Warga Jakarta Soroti Pramono Anung tentang Janji Kenaikan Insentif RT/RW

- Penulis

Jumat, 6 Juni 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Janji politik Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kembali menjadi sorotan publik. Salah satu janji yang paling diingat warga adalah soal kenaikan insentif bagi Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang sempat digembar-gemborkan saat kampanye Pilgub bersama pasangannya, Rano Karno.

Pasangan ini menjanjikan kenaikan dua kali lipat dari nominal saat ini. Namun hingga kini, janji tersebut belum terlihat realisasinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang dalam tahap pematangan penyelesaian, karena itu bukan termasuk program 100 hari,” ujar Pramono.

Pernyataan itu menuai reaksi dari sejumlah Ketua RT di berbagai wilayah Jakarta. Mereka merasa janji tersebut tak kunjung ditepati, padahal kebutuhan operasional di lapangan terus meningkat.

Seorang Ketua RT di Jakarta Barat yang enggan disebut namanya menyampaikan keluhannya. Menurutnya, insentif sebesar dua juta rupiah per bulan sudah tidak cukup untuk mendanai operasional wilayahnya.

“Sebenarnya mah kurang, tapi dicukup-cukupin. Makanya, kami maunya itu cepat dinaikin,” ungkapnya.

Hal senada diutarakan Shendy Marwan, Ketua RT di Jakarta Timur. Menurutnya, dana operasional yang minim sangat memberatkan pengurus, apalagi jika harus dibagi dengan sekretaris, bendahara, dan keamanan lingkungan.

“Uang operasional dua juta untuk satu bulan, mondar-mandir meninggalkan pekerjaan. Jelas gak masuk akal,” ujarnya sambil menggelengkan kepala, ketika diwawancarai wartawan, Jum’at (6//6/2025).

Shendy bahkan menyebut pengalaman awalnya sebagai Ketua RT seperti menjalani “film drama episode panjang.”

“Saya rasa ini seperti lelucon. Harus bikin laporan pertanggungjawaban tapi dananya sendiri gak cukup. Akhirnya ya disiasati, meski sengsara membawa nikmat,” tambahnya.

Namun, meski merasa terbebani, ia menegaskan akan tetap menjalani amanah sebagai Ketua RT demi warganya.

Baca Juga :  Herman dan Yuliantini, Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir Terpilih, Ikuti Gladi Pelantikan di Jakarta

“Tapi ini adalah sebuah pengabdian kepada warga, saya akan tetap menjalani, ini bukan mata pencaharian,” tutupnya.

Ia juga berharap pemerintah bisa lebih memahami posisi para Ketua RT dan RW, yang selama ini sering kali dibebani tanggung jawab besar tanpa diiringi dukungan memadai.

“Ya pemerintah jangan banyak tuntutan kegiatan juga untuk ketua RT. Semoga pemerintah bisa memisahkan antara operasional dan kesejahteraan untuk para ketua RT/RW,” ujarnya dengan senyum tipis.

Ketua RT.12 di Kampung Melayu bernama Fajar juga berbicara lantang tentang janji kenaikan tersebut, meskipun dirinya mengetahui itu bukan program 100 hari.

“Jika memang sudah berjanji segera dipastikan agar bisa tidak terlalu lama untuk diperdebatkan dikalangan masyarakat, kita masing-masing RT sudah memprogram, jika insentif dinaikkan secepatnya,” tegasnya.

Kini publik menanti langkah konkret dari Gubernur Pramono Anung. Akankah janji yang diucapkan saat kampanye benar-benar diwujudkan? Atau hanya akan menjadi catatan politis yang dilupakan setelah kursi jabatan diduduki?

Editor: Yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPW BKPRMI Jakarta Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Bersama FLO di GOR Cempaka Putih
Senyum Semringah Munjirin: Panen Padi di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
Amankan Objek Vital, PAM Jaya Tertibkan Rumdis Benhil dan Relokasi Warga ke Rusun
Polemik Penggusuran Pejompongan: Warga Klaim Tak Dapat Kompensasi, Pemerintah Diminta Klarifikasi
UPZ BKPRMI Jakarta Raih Penghargaan ZIS Ramadan 2026 dari BAZNAS BAZIS DKI
Ketua Pena Timur Rio Manik Lontarkan Kritik Tajam, PN Jakarta Timur Klarifikasi Insiden Wartawan Saat Eksekusi Lahan Cibubur
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
Pemprov DKI Gencarkan Pemberantasan Ikan Sapu-Sapu, Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Kesehatan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:44 WIB

DPW BKPRMI Jakarta Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Bersama FLO di GOR Cempaka Putih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Senyum Semringah Munjirin: Panen Padi di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:40 WIB

Amankan Objek Vital, PAM Jaya Tertibkan Rumdis Benhil dan Relokasi Warga ke Rusun

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:58 WIB

Polemik Penggusuran Pejompongan: Warga Klaim Tak Dapat Kompensasi, Pemerintah Diminta Klarifikasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:47 WIB

UPZ BKPRMI Jakarta Raih Penghargaan ZIS Ramadan 2026 dari BAZNAS BAZIS DKI

Berita Terbaru

Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program LSDP di Balai Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Solo. (Dok. Istimewa)

Bina Bangda

Restuardy Daud: Daerah Jadi Kunci Penguatan Pengelolaan Sampah

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:19 WIB