Aktivis Muflihun La Guna Tegas Desak Gubernur Maluku Utara Perhatikan SMK Negeri 2 Pencado Pulau Taliabu Bangunan Tak Layak Siswa Terancam

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Foto Dokumentasi Bagunan : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 yang terletak di Desa Pencado Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu. 

Taliabu Provinsi Maluku Utara, Media Investigasi.net, Salah seorang Aktivis mahasiswa yang juga merupakan alumni SMK N 2 Pencado Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu, Muflihun La Guna, tegas minta Pemerintah Provinsi Maluku Utara, khususnya kepada Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Dr. Abubakar Abdullah, M.Si,. agar melakukan peninjauan serta melihat buruknya kondisi bangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 yang terletak di Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu yang kondisinya menyerupai bagunan kura-kura parahnya lagi hingga kini tak kunjung mendapat penanganan serius sementara degan kondisi itu dapat mengancam keselamatan siswa, ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana Aktivis mahasiswa asal Kecamatan Pencado Kabupaten Pulau Taliabu, Muflihun La Guna, juga menyampaikan bahwa melihat kondisi bagunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 yang terletak di Pencado Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu yang meyerupai bangunan kura -kura yang sangat memprihatinkan tersebut dinilai sebagai bentuk kelalaian negara dalam menjamin hak dasar warga, yakni pendidikan yang layak dan aman maka degan hal tersebu kiranya, Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Dr. Abubakar Abdullah, M.Si,. tak harusnya mati suri melihat kondisi bagunan yang sudah tidak layak di huni oleh para siswa karena sudah terancam roboh yang dapat membahayakan nyawa manusia, tuturnya,

Muflihun La Guna, juga menjelaskan bahwa kondisi bangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 yang terletak di Pencado Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu, yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi siswa malah justru terlihat seperti bangunan kura-kura yang tidak manusiawi untuk proses belajar mengajar untuk para siswa di sekolah tersebut, ujarnya.

Baca Juga :  Lapas Bukittinggi Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat Sekitar

Kepada Media Investigasi.net, Aktivis mahasiswa yang juga merupakan alumni SMK N 2 Pencado Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu, Muflihun La Guna melalui via tlpn whatssap, juga tegas menyampiakan bahwa berdasarkan hasil Investigasi di lapangan menemukan sejumlah kelemahan yang mana sejumlah ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan parah, mulai dari atap bocor, dinding retak, hingga fasilitas pendukung yang nyaris tidak berfungsi maka tentunya dalam situasi tertentu, siswa terpaksa belajar di tengah genangan air saat hujan turun, kondisi yang sangat membahayakan dan dapat mengancam keselamatan dan mengganggu konsentrasi belajar para siswa, tegasnya.

Muflihun La Guna, juga pada awak media mengatakan bahwa Ini bukan sekadar persoalan bangunan rusak, tetapi ini adalah merupakan bukti nyata tidak ada ketidakseriusan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mengurus pendidikan di wilayah kepulauan Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Dr. Abubakar Abdullah, M.Si,. tidak boleh terus berlindung di balik laporan administratif degan melihat nasip para siswa dipaksa belajar dalam kondisi yang tidak layak, ucapnya.

Aktivis mahasiswa yang juga merupakan alumni SMK N 2 Pencado Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu, Muflihun La Guna, juga menyatakan bahwa jika hal tersebut tak ada keseriusan Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Dr. Abubakar Abdullah, M.Si,. Ini juga boleh di katakan bahwa mencerminkan ketimpangan pembangunan yang akut antara pusat pemerintahan dan daerah terluar.

Kabupaten Pulau Taliabu, sebagai bagian dari Maluku Utara, seolah dianaktirikan dalam perencanaan pembangunan pendidikan Pemerintah Provinsi Maluku Utara padahal, sekolah kejuruan memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan mandiri di masa yang akan datang.

