SILPA Dharmasraya 2025 Tembus Rp154 M, DPRD Kritik Keras: Pemkab Dinilai Gagal Serap Anggaran, Masyarakat Ikut Kecewa

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Gambar SILPA (Dok, Ist) 

 

DHARMASRAYA, MEDIAINVESTIGASI.NET — Proyeksi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Dharmasraya tahun 2025 yang mencapai Rp154 miliar kembali memantik kritik tajam. Angka fantastis itu diduga kuat muncul akibat lemahnya kemampuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam menyerap anggaran, sehingga banyak program pembangunan tidak berjalan optimal sepanjang tahun anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan paling keras datang dari Fraksi PKB DPRD Dharmasraya. Dalam pandangan umum terhadap Ranperda APBD 2026, Anggota DPRD Sugiono mendesak Pemkab membuka secara gamblang komponen penyebab membengkaknya SiLPA tersebut pada Kamis (20/11).

“Ya, kita meminta kepada Bupati untuk penjelasannya secara detail mengenai sektor dan komponen apa saja penyebab SILPA ini,” tegas Sugiono, dikutip dari media Scientia.

 

SiLPA Besar, Indikasi Kegagalan Menjalankan APBD

Dalam teori keuangan daerah, SiLPA yang terlalu besar kerap menjadi sinyal bahwa pemerintah gagal mengeksekusi program, baik karena proses pengadaan yang lambat, perencanaan tidak akurat, atau lemahnya koordinasi antarperangkat daerah. Dengan kata lain, uang rakyat tidak tersalurkan ke program pembangunan sebagaimana seharusnya.

Di Dharmasraya, tingginya SiLPA dipandang sebagai bukti bahwa berbagai program pembangunan—termasuk infrastruktur dasar—tidak terselesaikan.

Salah satu masyarakat Dharmasraya, Rizal (42), mengaku heran dengan besarnya sisa anggaran sementara kondisi lapangan banyak yang terbengkalai.

“Jalan kami di nagari sudah bertahun-tahun rusak, tapi anggaran malah ngendap ratusan miliar. Kalau memang ada uangnya, kenapa tidak dikerjakan? Ini membuktikan Pemkab tidak mampu menjalankan programnya,” ujarnya.

 

Masyarakat Nilai Pemkab Tidak Efektif

Keluhan serupa juga muncul di berbagai nagari, terutama terkait:

Proyek infrastruktur yang mangkrak atau tidak dimulai.

Kegiatan sosial yang tidak terlaksana sesuai jadwal.

Baca Juga :  Produksi Padi Kota Padang Capai 19.747 Ton Hingga Agustus 2025

Minimnya percepatan pembangunan meski anggaran tersedia.

Besarnya SiLPA, menurut masyarakat, menjadi bukti nyata bahwa anggaran tidak dikelola untuk kepentingan publik secara maksimal.

 

DPRD Minta Transparansi Total

Dengan nilai SiLPA yang tembus lebih dari Rp150 miliar, DPRD menilai Pemkab Dharmasraya harus menjelaskan secara detail sektor mana saja yang tidak mampu menyerap anggaran, serta siapa yang bertanggung jawab atas lemahnya realisasi belanja.

Transparansi penuh dianggap penting agar kegagalan serupa tidak terulang dan agar uang publik di tahun berikutnya tidak kembali mengendap tanpa memberikan manfaat.

 

Editor: Mitra Yuyanti

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan
Tangis di Rumah Duka Pilubang, Bupati JKA Hadir Menguatkan Keluarga Korban, Ingatkan Orang Tua Awasi Anak
Lewat Tengah Malam,Tim Satria Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Hiburan Organ Tunggal
Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak
Kadis PMD Inhil Hadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan TMMD dan Karya Bhakti TNI
Inhil Merdeka Run 2026 Diikuti Ratusan Pelari, Semangatkan Gaya Hidup Sehat
Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan di Desa Tanjung Melayu
Menepis Isu Soal Jual Beli Proyek Mencitus Nama Baik H. Zainal Mus Itu Murni Fitnah Di Lakukan Oleh Manusia Jahanam Minta Polisi Tangkap Pelaku
Berita ini 358 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Tangis di Rumah Duka Pilubang, Bupati JKA Hadir Menguatkan Keluarga Korban, Ingatkan Orang Tua Awasi Anak

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Lewat Tengah Malam,Tim Satria Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Hiburan Organ Tunggal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Kadis PMD Inhil Hadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan TMMD dan Karya Bhakti TNI

Berita Terbaru