Sentra IKM Logam Dharmasraya Mandek, Dinas Koperindag Dinilai Tak Serius

- Penulis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Kondisi terkini Sentra IKM Logam Dharmasraya (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net– Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam Dharmasraya yang dulu digadang-gadang sebagai pusat pengembangan alat dan mesin pertanian kini hanya menjadi bangunan kosong tak berpenghuni. Mesin-mesin produksi seperti bubut, milling, cutting, dan roll yang pernah menjadi kebanggaan daerah kini terbengkalai, menandakan kegagalan pengelolaan oleh pemerintah daerah.

Musiran, tenaga ahli yang dulu dipercaya mengelola sentra tersebut, mengungkapkan bahwa fasilitas ini awalnya dihuni oleh pelaku usaha perbengkelan logam. Namun, mereka tak bertahan lama karena persoalan pengelolaan.

“Dulu kios-kios ini diisi oleh pelaku usaha perbengkelan jenis logam, tapi mereka tidak bertahan lama. Akhirnya, mereka memilih untuk pindah keluar dari sini,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (8/3).

Meski dilupakan, Musiran tetap berkarya dengan modal pribadi. Ia membuka satu kios perbengkelan di area sentra dan berbagi ilmu dengan anak-anak magang dari salah satu SMK di Sungai Rumbai. Bahkan, hanya dengan anggaran sekitar Rp 6 juta, ia mampu menciptakan alat pencacah pakan ternak sapi—sebuah bukti bahwa potensi industri logam di Dharmasraya masih ada, meski dibiarkan mati suri.

Dinas Koperindag Tak Punya Program Jelas

Di tengah kondisi sentra IKM Logam yang terbengkalai, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Dharmasraya, Ronie Puska, mengakui bahwa anggaran yang dialokasikan untuk sentra ini setiap tahun hanya sebatas operasional, seperti gaji pegawai dan listrik.

“Kalau program khusus tidak ada, paling kami hanya berusaha mencari pelaku usaha untuk mengisi kios-kios tersebut,” ucap Ronie Puska.

Pernyataan ini memunculkan pertanyaan besar: Mengapa Dinas Koperindag tidak memiliki program strategis untuk menghidupkan kembali sentra IKM Logam?

Baca Juga :  Tamak Seret Jokowi ke Pengadilan, Aziz Yanuar: G30S/JKW Mangkir

DPRD: Pemda Harus Bertanggung Jawab

Menanggapi kondisi ini, Anggota DPRD Dharmasraya dari Fraksi Golkar, Herianto, menegaskan bahwa Pemda harus bertanggung jawab atas kelalaian dalam pengelolaan sentra IKM Logam.

 

“Sentra IKM Logam adalah aset daerah. Seharusnya, Pemda merawat serta mengelolanya dengan baik agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya.

Herianto juga menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap potensi industri logam di Dharmasraya. Jika terus dibiarkan terbengkalai, fasilitas ini bukan hanya akan menjadi beban, tetapi juga bukti nyata kegagalan pemerintah dalam mengelola aset daerah.

 

Ke Mana Arah Sentra IKM Logam?

Dengan kondisi saat ini, masyarakat Dharmasraya layak mempertanyakan komitmen Dinas Koperindag dalam mengembangkan sektor industri kreatif berbasis logam. Apakah pemerintah hanya akan membiarkan sentra ini mati tanpa solusi? Atau akan ada langkah konkret untuk menghidupkan kembali aset yang seharusnya bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah?

Jawaban ada di tangan pemerintah daerah. Tapi satu hal yang pasti, semakin lama dibiarkan, semakin nyata pula kegagalan mereka dalam mengelola potensi ekonomi Dharmasraya.

Editor: Yanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Status Tanggap Darurat Karhutla Taliabu Barat Laut Berakhir, Beralih ke Fase Penyisiran dan Pengawasan
​Wujudkan Rumah Layak Huni, Kodim 0314/Inhil bersama Warga Gotong Royong Bagun RTLH Ibu Rusmawati
​Wujudkan Rumah Layak Huni, Kodim 0314/Inhil bersama Warga Gotong Royong Bagun RTLH Ibu Rusmawati
Wujudkan Akses Desa Lebih Baik, Kodim 0314/Inhil Bersama Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di Kuala Leman ​
​Sinergi TMMD ke-130: Kodim 0314/Inhil dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Bauksitkan Fasilitas Sanitasi
Wujudkan Lingkungan Sekolah Sehat, Kodim 0314/Inhil Bersama Masyarakat Bangun MCK dan Sumur Bor di TK Darus Salam
Suherman Raih Kemenangan Pilkades PAW Sahkuda Bayu, Komitmen Bangun Ekonomi Desa Melalui BUMDes
ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Status Tanggap Darurat Karhutla Taliabu Barat Laut Berakhir, Beralih ke Fase Penyisiran dan Pengawasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:46 WIB

​Wujudkan Rumah Layak Huni, Kodim 0314/Inhil bersama Warga Gotong Royong Bagun RTLH Ibu Rusmawati

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:35 WIB

​Wujudkan Rumah Layak Huni, Kodim 0314/Inhil bersama Warga Gotong Royong Bagun RTLH Ibu Rusmawati

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Wujudkan Akses Desa Lebih Baik, Kodim 0314/Inhil Bersama Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di Kuala Leman ​

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:19 WIB

​Sinergi TMMD ke-130: Kodim 0314/Inhil dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Bauksitkan Fasilitas Sanitasi

Berita Terbaru