Gambar, Warga Pulau Anjolai Swadaya Perbaiki Jembatan Lapuk (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)
Dharmasraya, Mediainvestigasi.net –
Ketika pemerintah daerah seharusnya hadir memastikan keselamatan masyarakat, lain halnya dengan kondisi di Jorong Pulau Anjolai, Nagari Koto Nan Ampek Dibawuah Kecamatan Sembilan Koto. Warga di sini terpaksa urunan memperbaiki lantai jembatan yang sudah lapuk dimakan usia, karena nyawa mereka dipertaruhkan jika menunggu perhatian dari Pemkab Dharmasraya.
Kepala Jorong Pulau Anjolai, Bobi, saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa aksi gotong royong ini murni inisiatif masyarakat.
“Masyarakat saat ini patungan biayain itu, Bu Media,” ungkapnya singkat.
Pantauan di lokasi, sejumlah warga bergotong-royong memperbaiki lantai jembatan yang kondisinya nyaris roboh. Jembatan tersebut merupakan akses vital satu-satunya, tanpa jalur alternatif lain. Bagi masyarakat, menunggu uluran tangan pemerintah sama saja dengan mempertaruhkan nyawa.
Rahmad (64), salah seorang warga, menyuarakan kekecewaan mendalam.
“Hanya uang 5 juta saja kami sudah bisa memperbaiki lantai jembatan ini. Para pejabat yang punya wewenang soal anggaran malah tutup mata. Ini bukan urusan puluhan juta, ratusan juta, atau miliaran, tapi mereka bungkam. Bupati Anisa tidak respon dengan persoalan yang urgensi seperti jembatan Pulau Anjolai ini, lalu jembatan Jorong Lagan juga,” tegasnya.
Kemarahan masyarakat Sembilan Koto ini adalah tamparan keras bagi Bupati Anisa Suci Ramadani. Di saat rakyat bergerak dengan kocek pribadi demi menyelamatkan diri dari ancaman jembatan lapuk, sang kepala daerah justru absen dan bungkam. Sebuah potret kepemimpinan yang lebih sibuk pada pencitraan dibanding menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Editor: Yanti