Baca Juga :  Bupati Tapteng Resmikan Gedung Sementara Sekolah SDN 155683 Sigiring-giring

Lebih lanjut, Muflihun La Guna, juga menegaskan bahwa pembiaran kondisi ini merupakan pelanggaran terhadap amanat konstitusi yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang layak, degan hal tersebut dirinya mendesak Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Dr. Abubakar Abdullah, M.Si,. untuk segera turun langsung ke lapangan, melakukan audit menyeluruh terhadap infrastruktur pendidikan di Kabupaten Pulau Taliabu, serta mengalokasikan anggaran secara transparan dan tepat sasaran.

“Jika pemerintah terus abaikan terus menerus hal yang sama, maka jangan heran jika kualitas pendidikan di daerah semakin tertinggal dan ini adalah merupakan sebuah kegagalan kepemimpinan dan harus segera dikoreksi,”

Aktivis mahasiswa asal Kecamatan Pencado Kabupaten Pulau Taliabu, Muflihun La Guna, menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sebagai bentuk tekanan politik dan moral kepada pemerintah Provinsi Maluku Utara apalagi hal tersebut sudah menjadi keluhan para siswa dan tenaga pendidik SMK Negeri 2 Pencado Kecamatan Taliabu Selatan Pulau Taliabu telah terlalu lama bersabar dengan kondisi yang ada namu sampai saat ini tak ada perhatian.

Muflihun La Guna, yang merupakan salah satu alumni di Sekolah SMK Negeri 2 Pencado Kecamatan Taliabu Selatan Kabupaten Pulau Taliabu berharap, juga memberi sorotan keras serta ini menjadi alarm keras pada Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Dr. Abubakar Abdullah, M.Si,. agar segera mengambil langkah konkret dan terukur karena Pendidikan tidak boleh dikorbankan oleh kelalaian dan ketidakpekaan penguasa, sebab masa depan generasi muda Pulau Taliabu bergantung pada keputusan yang diambil hari ini, tutupnya.

Ketua Investigasi Nasional **** La Omy La Tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Kabupaten Pulau Taliabu Selenggarakan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Kemiskinan Daerah
Galodo Aro Suka Terjang Kompleks Pemkab Solok, Lumpur Penuhi Jalan Solok-Padang
Ditresnarkoba Polda Sumbar Perkuat Program Kampung Bebas Narkoba di Nagari Air Manggis Selatan Pasaman
ABPEDNAS Soppeng Perkuat Tata Kelola Desa dan Konsolidasi Organisasi
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Diduga Intimidasi Usai Pemberitaan, Penasehat PPWI Inhil Didatangi Pria yang Mengaku Suami Bidan
Plh. Kabag PBJ Tapanuli Tengah dengan Tegas Bantah Pokja ULP Pemkab Tapanuli Tengah Makelar Proyek Tahun 2026
Diduga Tak Bisa Pertanggung Jawabkan Keuangan, Pengurus Bumdes Sisobahili Tak Hadir Saat Di Panggil Dinas PMD
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:45 WIB

Bappeda Kabupaten Pulau Taliabu Selenggarakan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Kemiskinan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 06:03 WIB

Galodo Aro Suka Terjang Kompleks Pemkab Solok, Lumpur Penuhi Jalan Solok-Padang

Selasa, 22 September 2026 - 05:52 WIB

Ditresnarkoba Polda Sumbar Perkuat Program Kampung Bebas Narkoba di Nagari Air Manggis Selatan Pasaman

Selasa, 22 September 2026 - 05:37 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 18:41 WIB

Diduga Intimidasi Usai Pemberitaan, Penasehat PPWI Inhil Didatangi Pria yang Mengaku Suami Bidan

Berita Terbaru

Rapat Penyusunan Annual Work Plan (AWP) dan Overall Work Plan (OWP) Daerah Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) Tahun Anggaran 2026-2030. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

Bina Bangda

Kemendagri Matangkan AWP dan OWP Program LSDP 2026-2030

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:19 WIB