Salendang Kapalo Samek dan Kampia Siriah Masuk Nominasi Kriya Potensial Kriyanusa 2026

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salendang Kapalo Samek dan Kampia Siriah Masuk Nominasi Kriya Potensial Kriyanusa 2026

 

JAKARTA — Mediainvestigasi.net.- Karya kriya unggulan Kabupaten Padang Pariaman kembali mendapat perhatian di tingkat nasional. Salendang Kapalo Samek dan Kampia Siriah masuk dalam nominasi Kriya Potensial pada ajang Pameran Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Gedung JCC Hall A, Jakarta Pusat.

Masuknya dua karya kriya tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Padang Pariaman, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi produk kerajinan daerah untuk dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Dalam proses penilaian, Selendang Kapalo Samek dan Kampia Siriah mendapat penilaian khusus dari Tim Penilai Kriya Potensial, diantaranya Didit Maulana dan Dewi Assa’at bersama tim.

Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis menyampaikan rasa bangga karena untuk pertama kalinya karya perajin UMKM Padang Pariaman dapat diperkenalkan secara langsung pada ajang Kriyanusa.

“Dengan bangga kami mempersembahkan karya para pengrajin UMKM Kabupaten Padang Pariaman. Untuk pertama kalinya, Sulaman Kapalo Samek kami promosikan dan perkenalkan. Semoga dapat menambah kekayaan kriya budaya Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan Padang Pariaman dalam Kriyanusa bukan sekadar ajang untuk memamerkan produk, namun juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus membuka peluang bagi para pelaku usaha untuk berkembang.

“Melestarikan budaya, membuka peluang, menciptakan masa depan,” menjadi semangat yang dibawa dalam memperkenalkan karya kriya Padang Pariaman di tingkat nasional.

Kriyanusa 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai karya kriya unggulan dari daerah. Kehadiran TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman membawa beragam potensi kerajinan, kreativitas, serta produk UMKM yang mewakili kekayaan budaya daerah.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Dharmasraya Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Mubazir Bendungan Batang Pangian

Salendang Kapalo Samek, dengan kekhasan sulaman tradisionalnya, serta Kampia Siriah sebagai bagian dari kekayaan kriya Padang Pariaman tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan keterampilan yang diwariskan antargenerasi.

Masuknya kedua karya tersebut dalam nominasi Kriya Potensial diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan produk perajin Padang Pariaman, memperluas pasar, sekaligus mendorong generasi muda untuk ikut menjaga dan mengembangkan warisan kriya daerah.

“Setiap karya bukan hanya produk, tetapi juga hasil kreativitas, ketekunan, dan upaya melestarikan warisan budaya,” demikian semangat yang terus digaungkan dalam mendukung perajin lokal.

Melalui Kriyanusa 2026, Padang Pariaman tidak hanya membawakan produk, tetapi juga membawakan cerita tentang budaya, kreativitas, dan kerja keras para perajin untuk dikenal lebih luas di Indonesia.(***Kmf)

Editor : Rafdy Guci

Sumber Berita: Kmf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Tegas Minta Pemerintah Daerah  Kabupaten Pulau Taliabu Dan Tim Independen Soal Ganti Rugi Lahan Harus Standar Nasional Seuai NJOP
‎Lantik 56 Pejabat, Bupati JKA Tekankan Kerja Ikhlas untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Tabuh Genderang Reformasi Birokrasi, Padang Pariaman Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit
Rakor Bersama Persiapan Kampung kreatif Sumut Berkah 2026 Di Kabupaten Nias Utara
Tanah Adat Tanah Moi Bukan Komoditas: Negara Dituntut Berdiri di Sisi Masyarakat Adat
Gelombang Perlawanan Masyarakat Adat Tanah Moi: Jeritan Keadilan di Bawah Bayang-Bayang Perampasan Tanah
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
SMAN 1 Tembilahan Kota Raih Juara Umum LKBB COMPASS Session IV
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Ketua Investigasi Nasional LPK GPI Tegas Minta Pemerintah Daerah  Kabupaten Pulau Taliabu Dan Tim Independen Soal Ganti Rugi Lahan Harus Standar Nasional Seuai NJOP

Selasa, 29 September 2026 - 09:00 WIB

Salendang Kapalo Samek dan Kampia Siriah Masuk Nominasi Kriya Potensial Kriyanusa 2026

Selasa, 29 September 2026 - 08:09 WIB

‎Lantik 56 Pejabat, Bupati JKA Tekankan Kerja Ikhlas untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 07:47 WIB

Tabuh Genderang Reformasi Birokrasi, Padang Pariaman Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit

Selasa, 29 September 2026 - 07:38 WIB

Rakor Bersama Persiapan Kampung kreatif Sumut Berkah 2026 Di Kabupaten Nias Utara

Berita Terbaru