Menu

Mode Gelap

Berita

Sambut Hardiknas Tahun 2026 Kadikbud Taliabu Damrudin Sentil Soal Situasi Literasi Pendidikan Pulau Taliabu Berada Dalam Kondisi Darurat Minim Di Bawah 60%

badge-check


					Sambut Hardiknas Tahun 2026 Kadikbud Taliabu Damrudin Sentil Soal Situasi Literasi Pendidikan Pulau Taliabu Berada Dalam Kondisi Darurat Minim Di Bawah 60% Perbesar

Foto Dokumentasi Istimewa : Damrudin Rahman (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu). 

Taliabu Maluku Utara, Media Investigasi.net, menyambut Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, pada acara pembukaan menyampikan tentang Situasi literasi di Kabupaten Pulau Taliabu masih berada dalam kondisi darurat dan menantang, dengan banyak indikator menunjukkan capaian di bawah 60% atau dalam peringkat rendah secara internasional, ungkapnya.

Dimana Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, berdasarkan data survei PISA hinggah pada tahun 2026 Skor literasi membaca Kabupaten Pulau Taliabu, jauh di bawah rata-rata berdasarkan data ini, Indonesia berpotensi butuh 65 tahun untuk menyamai rata-rata UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001%, artinya fskta di lapangan hanya 1 dari 1.000 orang yang rajin membaca sehinggah Indeks aktivitas Literasi (Alibaca) boleh di katakan literasi digital di Kabupaten Pulau Taluabu hanya mencapai di bawah 40% di bawah rata-rata degan standar (60%), ujarnya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, juga mengatakan bahwa Faktor Penyebab Rendahnya Literasi adalah aksesibilitas terbatas degan terbatasnya perpustakaan dan buku, terutama di daerah pedesaan sehinggah ini dapat mempengaruhi rendahnya kualitas mutu Pendidikan serta ketidaksetaraan kualitas fasilitas pendidikan di Kabupaten Pulau Taliabu.

Apalagi kata Damrudin Rahman, saat ini degan rendahnya budaya membaca atau kurangnya kebiasaan membaca sejak dini dan dominasi budaya boleh di katakan karena pengaruh teknologi di karenakan karena penggunaan gadget yang lebih banyak untuk hiburan daripada bahan bacaan, tuturnya.

Akibat dampak rendahnya literasi dapat berpengaruh untuk berkontribusi sehinggah ini berdampak sulitnya untuk memahami informasi dan bahkan bisa berpotensi kemiskinan, dan rendahnya kemampuan berpikir kritis maka tentunya saya selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu berharap agar bersinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk meningkatkan budaya baca, ucapnya.

Selain itu juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, juga mengatakan bahwa situasi literasi pendidikan pulau taliabu berada dalam kondisi darurat minim di bawah 60% itu  di karenakan pengaruh rendahnya minat baca atau literasi yang terjadi di Kabupaten Pulau Taliabu ini juga disebabkan oleh beberapa faktor yakni
faktor pertama, belum ada kebiasaan membaca sejak dini, kedua, fasilitas pendidikan yang masih minim, tegasnya.

Dengan angka literasi yang masih minim (kurang dari 60%), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, menyatakan bahwa Dinas Pendidikan harus mengambil langkah darurat, sistematis, dan kolaboratif untuk memperbaiki kemampuan dasar membaca dan memahami informasi siswa berdasarkan praktik baik dan kebijakan terkini adalah langkah -langkah yang harus dilakukan kita harus mampu intervensi langsung satuan Pendidikan (Sekolah) tentang
penguatan Literasi Dasar (Baca-Tulis) Fokus pada siswa kelas rendah (SD) yang belum lancar membaca melalui pendampingan khusus.

Optimalisasi 15 menit membaca: mewajibkan membaca buku non-pelajaran 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, namun dengan pengawasan agar tidak sekadar formalitas namun kita mampu mengubah sudut kelas menjadi ruang baca yang nyaman dengan koleksi buku yang bervariasi, bukan hanya buku teks kurikulum, pintanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, juga berharap pada Pemerintah Daerah agar dapat membantu Dinas Pendidikan agar penguatan Perpustakaan Sekolah dapat di aktifkan kembali perpustakaan sekolah dan menjadikannya pusat kegiatan literasi, bukan sekadar ruang penyimpanan buku perpustakaan Keliling/Taman bacaan masyarakat bekerja sama dengan perpustakaan daerah untuk menjangkau daerah terpencil.

Dan juga peningkatan kapasitas pendidik pelatihan metode pengajaran membaca melatih guru metode pengajaran membaca yang efektif, kreatif, dan menyenangkan agar siswa tidak bosan serta pendampingan Guru untuk berpikir kritis yang mana Guru didorong menggunakan teknik bertanya yang merangsang siswa memahami isi bacaan, bukan sekadar melafalkan huruf sehinggah dapat menjadi sebuah kebijakan dan budaya Literasi agar Gerakan Literasi Sekolah (GLS) memasukkan program literasi dalam Rapor Pendidikan sekolah dan memantau perkembangannya secara ketat, kata. Damrudin Rahman.

Kita juga dapat berkolaborasi degan orang tua dan masyarakat serta melibatkan orang tua untuk membiasakan membaca di rumah dan bekerja sama dengan komunitas literasi setempat agar pemanfaatan Teknologi (Literasi Digital) dengan strategi ini, diharapkan angka literasi dapat meningkat dari 40% dapat mencapai 60% menuju tingkat yang lebih baik.

