Proyek Jalan Nggele-Langganu Pulau Taliabu Awlnya Tak Hanya Tak Punya Izin Namun Kontraktor Meninggalkan Sejumlah Luka Pekerja Tak Terbayar Bahkan Material Tak Terbayar

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi Proyek :  Pekerjaan Akses Jalan Nggele-Langganu. 

Taliabu Maluku Utara, Media Investigasi.net, Kontraktor proyek akses jalan yang menghubungkan Nggele Kecamatan Taliabu Barat Laut menuju Langganu Kecamatan Lede menjadi keluhan para tenaga kerja berinesial LA serta pemilik material yang hinggah sampai saat ini belum di selesaikan oleh oknum kontraktor Sulaiman Tari, ungkapnya.

Dimana LA menyampiakan bahwa  mendesak seluruh penegak hukum yang ada di Kabupaten Pulau Taliabu segera menangkap oknum kontraktor atas nama Sulaiman Tari yang mengerjakan akses pembangunan jalan Nggele-Langganu dengan nilai pekerjaan sebesar kurang lebih, Rp. 3,2 miliar yang terkesan di kerjakan asal jadi bahkan tidak selesai di kerjakan, tuturnya.

Kepada awak media Investigasi.net, LA secara trgas mengatakan bahwa pekerjaan akses pembangunan jalan Nggele-Langganu yang menelan anggaran sebesar kurang lebih, Rp. 3,2 miliar dikerjakan oleh CV Srikandi yang di duga kuat tidak mengantongi izin pertambangan pasir dan batuan atau galian C. Bahkan, proyek yang dikerjakan juga tak memiliki izin lingkungan bahkan gaji pekerja sebagian belum di bayar bahkan pemilih materialpun hanya dapat janji palsu.

“Yang mana Sulaiman Tari diketahui, pada pekerjaan tersebut, CV Srikandi telah memberikan kuasa direktur kepadanya atas pekerjaan jalan tersebut yang mana dia merupakan salah satu kontraktor lokal asal Pulau Taliabu yang belum banyak pengalaman”

Menanggapi hal tersebut, Ketua Investigas Naional Lembaga Perlindungan Kondumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK-GPI), La Omy La Tua, menilai menilai yang di lakukan Oleh Sulaiman Tari, melakukan adalah sebuah aktivitas tanpa izin resmi merupakan tI ndakan kejahatan lingkungan yang berdampak pada kerusakan alam hingga hilangnya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), apalagi berbagai praktek penipuan terhadap tenaga kerja bahkan pemilik material yang hinggah sampai saat ini tak kunjung pula di bayarkan, tegasnya.

Baca Juga :  Tim Gabungan Kepolisian Sosialisasi Pencegahan Karhutla Door to Door di Kayong Utara

“Apalagi pekerjaan akses jalan Nggele-Langganu di kerhakan oleh Sulaiman Tari, tersebut tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB),”

Kiranya degan hal tersebut, Ketua Investigas Naional Lembaga Perlindungan Kondumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK-GPI), La Omy La Tua, degan tegas meminta seluruh jajaran penegak hukum di seluruh jajaran Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara tidak terkesan seperti orang mati suri yang tak punya rasa adanya keadilan.

Apalagi pekerjaan akses jalan Nggele-Langganu di kerhakan oleh Sulaiman Tari, berpotensi telah merugikan Keuagan Negara/Daerah Kabupaten Pulau Taliabu ratusan juta rupiah hinggah mencapai miliaran rupiah, tutupnya.

Tim Investigasi Indonesia Nasional ***/Tim Investigasi Provinsi Maluku Utara *** JMD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Koordinator Tim Tanggap Darurat Karhutla Sukrin La Sanya Laporkan Hasil Penyisiran, Empat Titik Api di Perbukitan Taliabu Barat Laut Berhasil Dipadamkan
KABAR OTT BUPATI KLATEN MENGGUNCANG PUBLIK! KPK DITUNGGU BUKA SUARA, FAKTA MASIH MISTERI
Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, Kunjungi Posko Darurat Karhutla Taliabu Barat Laut Apresiasi Semangat Gotong Royong di Medan Sulit
TIM Karhutla Taliabu Barat Laut Gelar Apel Siap Gerak Penyisiran Seluruh Titik Kebakaran
Bantu Siswa Terdampak Bencana, Pemkab Tapanuli Tengah Resmi Operasikan 3 Unit Angkutan Sekolah Gratis
Wartawan Nelson Diduga Diintimidasi Saat Liputan, Sugi PPWI Lampung Desak Kapolda Usut Tuntas
Dokumen Sahrawi Dipersoalkan di Spanyol, Jangan Biarkan Pengungsi Tindouf Menjadi Korban Baru
Satreskrim Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Seorang Pasien Rumah Sakit
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Ketua Koordinator Tim Tanggap Darurat Karhutla Sukrin La Sanya Laporkan Hasil Penyisiran, Empat Titik Api di Perbukitan Taliabu Barat Laut Berhasil Dipadamkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:17 WIB

KABAR OTT BUPATI KLATEN MENGGUNCANG PUBLIK! KPK DITUNGGU BUKA SUARA, FAKTA MASIH MISTERI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, Kunjungi Posko Darurat Karhutla Taliabu Barat Laut Apresiasi Semangat Gotong Royong di Medan Sulit

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:45 WIB

TIM Karhutla Taliabu Barat Laut Gelar Apel Siap Gerak Penyisiran Seluruh Titik Kebakaran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Bantu Siswa Terdampak Bencana, Pemkab Tapanuli Tengah Resmi Operasikan 3 Unit Angkutan Sekolah Gratis

Berita Terbaru