BeritaCommunityDaerahLifestyleNasionalOpiniPendidikanPeristiwa

Wigiono Imbau Warga Tabek dan Panyubarangan Waspada Banjir Susulan

966
×

Wigiono Imbau Warga Tabek dan Panyubarangan Waspada Banjir Susulan

Sebarkan artikel ini

Wigiono Imbau Warga Tabek dan Panyubarangan Waspada Banjir Susulan (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Anggota DPRD Dharmasraya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Wigiono, mengimbau masyarakat di Nagari Tabek dan Panyubarangan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan. Peringatan ini disampaikannya melalui media pada Jumat (28/2/2025), menyusul laporan terbaru dari BPBD Dharmasraya mengenai bertambahnya titik genangan air di sejumlah nagari akibat curah hujan yang masih tinggi.

 

Ancaman Banjir Susulan di Timpeh

Wigiono menegaskan bahwa meskipun banjir sebelumnya mulai surut, kondisi cuaca yang belum stabil masih berpotensi menyebabkan luapan air di wilayah Kecamatan Timpeh.

“Saat ini BPBD Kabupaten Dharmasraya telah mengumumkan adanya penambahan genangan air di beberapa nagari. Situasi ini juga bisa berdampak pada Timpeh, termasuk di Tabek dan Panyubarangan. Masyarakat harus tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan,” ujar Wigiono.

Sebelumnya, Wigiono bersama anggota DPRD Dharmasraya lainnya, Sutan Riki, serta anggota DPRD Sumbar Varel Oriano dan Sekretaris Internal PDI Perjuangan Sumbar, Suma Risman, turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak. Mereka mewakili H. Alex Indra Lukman, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, dalam penyerahan 125 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak banjir di Tabek dan Panyubarangan.

BPBD: Warga Harus Tetap Siaga

Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya, Edison, menegaskan bahwa meskipun saat ini belum ada kebutuhan evakuasi, masyarakat harus tetap bersiaga menghadapi segala kemungkinan.

“Hari ini ada enam nagari yang melaporkan terdampak banjir. Air baru sampai di halaman rumah dan secara keseluruhan sudah mulai surut. Namun, kami mengimbau masyarakat melalui wali nagari dan relawan PB (penanggulangan bencana) untuk tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi,” ujar Edison.

Berdasarkan laporan terbaru, enam nagari yang mengalami peningkatan genangan air meliputi:

Kecamatan Sembilan Koto: Nagari Ampek Koto Nan Dibawuah, Nagari Lubuk Karak.

Kecamatan Pulau Punjung: Nagari Gunung Selasih, Nagari IV Koto Pulau Punjung.

Kecamatan Asam Jujuhan: Nagari Sinamar, Nagari Tanjung Alam.

Tim Reaksi Cepat BPBD Dharmasraya masih terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi terkini dan mengantisipasi dampak lebih lanjut.

Wigiono menambahkan,”PDI Perjuangan akan terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam penyaluran bantuan tetapi juga dalam upaya mencari solusi jangka panjang agar wilayah-wilayah rawan banjir di Dharmasraya bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah,” pungkasnya.

Editor: Yanti