Puskesmas Nggele Bukan Fasilitas Kesehatan Tapi Puskesmas Panggil Penjaga

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (6, -1); 
aec_lux: 0.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (6, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Foto Dokumentasi : Puskesmas Nggele Bukan Fasilitas Kesehatan Tapi Puskesmas Panggil Penjaga

Taliabu Provinsi Maluku Utara
,MediaInvestigasi.net, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, menyampaikan kekesalannya secara tegas terhadap manajemen Puskesmas Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu. Fasilitas yang seharusnya menjadi tempat masyarakat mencari pengobatan, ternyata berubah menjadi tempat yang harus “dipanggil” baru dibuka, 20 oktober 2026.

Dimana Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, menyatakan bahwa masih Jam Dinas, Puskesmas Kosong tak satupun pegawai berada di kantor.

Kejadian yang memicu kemarahan ini berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, saat jam dinas berlangsung. Saat La Omy La Tua mengantar ibunya yang membutuhkan pelayanan kesehatan ke Puskesmas Nggele, yang ditemui hanyalah pintu tertutup rapat. Tidak ada satu pun petugas di tempat.

“Saya mengantar ibu kandung saya berobat ke Puskesmas Nggele. Pintu tertutup rapat tidak ada satu pun pegawai di lokasi padahal ini masih hari dan jam dinas, sangat menyedihkan,” ujar La Omy La Tua.

“Kejadian ini menurut warga sekitar bukan sekali dua kali, ini sudah kebiasaan buruk yang sudah sering terjadi”

Yang lebih mengkhawatirkan, ternyata kejadian ini bukan pertama kali terjadi. Warga sekitar mengonfirmasi bahwa ini sudah berulang kali terjadi. Polanya selalu sama puskesmas tutup, petugasnya harus ditelepon dulu baru datang ke tempat.

“Menurut warga sekitar, ini bukan kebetulan Puskesmas Nggele kerap kosong di jam dinas. Harus ditelepon dulu, baru petugas datang. Kalau tidak ditelepon, berarti masyarakat yang tidak bisa dilayani. Ini bukan pelayanan kesehatan, ini ‘puskesmas panggil penjaga’!” tegas La Omy La Tua dengan nada meninggi.

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK GPI), La Omy La Tua, meminta secara tegas kepada Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus, dan Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala Puskesmas Nggele beserta seluruh jajarannya jangan biarkan fasilitas kesehatan masyarakat dibiarkan kosong di jam dinas.

Ini adalah pengabaian terhadap tugas dan hak dasar warga atas pelayanan kesehatan.  Evaluasi Kepala Puskesmas dan jajarannya harus segera dilakukan agar kebiasaan buruk ini tidak terus-terusan merugikan masyarakat, mujur ada bidang Wa Naa degan dokter menerima di rumahnya, tutup. La Omy La Tua.

Baca Juga :  Jalan Kabupaten Blok B Sungai Duo – Pulai Sitiung Amblas, Warga Keluhkan Akses Vital Terhambat

Tim Investigasi Indonesia Nasional ***

Penulis : La Omy La Tua

Editor : La Omy La Tua

Sumber Berita: Liputan Wartawan Media Investigasi.net

Satu tanggapan untuk “Puskesmas Nggele Bukan Fasilitas Kesehatan Tapi Puskesmas Panggil Penjaga”

  1. Kalau anda tdk paham dan tidak tau kornologisnya mending anda diam darupada bicara sembarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Jhon Kenedy Azis Tegaskan Kualitas SDM Jadi Kunci Kemajuan Daerah, Sediakan 100 Beasiswa Kuliah
Komitmen Pemkab Padang Pariaman Perkuat Keterbukaan Informasi, Permudah Masyarakat Akses Layanan Publik
Bagi Pengalaman Tembus Eropa, Ketua Dekranasda Padang Pariaman Motivasi Perajin Sulaman Kapalo Samek
Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Inhil Gelar Donor Darah untuk Bantu Masyarakat
Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu 135,47 Gram di Tempuling, Dua Pria Diamankan
Kepala Bidang Aset Kekayaan INI Hustam Soroti Menteri Hukum RI Diduga Sengaja Abaikan Putusan MA Yang Sudah Inkrah
Alangkah Lucu! Menteri Hukum Diduga Abaikan Putusan Inkrah MA, Diadukan Ke Presiden dan Wapres
Prof. Zudan Ka BKN: Nilai Berorientasi Melayani harus Tercermin Dalam Sikap dan Kinerja ASN Sehari-hari
Berita ini 185 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Bupati Jhon Kenedy Azis Tegaskan Kualitas SDM Jadi Kunci Kemajuan Daerah, Sediakan 100 Beasiswa Kuliah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Komitmen Pemkab Padang Pariaman Perkuat Keterbukaan Informasi, Permudah Masyarakat Akses Layanan Publik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Bagi Pengalaman Tembus Eropa, Ketua Dekranasda Padang Pariaman Motivasi Perajin Sulaman Kapalo Samek

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Sambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Inhil Gelar Donor Darah untuk Bantu Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Puskesmas Nggele Bukan Fasilitas Kesehatan Tapi Puskesmas Panggil Penjaga

Berita Terbaru