Warga Padang Sarai Sepakat Damai

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Padang Sarai Sepakat Damai

Padang –Mediainvestigasi.net– Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang menginisiasi pertemuan dan kesepakatan bersama untuk menyelesaikan permasalahan pascainsiden yang terjadi di rumah doa di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah.

Pertemuan yang digelar di Kantor Camat Koto Tangah, Rabu malam (30/7/2025) ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya unsur Forkopimda, FKUB, Kementerian Agama Kota Padang, tokoh masyarakat Nias Padang Sarai, Ketua Pemuda Padang Sarai, PGI Wilayah Sumbar, LPM Padang Sarai, serta Niniak Mamak Nan X Suku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tokoh Nias Padang Sarai, Yusman Hulu, menyampaikan bahwa warga Nias telah hidup berdampingan secara rukun di Padang Sarai selama lebih dari 30 tahun.

“Selama ini kami hidup rukun, tidak pernah terjadi konflik, dan tidak pernah merasa dibeda-bedakan. Justru terjalin rasa persaudaraan dan kekeluargaan yang kuat tanpa memandang asal suku,” ujarnya.

Ketua PGI Sumbar, Danil Marpaung, turut menegaskan bahwa kehidupan antarumat beragama di Padang berjalan damai.

“Kerukunan umat beragama di Kota Padang sangat terjaga dengan baik selama ini,” sebutnya.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meyakini bahwa masyarakat Padang Sarai bisa tertib dan mendukung upaya penyelesaian persoalan secara hukum.

“Permasalahan tersebut adanya diskomunikasi bukan masalah agama maupun SARA sehingga kehadiran pak Wapres dengan harapan permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan damai dan butuh bukti adanya kesepakatan bersama. Pernyataan sikap bersama ini merupakan suatu bentuk soliditas dan kekompakan antar warga dan mari kita kawal bersama agar kedepannya lebih baik dan ini bukan masalah agama atau SARA tetapi diskomunikasi,” kata Maigus.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, menyatakan bahwa selama ini warga Padang Sarai hidup berdampingan tanpa masalah.

Baca Juga :  Terkait Gugatan Praperadilan terhadap Polisi di PN Sorong, Eksepsi Tergugat Ngawur bin Bungul

” Jangan sampai ada perpecahan. Aktivitas masyarakat harus tetap berjalan normal,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0312/Padang Letkol Inf Ferry Adianto menyampaikan harapan agar penyelesaian dilakukan secara internal.

“Kami mendorong mediasi kedua belah pihak. Pelaku yang terbukti melakukan tindakan melanggar hukum harus diproses sesuai aturan,”ujarnya.

Ketua FKUB Kota Padang, Prof. Salmadanis, juga menekankan pentingnya rekonsiliasi.

“Warga Nias dan warga Minang di Padang Sarai telah lama hidup bersahabat. Peristiwa ini jangan sampai merusak hubungan yang sudah terjalin. Kami mengusulkan adanya pertemuan bersama untuk memperkuat perdamaian antarumat beragama,” katanya.

Pertemuan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara tokoh masyarakat Padang Sarai, tokoh masyarakat Nias, serta Forkopimda Kota Padang.

Dalam pernyataan bersama tersebut ditegaskan bahwa peristiwa yang terjadi pada Minggu, 27 Juli 2025, di RT 02/RW 09 Kelurahan Padang Sarai bukanlah konflik agama, ras, maupun suku, melainkan permasalahan sosial dan diskomunikasi.

Adapun isi pernyataan bersama ialah:

1. Berkaitan dengan permasalahan yang terjadi pada hari Minggu tanggal 27 Juli 2025 di RT/02 RW/09 Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang adalah masalah sosial kemasyarakatan dan bukan masalah agama, ras dan suku.

2. Selama ini kami hidup rukun dan damai, saling menerima, menghormati, menghargai keberagaman agama, suku, budaya dan latar belakang lainnya dalam bermasyarakat dan tidak bersikap diskriminatif.

3. Berkomitmen untuk selalu menjaga kerukunan, saling membantu, dan menjaga komunikasi dengan baik dan santun antar umat beragama di lingkungan sekitar, serta menghindari segala tindakan yang dapat memicu konflik atau perpecahan.

4. Akan selalu senantiasa bertoleransi dengan menghargai hak setiap individu untuk memiliki dan menjalankan keyakinan dan pendapat yang berbeda, tanpa mencoba mengubah atau memaksakan pandangan pribadi/golongan.

Baca Juga :  Cadet Pakistan Terpesona Padang: “Kota Ini Penuh Kehangatan dan Keindahan”

5. Berupaya mencari solusi damai untuk setiap permasalahan yang muncul dengan mengutamakan dialog/musyawarah mufakat secara kekeluargaan.

6. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan gotong royong yang dapat mempererat hubungan silaturahmi antar warga.

7. Sepakat untuk menjauhi segala bentuk ujaran kebencian, diskriminasi, dan tindakan yang merendahkan suku, ras dan agama lain. (MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran
Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
Sirah Nabi Berbahasa Bugis Warnai Maulid GP Ansor Soppeng
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026

Berita Terbaru