Salah satu kuliner yang ada di Taman Mini Indonesia Indah. (Foto: dok. Media Investigasi/ Shendy Marwan)
JAKARTA, MEDIAINVESTIGASI.NET – Jika kita berwisata di Jakarta tentunya mempunyai banyak pilihan, dan pastinya menarik untuk dikunjungi. Tetapi ada satu tempat wisata yang unik dan melegenda. Taman Mini Indonesia Indah (TMII), jika kita mengunjunginya pasti akan terasa berkeliling Indonesia. Tim Media Investigasi kali ini akan mengarungi pesona yang ada di TMII, Senin (2/1/2023).
Taman Mini Indonesia Indah yang berdiri pada 13 Maret 1970, gagasan pembangunan Taman Mini Indonesia Indah dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto, pada suatu rapat Yayasan Harapan Kita (YHK) di Jalan Cendana No. 8 Jakarta.

Tanggal 2 Januari pengunjung begitu padat, untunglah kami datang di pagi hari. Sehingga antrian tidak terlalu lama, mengingat ini masih dalam rangka tahun baru. Untuk mengunjungi TMII kita harus mendaftar online, namun jangan khawatir, jika kita ingin mendaftar langsung. Disana ada tempat pendaftaran dan hanya bisa non tunai. Jadi persiapkan saldo uang elektronik anda atau saldo di tabungan anda yang akan digunakan melalui mobile banking, untuk biaya masuk kita cukup mengeluarkan Rp.25.000,00- (dua puluh lima ribu rupiah) saja.
Perlu diketahui transaksi untuk menikmati wahana Kereta Gantung harus menggunakan non tunai begitupun di wisata kuliner, yang ada di dalamnya semua transaksi menggunakan non tunai. Semua makanan khas Indonesia ada di kuliner TMII.

Menarik, jika kita menaiki kereta gantung, kita terasa berkeliling Indonesia. Melewati beberapa rumah adat, ada juga danau yang nampak indah, didalamnya dibuat beberapa buah dataran yang menyerupai pulau-pulau yang ada di Indonesia.
“Luar biasa indah, saya terasa keliling Indonesia menggunakan pesawat,” ujar Shofa, salah satu keluarga dari beberapa pengunjung yang berada dalam satu unit kereta gantung dengan kami.
Kereta gantung memiliki tiga terminal A, B, dan C, masing-masing memiliki 30 lebih unit kereta gantung.

“Disini kereta gantung ada tiga terminal, diantaranya terminal A, B, dan C, masing-masing memiliki lebih dari 30 unit kereta gantung, dan semuanya beroperasi,” ujar Muhadi, menjaga pintu awal kereta gantung di terminal A.
Keong Mas adalah sebuah maskot dari TMII yang ternyata belum beroperasi untuk umum sejak pandemi, yang kini sudah mulai dibuka hanya diperuntukkan bagi rombongan, dan sedang dalam masa penyesuaian.

Melalu keterangan Halim yang bertugas sebagai Security, “Keong Mas saat ini beroperasi hanya untuk rombongan dan itu juga dibatasi, biasanya pengunjung mencapai 300 orang per tayang berdurasi sekitar 45 menit dengan pemutaran film dokumenter, didalamnya seolah-kita ada di dalam film tersebut yang merupakan 3 dimensi,” kata Security yang sudah bertugas sejak 2003 di TMII.
Halim juga menjelaskan bahwa Keong Mas ada ruang VIP yang sangat nyaman, Halim juga merekomendasikan kepada seluruh masyarakat Nusantara untuk mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah yang terletak di Jakarta Timur.
Penerbit: Redaksi Mediainvestigasi.Net











