BeritaDaerah

Dalam Rangka Penataan Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu Pedagang Warung Makan Terpaksa Di Pindahkan

481
×

Dalam Rangka Penataan Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu Pedagang Warung Makan Terpaksa Di Pindahkan

Sebarkan artikel ini

 

Taliabu Maluku Utara, Mediainvestigasi.Net–Sejumlah Pedagang warung makan di areal pantai Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindakop bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP) minta agar pindah tempat.

Dimana sejumlah pedagang yang dimaksud berlokasi di depan Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Taliabu.

Adapun rencana relokasi lapak pedagang ini akan berlangsung paling lambat hari Minggu 22 Januari 2023.

Kepada sejumlah awak media Online Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Taliabu, Haruna Masuku menyampaikan ini saat rapat menurutnya pemindahan lapak sejumlah pedagang di arela pantai Bobong Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu itu guna mendukung program pembangunan di Taliabu.

Karena lokasi yang digunakan para pedagang saat ini masuk dalam rencana penataan kota.

“Lokasi tersebut untuk persiapan pembangunan landmark dan relokasi tempat jualan di BRI,” kata Haruna, Selasa 17 Januari 2023.

Haruna juga menjelaskan, pihaknya hanya melakukan sosialisasi kepada pedagang agar kooperatif.

Pemerintah Daerah sendiri telah menyiapkan Foodcourt untuk lapak para pedagang di area pasar tradisional.

“Batas yang di berikan pada para pedagan hari Minggu semua selesai,” ujarnya.

Anggota satpol-pp akan melakukan pembongkaran paksa lapak pedagang jika tidak mengindahkan perintah ini.

Kebijakan Pemda itu mendapat keluhan dari daeng, salah satu dari sekian pedagang makanan.

Daeng mengaku sudah tidak mendapatkan lapak di lokasi Foodcourt yang baru.

“Bagaimana ini, kami kesana tapi tempatnya sudah direbut pedagang yang lain,” cetus daeng.

Daeng berharap agar Pemda Taliabu mampu mengatur penempatan para pedagang secara rapih.

“Karena kondisinya mendesak, jadi kami minta agar pemerintah atur baik-baik,” pungkasnya, tutupnya.

(Ketua Investigasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).