Pembukaan Peringatan Hari Pendidikan Nasional Peringatan Hari Pendidikan Nasional Ke – 67 tahun 2026 dihadiri langsung oleh :

1). Sashabila Widya L Mus (Bupati Kabupaten Pulau Taliabu).

2). La Ode Yasir (Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu).

3). Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Forkopimda (Kabupaten Pulau Taliabu).

4). Pimpinan OPD Kabupaten Pulau Taliabu).

5). Para Kepala Sekolah Se- Kabupaten Pulau Taliabu serta semua Satuan Pendidikan di Pulau Taliabu.

Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, melalui sambutanya saat Pembukaan Peringatan Hari Pendidikan Nasional Ke – 67 tahun 2026 yang secara  resmi dibuka, pada hari Senin tanggal, 27 April 2026 yang berlangsung di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu Kota Bobong Kecamatan Taliabu Barat, siang tadi menyampaikan peringatan Hardiknas tahun 2026 ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya.

Dimana Hardiknas tahun 2026,ini meski ditengah efisiensi namun tidak menyurutkan semangat dinas pendidikan untuk menampilkan berbagai lomba, mulai dari lomba melukis, badminton, tarian hingga pidato dan baca puisi menggunakan bahasa daerah Kabupaten Pulau Taliabu.

Selain itu, kami dari Dinas Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, juga mengundang secara khusus siswa yang sempat viral di media sosial karena melukis foto Gubernur Maluku Utara yang mana Siswa tersebut berasal dari SMP Negeri 1 Kawadang Kecamatan Taliabu Timur Selatan, selain siswa itu, terdapat satu siswa asal SMP Negeri 1 Tabona juga diundang sebagai Pembawa Acara (MC) pada acara pembukaan hardiknas ini.

Selanjutnya Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, dalam sambutannya juga menyampaikan suatu kebahagian bagi seluruh insan pendidikan atas kehadiran Bupati Kabupaten Pulau Taliabu dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu ini  menjadi wujud nyata perhatian, dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah terhadap kemajuan dunia pendidikan.

“Kami berharap, melalui kehadiran dan dukungan Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, semangat dan motivasi seluruh insan pendidikan semakin meningkat dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Unggul, Cerdas, Berkarakter, Berbudaya dan Berdaya Saing.

Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, yang juga merupakan mantan Kabid SMK Dikbud Provinsi Maluku Utara ini menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Hari Pendidikan Nasional yang dilaksanakan tahun 2026 ini merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pulau Taliabu yang di breakdown dalam 7 misi strategis Pembangunan.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat Take Line “Sekolah Melayani, Dinas Mendampingi” hal ini sebagai bentuk gerakan bersama untuk mewujudkan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam Bidang Pendidikan.

“Momentum ini juga menjadi ajang refleksi terhadap capaian, tantangan serta langkah strategis yang harus kita tempuh dalam pemajuan Pendidikan dan Kebudayaan di Negeri Hemungsia Sia Dufu yang kita cintai bersama,

Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damrudin Rahman yang juga mantan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara ini menyebutkan.

Tema : Hari Pendidikan tahun 2026
“Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu” dengan mengangkat.

Sub Tema : “SDM Unggul, Cerdas, Berkarakter, Berbudaya, dan Berdaya Saing”

Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, juga mengatakan bahwa tema ini mengandung makna bahwa, Transformasi Pendidikan Harus dilanjutkan secara Berkelanjutan, Adaptif, dan Inklusif.

“Pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan Karakter, Kompetensi, serta Kreatifitas Peserta Didik,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, juga menyebutkan bahwa permasalah dan tantangan pendidikan saat ini, diataranya, adalah Rendahnya Literasi dan Numerasi peserta Didik, Kesenjangan Mutu Antar Sekolah, Peningkatan Kompetensi Guru dan Pendistribusian guru yang belum merata.

Tak hanya itu, Sarana Prasarana yang belum memadai, Penguatan Pendidikan Karakter, serta Pelestarian Nilai – nilai budaya lokal ditengah perkembangan zaman.

Oleh Karena itu, melalui momentum ini Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat Sinergi antara Pemerintah, Satuan Pendidikan dan Masyarakat untuk mendorong Inovasi dalam pembelajaran yang relevan dengan Kebutuhan zaman.

“Menjamin bahwa tidak ada anak – anak yang tertinggal dalam memperoleh hak Pendidikan. Menumbuhkan Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, juga tak lupa memberikan apresiasi Kepada para guru dan tenaga kependidikan, atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Menurutnya, para guru adalah ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Teruslah meningkatkan Kompetensi diri, disiplin, berinovasi, serta berdedikasi sehingga tujuan kita dalam mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati akan tercapai.

Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, juga mengharapkan dukungan yang berkelanjutan dalam mendampingi anak – anak belajar di rumah. Karena, kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan pendidikan.

Kiranya seluruh anak – anak didik di seluruh Kabupaten Pulau Taliabu dapat terus belajar dengan tekun, kembangkan potensi diri, serta jadilah generasi yang berkarakter, berintegritas, berahlak mulia dan berbudaya dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan global,” tutup. Damrudin Rahman (Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu).

Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sat Samapta Polres Dharmasraya Patroli Rutin Pantau SPBU, Pastikan Situasi Aman Pasca Kenaikan BBM

28 April 2026 - 11:49 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Undi 118 Unit Huntap Tahap I, Huntap di Kawasan Asrama Haji Pinangsori

28 April 2026 - 07:12 WIB

Kapolsek Pandan dan Instansi Terkait Jenguk Lansia Korban Percobaan Bunuh Diri

28 April 2026 - 07:08 WIB

Trending di Berita