Wabup Padang Pariaman Minta Pengerukan Bandar di Ulakan Tapakis Dipercepat untuk Kurangi Risiko Banjir

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Padang Pariaman Minta Pengerukan Bandar di Ulakan Tapakis Dipercepat untuk Kurangi Risiko Banjir

 

ULAKAN TAPAKIS – Mediainvestigasi.net.- Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat meninjau langsung pekerjaan pengerukan bandar buangan di Korong Rimbo Karambia, Nagari Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakis, Senin (8/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia meminta pelaksanaan pekerjaan dipercepat dan pengerukannya ditambah panjangnya sampai ke muara agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko banjir.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rahmat menegaskan bahwa kondisi cuaca yang saat ini memasuki musim kemarau harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyelesaikan pekerjaan pengerukan.

“Kami minta pekerjaan ini dipercepat. Selagi cuaca mendukung, jika diperlukan bisa ditambah tenaga kerja maupun satu unit alat berat lagi agar pengerukan segera selesai sampai ke muara” kata Rahmat saat meninjau lokasi.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kunjungan tersebut antara lain Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta Camat Ulakan Tapakis.

Di lokasi, Kepala Alat Kelengkapan (Alkal) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Padang Pariaman, Hendra Abdilah, menjelaskan bahwa pengerukan dilakukan karena kondisi sungai atau bandar saluran air di kawasan tersebut telah mengalami pendangkalan akibat sedimentasi yang terus menumpuk.

Akibatnya, aliran air tidak lagi lancar dan kerap meluap saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Saluran air sudah dangkal dan menyempit karena penumpukan sedimen tanah. Kondisi ini menyebabkan aliran sering tersumbat dan berpotensi menimbulkan banjir,” ujar Hendra.

Menurut dia, pekerjaan yang sedang berlangsung mencakup pengerukan sepanjang sekitar 700 meter dengan lebar saluran mencapai tujuh meter. Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar tujuh hari, bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.

Baca Juga :  Satgas TMMD Hijaukan Desa Sarimulyo, Tanam 100 Bibit Buah Demi Ketahanan Pangan

Kawasan Rimbo Karambia diketahui menjadi salah satu titik rawan banjir di Kecamatan Ulakan Tapakis. Saat bencana hidrometeorologi yang melanda Padang Pariaman pada November 2025, sejumlah lahan pertanian dan permukiman warga di sekitar lokasi sempat terendam akibat saluran air yang tidak lagi mampu menampung debit hujan.

Karena itu, pemerintah daerah berharap pengerukan bandar dapat mengembalikan kapasitas aliran air sehingga mampu mengurangi risiko banjir pada musim hujan mendatang.

Selain melindungi lahan pertanian dan permukiman warga, normalisasi saluran tersebut juga diharapkan dapat menjaga keamanan infrastruktur di sekitar lokasi, termasuk jembatan yang melintasi aliran air tersebut.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menilai langkah normalisasi saluran air menjadi salah satu upaya penting dalam mitigasi bencana, khususnya di wilayah yang selama ini berulang kali terdampak banjir akibat pendangkalan sungai dan saluran drainase(***kmif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
My Rubel Literasi Center Gebrak Festival Literasi Pasaman Barat 2026, Siap Lahirkan Generasi Emas 2045
Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong
DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code
Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara
 Komitmen Lapas Bersih Narkoba, Razia Gabungan & Tes Urin di Lapas Bukittinggi Negatif
Pelantikan Rektor UINSA Surabaya Disambut Gelombang Penolakan Terhadap Rektor Muzakki Menjabat 2 Periode
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:28 WIB

Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I

Jumat, 18 September 2026 - 11:57 WIB

Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:36 WIB

Hermawan Rahman Adalah Sosok Pemimpin Cerdas Masuk Pada Bursa Calon Kepala Desa (Cakades) Kota Bobong

Jumat, 18 September 2026 - 09:41 WIB

DKUPP Inhil Tegaskan Lapak Pasar Bukan Untuk Diperjualbelikan, Buka Posko Pengaduan dengan QR Code

Jumat, 18 September 2026 - 06:51 WIB

Polsek Kateman Ungkap Kasus Curat, Lima Orang Diamankan dalam Pengembangan Perkara

Berita Terbaru