Menu

Mode Gelap

Berita

PT Andalas Wahana Berjaya Gelar FGD Kebakaran Hutan dan Konservasi, Tekankan Sinergi Semua Pihak

badge-check


					oplus_0 Perbesar

oplus_0

PT AWB Gelar FGD Kebakaran Hutan dan Konservasi libatkan pemkab, pihak kepolisian dan masyarakat (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – PT Andalas Wahana Berjaya (AWB) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan serta Konservasi Bernilai Tinggi” di Aula Hotel Umega, Jumat (12/9/2025). Acara ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga perwakilan nagari.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten I Setda Dharmasraya, Irwan Zamrud, pimpinan PT AWB, Soleh Mahmudi, Kapolsek Pulau Punjung, perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, empat wali nagari (Sikabau, Tebing Tinggi, Gunung Medan, dan Koto Padang), Bhabinkamtibmas, konsultan lingkungan serta tamu undangan lainnya.

 

Ancaman Kebakaran dan Kerugian Besar

Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya ancaman ekologis, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang tinggi serta dampak serius pada kesehatan masyarakat. “Tidak ada yang bisa mencegah kebakaran hutan jika tidak ada kerjasama antara perusahaan, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat,” ujar Soleh Mahmudi.

PT AWB sendiri secara konsisten melakukan pelatihan pemadam kebakaran hutan dan lahan setiap tahunnya, melibatkan karyawan serta masyarakat sekitar. Selain itu, perusahaan juga aktif menanam pohon dan mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan tidur.

Harapan Aparat dan Peran Sosialisasi

Perwakilan kepolisian yang hadir menekankan pentingnya peran pemerintah nagari dalam menyampaikan pesan pencegahan kebakaran hutan kepada masyarakat. “Melalui forum ini, kami berharap wali nagari yang hadir dapat menyosialisasikan potensi penyebab karhutla serta memberikan pemahaman mengenai aturan hukum dan sanksi pidana yang mengatur kebakaran hutan,” ujarnya.

 

Komitmen Konservasi PT AWB

Selain fokus pada pencegahan karhutla, PT AWB juga memiliki komitmen terhadap konservasi. Perusahaan mengelola area bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV) yang difungsikan untuk menjaga keanekaragaman hayati, melindungi habitat satwa, serta mendukung keseimbangan ekosistem. Upaya ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan di Dharmasraya.

FGD ini tidak hanya mempertemukan pemangku kepentingan, tetapi juga menjadi ruang koordinasi lintas sektor dalam merumuskan strategi bersama menghadapi ancaman karhutla. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

 

Editor: Yanti 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terlibat Cekcok, Pria di Gunung Sarik Padang Tewas Ditusuk Kerabat Sendiri

29 April 2026 - 11:49 WIB

Melalui Konfrensi Pers Ketua Panitia Hardiknas, Dikbud 2026 Jawab Soal Isu Tudingan Kepala Dinas Atas Pungli Terhadap Laporan Oknum Kepala Sekolah

29 April 2026 - 11:22 WIB

Menyamar Jadi Pria di TikTok, Wanita asal Nganjuk Nekat Larikan Gadis Remaja Tapteng ke Lampung”

29 April 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita