sekretariat Bersama (Sekber) Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tingkat Pusat dan Tim SPM Tingkat Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Terpadu serta Verifikasi dan Validasi Pelaksanaan SPM Kota Surakarta Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (20/10) hingga Rabu (21/10).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang disampaikan Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Gunawan Eko Movianto yang mewakili Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah.

Pada sambutannya, Gunawan menekankan pentingnya SPM sebagai urusan wajib pelayanan dasar yang mengatur penerima layanan dan mutu minimal demi menjamin hak setiap warga negara sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

“Verifikasi dan validasi ini dimaksudkan untuk melihat perkembangan capaian penerapan SPM yang telah dilaporkan oleh pemerintah daerah melalui aplikasi e-SPM serta memastikan bahwa data capaian yang dilaporkan tersebut benar-benar menggambarkan kondisi riil pelayanan dasar di lapangan,” jelas Gunawan.

Lebih lanjut, Gunawan menyampaikan data capaian SPM Kota Surakarta Tahun 2025 yang secara umum capaian pada seluruh bidang menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan sebagian besar bidang telah mencapai angka mendekati 100%.

Untuk Triwulan III, berdasarkan data sementara yang tersedia pada aplikasi e-SPM, capaian SPM Kota Surakarta Tahun 2026 masih terdapat sejumlah bidang yang memerlukan perhatian dan percepatan.

Gunawan meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu SPM segera melakukan percepatan pengisian, pelengkapan, dan penginputan data capaian SPM Tahun 2026 Triwulan III, mengingat batas waktu penutupan pelaporan pada 20 Oktober 2026, agar sisa waktu yang tersedia dimanfaatkan secara optimal.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kedatangan Tim Sekber Tingkat Pusat ke Kota Surakarta.

Baca Juga :  Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah

“SPM bukan semata-mata tentang pemenuhan indikator dan penyampaian laporan administratif, tetapi harus benar-benar tercermin dalam pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, keberhasilan penerapan SPM tidak cukup hanya dilihat dari persentase capaian pada aplikasi,” terang Sumarno.

Sumarno juga mendorong sinergi yang kuat antara Bappeda, inspektorat, dan perangkat daerah pengampu enam urusan wajib pelayanan dasar agar integrasi perencanaan hingga pengawasan berjalan optimal.

Sementara itu, Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, menyampaikan komitmen penuh Pemkot Surakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik pada enam bidang urusan wajib.

Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial.

Astrid menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya bersama untuk memastikan terpenuhinya pelayanan dasar bagi masyarakat, mengevaluasi capaian, mengidentifikasi kendala, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan.

“Penerapan SPM bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan,” ungkap Astrid.

Hari kedua pelaksanaan Monev Terpadu akan dilakukan peninjauan lapangan secara langsung guna mencocokkan data e-SPM dengan kondisi nyata di fasilitas pelayanan publik.

Lokasi sasaran kunjungan lapangan meliputi: Puskesmas Sangkrah untuk peninjauan bidang kesehatan, SMAN 3 Surakarta untuk peninjauan bidang pendidikan dan sosial, IPA Semanggi dan IPAL Semanggi untuk peninjauan bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat serta instansi terkait untuk bidang Trantibumlinmas, kebencanaan, dan pemadam kebakaran.

Melalui rangkaian verifikasi, validasi, dan tinjauan lapangan selama dua hari ini, diharapkan tersusun rekomendasi yang tepat sasaran dan terukur guna mendongkrak kualitas pelayanan dasar serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan di Kota Surakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Optimalisasi Pelayanan Publik, Kemendagri Kawal Perubahan SOTK Bangkalan 
Kemendagri Dorong Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dengan Tata Ruang Pantura
IKAD Hadirkan Peta Akses Keuangan Daerah, Perkuat Kebijakan yang Tepat Sasaran untuk Kesejahteraan Masyarakat
Dialog Nasional Pemberdayaan: Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045
Rakor Bappeda se-Bali 2026 Tekankan Perencanaan Berbasis Data
Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah
PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL
Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Perkuat Pemenuhan Pelayanan Dasar, Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Monev Terpadu di Surakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Optimalisasi Pelayanan Publik, Kemendagri Kawal Perubahan SOTK Bangkalan 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kemendagri Dorong Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dengan Tata Ruang Pantura

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

IKAD Hadirkan Peta Akses Keuangan Daerah, Perkuat Kebijakan yang Tepat Sasaran untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Dialog Nasional Pemberdayaan: Transformasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru