Air Setinggi Dada Rendam Cakung Barat, Embung Dipertanyakan

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir di Cakung (Dok. Istimewa)

Kondisi banjir di Cakung (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur DKI Jakarta sejak dini hari kembali berujung banjir parah di Jakarta Timur. Permukiman warga di Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, terendam setelah Kali Cakung dan Kali Cakung Drain meluap, sementara sistem drainase lingkungan tak mampu menahan debit air, Minggu (18/1/2026).

Genangan air merendam RW 03, RW 06, RW 07, dan RW 08 dengan ketinggian antara 50 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter di titik terparah. Di beberapa lokasi, air mencapai dada orang dewasa, memaksa warga menghentikan seluruh aktivitas dan menyelamatkan diri.

Lurah Cakung Barat, Yasir Habib Putra, menyebut kondisi banjir kali ini berisiko tinggi terhadap keselamatan warga, terutama kelompok rentan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air naik sangat cepat dan cukup membahayakan. Fokus kami saat ini adalah penyelamatan warga,” ujarnya.

Banjir menyebabkan akses jalan lingkungan lumpuh total. Kendaraan tidak dapat melintas, sementara akses menuju sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas pelayanan publik terputus. Sejumlah warga memilih mengungsi setelah rumah mereka terendam lebih dari satu meter.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir dipastikan menyebabkan kerugian material yang signifikan. Perabot rumah tangga, alat elektronik, hingga dokumen penting warga terendam air.

Dalam kondisi darurat tersebut, aparat kelurahan bersama BPBD DKI Jakarta, PPSU, dan unsur terkait melakukan evakuasi warga menggunakan perahu karet. Lansia dan warga sakit menjadi prioritas evakuasi. Dapur umum didirikan di halaman Kantor Kelurahan Cakung Barat dengan dukungan Baznas Bazis Kota Jakarta Timur serta Suku Dinas Sosial.

Pendataan sementara mencatat lebih dari 1.000 jiwa terdampak banjir. Di RW 03 dan RW 06 masing-masing sekitar 300 jiwa mengungsi di musala dan Musala At-Taqwa. RW 08 menjadi wilayah terdampak terbesar dengan sekitar 600 jiwa, sebagian di antaranya mengungsi di Gereja GBI Kampung Baru.

Baca Juga :  Potret kemiskinan masih ada di OKU Timur, Semoga warga ini mendapatkan program bedah rumah Kedepannya

Banjir yang kembali terjadi memunculkan sorotan terhadap penanganan infrastruktur pengendali air. Warga menilai percepatan pembangunan embung dan perbaikan sistem drainase belum terlihat nyata di lapangan.

Namun hingga berita ini diturunkan, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta belum memberikan penjelasan. Saat dikonfirmasi terkait percepatan pembangunan embung dan upaya pengendalian banjir di kawasan Cakung Barat, pihak Dinas SDA memilih bungkam dan enggan memberikan jawaban.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan. Hingga Minggu sore, genangan air di sejumlah titik Cakung Barat masih belum surut sepenuhnya dan warga diminta tetap waspada terhadap banjir susulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bogor Disorot, Kepala Bagian Hukum dan HAM Dipertanyakan
KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik
Tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung,
Bogor Bersholawat 2026: Rakyat Bertahan, Pejabat Pergi — Seremoni Pemkab Bogor Dipertanyakan
Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?
Berkali-kali Diabaikan, Akhirnya Meledak! Apa yang Membuat Mahasiswa Tak Lagi Bisa Diam?
Demo Penambang Berujung Ricuh, Kantor PT Timah di Gantung Terbakar; Tuntutan Tata Niaga Timah Jadi Sorotan
11 Unit Alat Berat Dikerahkan Percepatan Penanganan Bencana di Kelurahan Sipange Kecamatan Tukka
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:26 WIB

Pemkot Bogor Disorot, Kepala Bagian Hukum dan HAM Dipertanyakan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:41 WIB

KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung,

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Bogor Bersholawat 2026: Rakyat Bertahan, Pejabat Pergi — Seremoni Pemkab Bogor Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Tanah Berhamburan ke Jalan, Proyek di Sukmajaya Disorot: Izin Lengkap atau Sekadar Klaim?

Berita Terbaru