Opini Jhonri Sitorus: Menjaga Idealisme di Tengah Peluang

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jhonri Sitorus. (Dok. Pribadi)

Jhonri Sitorus. (Dok. Pribadi)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Saya, Jhonri Sitorus, mungkin bukan sosok baru bagi banyak orang di Pematangsiantar. Sejak lama saya menekuni usaha penyediaan buku dan kebutuhan sekolah. Bertahun-tahun saya membangun silaturahmi dengan para kepala sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK.

Dari pengalaman itulah saya melihat peluang untuk menambah penghasilan secara halal. Saya kemudian menjadi freelancer di salah satu penerbit, memasarkan buku dan kebutuhan sekolah. Saya percaya, bekerja keras dengan cara yang benar adalah bagian dari menjaga harga diri.

Perjalanan hidup membawa saya melangkah ke dunia lain: jurnalistik. Saya pernah menjadi Kepala Biro di Elindow News, aktif di berbagai organisasi termasuk LSM LIN, hingga akhirnya berlabuh di media online Media Investigasi Net. Dunia media mengajarkan saya arti idealisme, integritas, dan pentingnya suara kebenaran.

Saya selalu berpegang pada prinsip: selama ada peluang yang halal, akan saya kerjakan dengan sungguh-sungguh. Harga produk yang saya pasarkan selalu sesuai ketentuan sekolah tidak ada markup berlebihan. Saya tidak pernah melangkahi aturan pengadaan. Bahkan rekanan saya menegaskan hal yang sama: saya tidak pernah meminta ataupun melanggar sistem yang berlaku.

Produk yang saya pasok sederhana saja, gambar resmi Bupati dan Wakil Bupati Simalungun (H. Anton Achmad Saragih–Benny Gusman Sinaga), gambar Presiden dan Wakil Presiden RI (H. Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming), spanduk penerimaan siswa baru, hingga gambar Garuda Pancasila. Semua ini saya kerjakan sebagai bagian dari usaha saya, bukan untuk kepentingan politik atau agenda tersembunyi.

Belakangan, saya mendengar tudingan dari oknum berinisial RS melalui salah satu media online. Banyak yang ia sampaikan tidak benar. Kontrol sosial itu penting, tapi ketika semua dijalankan demi “cuan” semata, di mana letak idealismenya?

Baca Juga :  Mengenal Prasetia Hermawan - Fotografer, Videografer, dan Influencer Kreatif

Saya juga mempertanyakan kapasitas orang tersebut untuk mencampuri urusan pribadi saya. Saya pun wartawan, saya tahu batas etika. Soal kerja sama dengan Agustiar Saragih, saya tegaskan: saya tidak tahu menahu. Saya hanya pekerja, bukan pengambil keputusan di balik layar.

Yang paling saya sayangkan adalah sikap sesama insan media yang justru saling menjatuhkan. Istilah “jeruk makan jeruk” yang dilontarkan kepada saya sungguh tidak berdasar. Masak wartawan memalukan wartawan lain? Bukankah kita seharusnya menjaga martabat profesi ini?

Menjaga idealisme di tengah peluang memang tidak mudah. Godaan, tudingan, bahkan fitnah bisa datang kapan saja. Tapi saya percaya, selama kita teguh pada prinsip dan tetap bekerja dengan cara yang halal, kebenaran akan menemukan jalannya.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jabar Dituding Framing Profesi Wartawan, FWJ: Jangan Generalisasi dan Menghakimi
Subuh Tadah Air, Pagi Antre BBM, Siang Berburu Gas, Malam Cari Lilin: Kapan Rakyat Bisa Bernapas?
Pondok Pesantren Alaimatul Arbaah Tak Boleh Jadi Korban Konflik, Pendidikan Santri Harus Diselamatkan
Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi
Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta
KPK Geledah Disdik Kabupaten Bogor, Dua Koper Dibawa Penyidik
Budi Arie dan Godaan Menjadi Pemerintahan Bayangan
PENUNDAAN TRANSAKSI REKENING AKTIVIS PATI: JANGAN MEMBALIK LOGIKA HUKUM DAN JANGAN GUNAKAN INSTRUMEN TPPU UNTUK MEMBATASI HAK KONSTITUSIONAL WARGA
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:21 WIB

Gubernur Jabar Dituding Framing Profesi Wartawan, FWJ: Jangan Generalisasi dan Menghakimi

Kamis, 10 September 2026 - 11:05 WIB

Subuh Tadah Air, Pagi Antre BBM, Siang Berburu Gas, Malam Cari Lilin: Kapan Rakyat Bisa Bernapas?

Selasa, 8 September 2026 - 17:04 WIB

Pondok Pesantren Alaimatul Arbaah Tak Boleh Jadi Korban Konflik, Pendidikan Santri Harus Diselamatkan

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Dugaan Pungli Mengintai Pilkades Serentak 2026 di Bekasi, AWIBB Jabar Siapkan Laporan Polisi

Selasa, 1 September 2026 - 10:08 WIB

Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta

Berita Terbaru

Headline

Senin, 14 Sep 2026 - 14:55 WIB