Berita

Kapolres Soppeng Dukung Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih: Dorong Ekonomi Desa, Jaga Stabilitas Daerah

203
×

Kapolres Soppeng Dukung Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih: Dorong Ekonomi Desa, Jaga Stabilitas Daerah

Sebarkan artikel ini

Kapolres Soppeng Dukung Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih: Dorong Ekonomi Desa, Jaga Stabilitas Daerah

 

 

SOPPENG, Sulsel –Mediainvestigasi.Net–Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menunjukkan dukungan konkret terhadap program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini digagas sebagai bagian dari implementasi Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pemberdayaan Ekonomi Rakyat melalui koperasi, pada Senin, 28 Juli 2025.

 

AKBP Aditya Pradana hadir dalam pertemuan strategis yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng. Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk unsur TNI, Kejaksaan, serta tokoh pemerintahan dan masyarakat.

 

Kehadiran Kapolres Soppeng dalam giat tersebut menjadi penegasan komitmen Polri untuk mendukung gerakan ekonomi rakyat. Dalam keterangannya, AKBP Aditya menekankan bahwa koperasi adalah bagian dari jati diri bangsa Indonesia, yang sejak lama mengakar dalam semangat gotong royong.

 

“Koperasi bukan sekadar alat ekonomi. Ini adalah wujud konkret dari solidaritas sosial. Polres Soppeng berkomitmen mendukung penuh program ini karena kami percaya bahwa ekonomi yang kuat akan menciptakan keamanan yang berkelanjutan,” tegas Kapolres.

 

Sebagai bentuk dukungan nyata, AKBP Aditya juga menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Soppeng untuk aktif mendampingi proses pembentukan dan pengelolaan koperasi desa, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah di tengah transformasi ekonomi masyarakat.

 

Program pembentukan Koperasi Merah Putih sendiri telah menjangkau lebih dari 80.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Soppeng. Koperasi ini dirancang sebagai motor penggerak ekonomi lokal, dengan layanan yang beragam mulai dari gerai sembako, apotek, logistik panen, hingga kerja sama sektor produktif dengan pelaku usaha dan kelompok tani.

 

“Kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Kami, aparat keamanan, siap bersinergi demi memastikan koperasi ini tumbuh sehat, kredibel, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambah AKBP Aditya.

 

Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari gerakan besar membangun kemandirian ekonomi desa. Koperasi Merah Putih menjadi ruang bagi rakyat kecil untuk bangkit, berdiri sejajar, dan mengelola masa depannya secara mandiri dengan dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa, termasuk institusi kepolisian.***(Tariqullah)