BeritaDaerahHukum

Pembongkaran Lapak, Pedagang Pasar di Pulau Taliabu Salah Satu Pedagang Pemilik Tapak Kejar Satpol-PP Pakai Parang

1664
×

Pembongkaran Lapak, Pedagang Pasar di Pulau Taliabu Salah Satu Pedagang Pemilik Tapak Kejar Satpol-PP Pakai Parang

Sebarkan artikel ini

 

Taliabu Maluku Utara, Mediainvestigasi.Net–Penertipan pasar Tradisional yang laksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara para Pedagang pasar menolak kebijakan pemerintah.

Dimana para pedagang pasar Tradisional melakukan penolakan pada Pemerintah untuk mengatur lantaran tempat penjualan yang telah lama ditempati.

Sejumlah pedagang pasar kemudian marah-marah saat didatangi petugas satpol-pp.

Namun lantaran Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) dengan jumlah yang banyak sontak merombak lapak sejumlah meja jualan pun ikut bongkar dan lansung diangkut ke mobil patroli membuat para pedagang pasar Tradisional Kota Bobong merontak

Berdasarkan hasil Pantauan Media Investigasi.net di lapangan, sejumlah pedagang pasar yang didominasi ibu-ibu pun mengamuk hingga terlibat adu mulut lantaran lapaknya di bongkar paksa oleh sejumlah Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) Kabupaten Pulau Taliabu.

Kejadian tersebut tidak sedikit barang dagangan mereka seperti rempah-rempah dan sayuran dibuang ke arah petugas.

Hinggah keadaan pasar sekira pukul 17.40 WIT Selasa 17 Januari 2023 semakin tidak kondusif.

Seorang pria yang juga menjual kelapa parut dari dalam pasar mengejar petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) Kabupaten Pulau Taliabu.
pakai parang.

Hinggah Para petugas kemudian berlarian melindungi diri.

Berselang waktu, Kepala Dinas Perindagkop Taliabu, Haruna Masuku mendatangi lokasi.

Haruna memberikan arahan kepada para pedagang agar dapat kooperatif dengan kebijakan ini.

“Kami mau bikin supaya pasar lebih bagus lagi,” kata Haruna ke pedagang.

Selain itu, Kasatpol-pp Taliabu, La Wani juga ikut menenangkan suasana yang memanas itu.

Alhasil, sekira pukul 18.30 WIT, petugas satpol-pp meningggalkan lokasi pasar tersebut.

Sementara para pedagang tetap berada dilapak untuk memperbaiki jualan mereka yang berantakan.

(Ketua Investigasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).