Hampir 10 Hektare Terbakar, Karhutla Ancam Permukiman Sungai Beringin

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Muhammad

INDRAGIRI HILIR— Mediainvestigasi .net -Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Peristiwa kali ini mengancam kawasan permukiman penduduk di Kelurahan Sungai Beringin kawasan Parit 17 hingga Parit 19, Tembilahan. Jumat (28/8/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, musibah kebakaran ini telah melahap lahan gambut seluas kurang lebih sepuluh hektar. Titik api terpantau berada di lokasi yang sangat dekat dengan kawasan tempat tinggal masyarakat, sehingga memicu kewaspadaan tinggi dari berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya penanggulangan dan pemadaman api yang dikerahkan oleh tim gabungan bersama warga sejak malam hingga pagi hari ini menemui berbagai kendala serius. Faktor utama yang menyulitkan proses pemadaman adalah minimnya ketersediaan sumber air di sekitar lokasi kejadian, ditambah dengan karakteristik tanah gambut yang kering dan menyimpan bara di dalam.

Kondisi tersebut membuat api berpotensi besar kembali menyala pada malam hari, meskipun proses penyiraman dan pendinginan telah dilakukan secara berulang oleh petugas.

Kekhawatiran mendalam kini dirasakan oleh warga sekitar karena jarak antara titik kobaran api dengan rumah penduduk terdekat terpantau sangat dekat, yakni hanya berkisar antara tiga puluh hingga lima puluh meter saja.

Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, tim di lapangan bersama warga terus berupaya melakukan penyekatan atau melokalisir areal lahan terbakar agar api tidak merembet ke kawasan perumahan warga.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar api tidak sampai menjangkau rumah warga. Jaraknya sudah sangat dekat, jadi penjagaan dan penyekatan harus diperketat,” ujar Amsari, salah seorang warga setempat saat ditemui di lokasi.

Di sisi lain, tim gabungan terus mengitensifkan koordinasi dan pengerahan personel di lapangan guna mempercepat proses penanganan darurat.

Baca Juga :  Antisipasi Premanisme, Polres Inhil dan Kodim 0314 Laksanakan Patroli Skala Besar

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Inhil, R. Arliansyah, menegaskan bahwa seluruh tim gabungan terus berjibaku bersama masyarakat agar penanganan lanjutan dan proses pendinginan menyeluruh dapat terus diintensifkan secara maksimal.

“Kendala utama di lapangan adalah ketersediaan sumber air yang minim serta kondisi gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan. Namun, tim gabungan bersama warga terus berjibaku di lapangan untuk melakukan pendinginan secara intensif agar potensi kebakaran susulan dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.

Masyarakat dan pihak terkait diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca panas dan kondisi lahan yang rentan. Penanganan terpadu terus digencarkan demi memastikan keselamatan warga serta keamanan kawasan permukiman dari ancaman karhutla susulan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan di Desa Tanjung Melayu
Menepis Isu Soal Jual Beli Proyek Mencitus Nama Baik H. Zainal Mus Itu Murni Fitnah Di Lakukan Oleh Manusia Jahanam Minta Polisi Tangkap Pelaku
Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan Ribuan perlengkapan Sekolah Dalam Rangka Hari Jadi Ke-81
Diduga Rugikan Petani Rp 11,4 Miliar dan Langgar Aturan KKPA, Kelompok Tani di Inhil Layangkan Somasi ke PT RSA
Tim Gabungan Kepolisian Sosialisasi Pencegahan Karhutla Door to Door di Kayong Utara
Tiga Pria Penjual Cempedak Dikabarkan Hilang di Perairan Inhil, Sudah Tiga Hari Tak Bisa Dihubungi
‎Pangdam XX/TIB Tinjau Jembatan Garuda Perintis, 1.154 Warga Kini Nikmati Akses yang Kembali Terhubung
Nama Kiai Lirboyo Menguat di Tengah Pertarungan AHWA
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan di Desa Tanjung Melayu

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Menepis Isu Soal Jual Beli Proyek Mencitus Nama Baik H. Zainal Mus Itu Murni Fitnah Di Lakukan Oleh Manusia Jahanam Minta Polisi Tangkap Pelaku

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan Ribuan perlengkapan Sekolah Dalam Rangka Hari Jadi Ke-81

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Diduga Rugikan Petani Rp 11,4 Miliar dan Langgar Aturan KKPA, Kelompok Tani di Inhil Layangkan Somasi ke PT RSA

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Tim Gabungan Kepolisian Sosialisasi Pencegahan Karhutla Door to Door di Kayong Utara

Berita Terbaru

Kemendagri

Pemkot Bogor Disorot, Kepala Bagian Hukum dan HAM Dipertanyakan

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:26 WIB