Menu

Mode Gelap

Berita

Pemimpin Baru, Masalah Baru: Bupati Anisa Dinilai Tak Siap Jalankan Pemerintahan

badge-check


					oplus_0 Perbesar

oplus_0

Gambar Kantor Pemerintahan Kabupaten Dharmasraya (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Keputusan mengejutkan datang dari Bupati Dharmasraya, Anisa Suci Ramadani. Rapat asistensi Perubahan Anggaran 2025 yang sejatinya telah terjadwal resmi pada Kamis (21/08) antara Pemkab dan DPRD, mendadak dibatalkan sepihak melalui Penjabat Sekda, Jasman.

Pembatalan ini sontak memunculkan tanda tanya besar tentang arah kepemimpinan Anisa. Bukannya menunjukkan kinerja gesit di awal masa jabatannya, keputusan kontroversial ini justru memberi kesan bahwa bupati baru belum siap menjalankan roda pemerintahan.

Padahal, asistensi anggaran adalah langkah krusial untuk memastikan program pembangunan tahun 2025 berjalan. Tanpa adanya asistensi dan kesepakatan bersama, praktis seluruh kegiatan pemerintah daerah terancam tidak terealisasi. Akibatnya, masyarakat Dharmasraya yang menjadi pihak paling dirugikan.

Saat dikonfirmasi, Anggota DPRD Dharmasraya dari Fraksi Golkar, Henrianto, dengan tegas menyayangkan langkah sepihak bupati tersebut.

“Sikap ini tentu sangat kita sayangkan. Semua mekanisme dan hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, terutama terkait pembentukan Perda dan penganggaran. DPRD hanya menjalankan aturan. Kalau asistensi dibatalkan begitu saja, dampaknya jelas merugikan masyarakat,” tegas Henrianto.

Keputusan Anisa membatalkan rapat ini menjadi sorotan tajam publik. Seorang pemimpin baru seharusnya tampil dengan solusi, ketegasan, dan kemampuan mengelola pemerintahan. Namun, langkah Anisa justru dinilai melemahkan kepercayaan publik sejak awal periode kepemimpinannya.

Kini publik bertanya-tanya: apakah Dharmasraya akan menghadapi tahun 2025 tanpa arah pembangunan jelas akibat sikap plin-plan bupatinya? Jika iya, maka keputusan ini bisa tercatat sebagai “luka awal” kepemimpinan Anisa Suci Ramadani di Dharmasraya.

Dan satu hal pasti: masyarakat tidak akan lupa. Janji kampanye yang pernah digaungkan Anisa akan ditagih. Jika roda pembangunan tahun 2025 tersendat hanya karena keputusan politik yang tak bijak, maka harga politik yang harus dibayar oleh bupati muda ini akan sangat mahal.

Sampai berita ini diturunkan, media ini masih terus menghubungi Anisa Suci Ramadani melalui nomor WhatsApp pribadinya terkait pembatalan rapat asisten tersebut.

 

Editor: Yanti 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terlibat Cekcok, Pria di Gunung Sarik Padang Tewas Ditusuk Kerabat Sendiri

29 April 2026 - 11:49 WIB

Melalui Konfrensi Pers Ketua Panitia Hardiknas, Dikbud 2026 Jawab Soal Isu Tudingan Kepala Dinas Atas Pungli Terhadap Laporan Oknum Kepala Sekolah

29 April 2026 - 11:22 WIB

Menyamar Jadi Pria di TikTok, Wanita asal Nganjuk Nekat Larikan Gadis Remaja Tapteng ke Lampung”

29 April 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita