Menpora RI Dito Ariotedjo, Wagub Sumbar Vasko, dan Bupati Dharmasraya di Sport Center Koto Padang Kecamatan Koto Baru (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Parade Talenta Olahraga yang digelar Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam rangka menyambut kunjungan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo, dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko, berlangsung di Sport Center Mauliwarmadewa, Kamis (4/7/2025). Namun, di balik kemeriahan itu, sejumlah atlet mengeluhkan ketidaksiapan teknis penyelenggaraan.
Sebanyak 1.300 atlet dari berbagai cabang olahraga dikerahkan untuk memeriahkan acara. Namun, tidak semua mendapat perlakuan setara. “Kami belum dapat snack,” ujar dua atlet silat dari IPSI Dharmasraya saat dimintai keterangan usai parade.

Dua anak dari atlit bola yang tengah makan siang juga memaparkan hal senada,” kami sedang makan, karena ini sudah jam makan siang, kami makan beli disini, menu nasi putih dan chiken, snak kami belum dapat,” ujar pemuda pecinta olahraga tersebut.

Padahal, seperti disampaikan Plt Sekda Dharmasraya Yefrinaldi sebelumnya, anggaran yang digunakan untuk kegiatan ini mencapai Rp140 juta dari APBD. Kabid Olahraga Dinas Budparpora, Beni Mandala, bahkan menyebutkan bahwa snack telah disediakan untuk seluruh atlet peserta dan transportasi difasilitasi bagi yang tampil melalui sewa kendaraan.
Kendati begitu, di tengah kondisi yang terkesan dipaksakan, terlebih sekolah-sekolah di minta untuk mengikuti acara meskipun dalam suasana libur panjang. aksi Menpora Dito Ariotedjo dan Wagub Sumbar Vasko justru menuai simpati masyarakat. Keduanya terlihat turun langsung ke lapangan, berdiri di bawah terik matahari bersama para atlet dan pelajar yang memadati area kegiatan. Tindakan spontan itu memantik decak kagum dari masyarakat.

“Pak Menteri dan Pak Wagub luar biasa. Turun ke lapangan, panas-panasan, tidak mau pidato di panggung,” ujar salah satu warga yang menyaksikan kegiatan.
Sebelumnya, Bupati Dharmasraya Anisa Suci Ramadani dalam sambutannya di atas panggung menyampaikan bahwa parade ini merupakan upaya memperkenalkan potensi olahraga Dharmasraya di hadapan Menpora dan Wagub. “Di Dharmasraya ada 4.000 atlet yang tercatat di Budparpora kami. Tujuan mereka datang ingin bertatap muka langsung dengan Bapak Menpora dan Bapak Wagub,” ujar Bupati dengan busana serba hitam, rambut disanggul, dan menggunakan topi.

Anisa juga menjelaskan bahwa masyarakat Dharmasraya mayoritas adalah petani dan pekebun yang kerap mengisi waktu sore mereka dengan olahraga. “Setengah dari jumlah penduduk Dharmasraya adalah pemuda. Dalam keterbatasan sarana dan prasarana, kami memiliki sekitar 30 cabang olahraga yang aktif,” ungkapnya.
Terlepas dari kekurangan teknis di lapangan, kehadiran Menpora Dito Ariotedjo dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko membawa harapan baru bagi perkembangan olahraga di Dharmasraya.
Editor: Yanti











