Pemerintah Kerajaan Maroko Tegaskan Keamanan Teluk adalah Harga Mati bagi Maroko

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kerajaan Maroko Tegaskan Keamanan Teluk adalah Harga Mati bagi Maroko

Rabat, Maroko –Mediainvestigasi.net– Di tengah eskalasi ketegangan yang melanda kawasan Timur Tengah, Istana Kerajaan Maroko merilis pernyataan diplomatik yang sangat krusial pada Sabtu, 28 Februari 2026. Yang Mulia Raja Mohammed VI melakukan serangkaian panggilan telepon strategis kepada para pemimpin negara Teluk Arabia untuk menyatakan dukungan tanpa syarat terhadap kedaulatan dan keamanan wilayah mereka.

Dalam komunikasi tersebut, Raja Mohammed VI menghubungi Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, Raja Bahrain Hamad Bin Isa Al Khalifa, Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, serta Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani. Langkah ini menegaskan posisi Maroko sebagai sekutu setia yang berdiri di garis depan membela kedaulatan negara-negara bersaudara tersebut.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan resmi dari Kantor Kerajaan menekankan bahwa kedaulatan negara-negara Teluk adalah “garis merah” yang tidak boleh dilanggar. Raja Mohammed VI menyatakan kecaman keras atas segala bentuk agresi yang menargetkan keamanan wilayah Teluk Arab.

“Keamanan dan stabilitas negara-negara Teluk Arabia merupakan bagian integral dari keamanan dan stabilitas Kerajaan Maroko,” demikian kutipan pernyataan tersebut. Hubungan ini bukan sekadar kemitraan politik, melainkan ikatan persaudaraan sejarah yang mendalam. Maroko menegaskan kesiapannya untuk membantu segala tindakan sah yang diambil negara-negara tersebut demi menjaga kedamaian warga negaranya.

Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisma), Wilson Lalengke, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap diplomasi aktif yang dilakukan oleh Raja Maroko, YM. King Mohammed VI. Sebagai pimpinan organisasi yang menjembatani hubungan masyarakat Indonesia dengan Maroko, Wilson Lalengke menilai langkah ini sebagai manifestasi kepemimpinan yang berintegritas.

Baca Juga :  Minta Pengak Hukum Tangkap Oknum Satpol PP Kecamatan Cigombong Ade Budiwan, Tak Punyai Etika Halangi Wartawan Meliput Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil 3

“Keputusan YM King Mohammed VI untuk berdiri tegak bersama saudara-saudaranya di Teluk adalah bukti nyata dari diplomasi yang jujur dan berwibawa. Di dunia yang penuh ketidakpastian ini, loyalitas terhadap kedaulatan adalah komoditas yang langka. Maroko menunjukkan bahwa komitmen mereka terhadap stabilitas kawasan bukan sekadar retorika, melainkan tindakan nyata,” ujar Wilson Lalengke, Senin, 02 Maret 2026, dari Jakarta.

Aktivis HAM internasional Indonesia itu menambahkan bahwa prinsip solidaritas Maroko ini sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang universal. “Persisma sangat mendukung posisi Maroko. Ketika keamanan sebuah bangsa diancam, dunia harus bersuara. Raja Maroko, YM King Mohammed VI memberikan teladan bahwa kedamaian hanya bisa dicapai jika kita saling menjaga satu sama lain dengan kejujuran hati,” tegasnya.

Langkah diplomatik Maroko ini mengirimkan sinyal kuat kepada komunitas internasional bahwa stabilitas di kawasan Arab adalah prioritas utama. Dengan menyatukan kekuatan bersama Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Bahrain, Maroko memperkuat benteng pertahanan kolektif melawan ancaman eskalasi dan kekacauan regional. Solidaritas ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perdamaian abadi yang dicita-citakan oleh masyarakat di seluruh kawasan. (PERSISMA/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”
Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima
SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026
Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan
Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65
Masyarakat Pulau Taliabu Pertanyakan Langkah Bupati Sashabila Widya L. Mus Cabut Status Daerah 3T Sementara Masih Bayak Program Pembagunan Jalan Amburadul
Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima

Sabtu, 19 September 2026 - 19:48 WIB

SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 13:56 WIB

Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:58 WIB

Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65

Berita Terbaru