Suara Petani Inhil : Pemerintah Jangan Tutup Ekspor Jika Ingin Melihat Masyarakat Sejahtera

- Penulis

Senin, 28 April 2025 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Petani Inhil : Pemerintah Jangan Tutup Ekspor Jika Ingin Melihat Masyarakat Sejahtera

Indragiri Hilir –Mediainvestigasi.net– Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mayoritas adalah petani kelapa. Dimana, hampir 70 persen masyarakatnya hidup dari hasil kebun kelapa.

Hari ini harga kelapa mulai berpihak kepada petani. Oleh karena itu, masyarakat Inhil berharap tidak ada larangan atau ekspor kelapa sampai ditutup oleh Pemerintah.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PPWI Inhil Rosmely angkat bicara. Menurutnya, adanya ekspor kelapa menjadi pilihan bagi petani di Inhil dalam menentukan kemana mereka ingin menjual dengan harga yang sesuai.

“Kita minta jangan sampai ada larangan atau penutupan ekspor. Kita tentu berharap harga kelapa terus membaik, sehingga petani di Inhil sejahtera,” ucap Mely sapaan Akrabnya, Minggu 27 April 2025.

Hal senada juga diungkapkan Burhanuddin seorang petani kelapa Inhil. Berharap harga kelapa bisa stabil dan berpihak.

“Kami berharap agar harga kelapa ada acuan dan menjadi ketetapan pemerintah, sebagaimana harga TBS sawit. Jika sawit mengacu pada harga pasaran cpo, maka seharusnya harga kelapa bulat harus mengacu pada harga minyak kelapa mentah (cno). Harga kopra sekarang sudah diatas 24 rb perkg. Ekspor kelapa akan ditutup ini menurut kami hanya pengulangan permintaan pihak tertentu disaat harga bahan baku kelapa naik, “terang Burhanudin yang juga merupakan pemerhati Kelapa Inhil.

Beredar kabar menguat dugaan ada permainan harga kelapa selama ini. Sehingga mencuat wacana untuk menutup Ekspor kelapa.(Tim)

Baca Juga :  Kodim 0314/Inhil Fasilitasi Dialog Masyarakat dengan Agrinas dalam Pengelolaan Sawit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS, Bupati Tapteng : APBD 2027 Harus Jadi Solusi Nyata dan Pulihkan Daerah Pascabencana
Pemerintah Pusat dan Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pendampingan Teknis Pemulihan UMKM Terdampak Bencanan
Pulang dari Tempat Hiburan, Pria 52 Tahun Diduga Setubuhi Anak Tiri Disabilitas—Kabur ke Kebun Sawit, Akhirnya Dibekuk Polisi
Dugaan Rp500 Juta untuk Proyek Pemerintah, D Buka Suara soal Permintaan Rp1,3 Miliar
Dugaan Rp500 Juta untuk Proyek Pemerintah, D Buka Suara soal Permintaan Rp1,3 Miliar
Ngopi Bareng Komunitas Domino, Kapolres Soppeng Tekankan Kesadaran Hukum
Jalan Rusak Bertahun-tahun di Bandar Lampung, Ketua PPWI Lampung: Jangan Hibah Terus, Prioritaskan Kepentingan Warga
Kapolres Sibolga Bersama Ketua Bhayangkari Cek Keamanan Menu MBG di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sibolga
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:40 WIB

Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS, Bupati Tapteng : APBD 2027 Harus Jadi Solusi Nyata dan Pulihkan Daerah Pascabencana

Selasa, 22 September 2026 - 20:32 WIB

Pemerintah Pusat dan Kabupaten Tapanuli Tengah Gelar Pendampingan Teknis Pemulihan UMKM Terdampak Bencanan

Selasa, 22 September 2026 - 20:22 WIB

Pulang dari Tempat Hiburan, Pria 52 Tahun Diduga Setubuhi Anak Tiri Disabilitas—Kabur ke Kebun Sawit, Akhirnya Dibekuk Polisi

Selasa, 22 September 2026 - 18:18 WIB

Dugaan Rp500 Juta untuk Proyek Pemerintah, D Buka Suara soal Permintaan Rp1,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

Dugaan Rp500 Juta untuk Proyek Pemerintah, D Buka Suara soal Permintaan Rp1,3 Miliar

Berita Terbaru