Berita

BI Apresiasi Upaya Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah di Padang Pariaman

40
×

BI Apresiasi Upaya Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah di Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini

BI Apresiasi Upaya Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Daerah di Padang Pariaman

Parit Malintang,— Mediainvestigasi net.- Upaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mengendalikan inflasi daerah dan mempercepat digitalisasi pelayanan pemerintahan mendapat apresiasi dari Bank Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan Direktur Bank Indonesia melalui Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Andy Satyo Biwado, pada kegiatan Launching High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Padang Pariaman yang digelar di Hall IKK Parit Malintang, Rabu (1/7/2026).

Dalam sambutannya, Andy Satyo Biwado memuji berbagai langkah yang dilakukan Bupati Padang Pariaman melalui TPID dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah. Menurutnya, sejumlah program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah yang mendapat perhatian adalah penguatan ketahanan pangan daerah melalui peningkatan produksi sektor pertanian, hortikultura, dan peternakan. Upaya tersebut dinilai mampu menjaga ketersediaan pasokan pangan lokal serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari daerah lain.

Selain itu, Gerakan Menanam dan Pemanfaatan Pekarangan yang melibatkan kelompok tani, TP PKK, dan masyarakat juga dinilai menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pengendalian inflasi. Melalui pemanfaatan lahan pekarangan, masyarakat didorong untuk menanam cabai, sayuran, dan berbagai komoditas pangan lainnya guna memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga stabilitas harga.

“Langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam pengendalian inflasi patut diapresiasi karena melibatkan seluruh unsur masyarakat dan berorientasi pada penguatan ketahanan pangan daerah,” ungkap Andy.

Tidak hanya pada aspek pengendalian inflasi, Bank Indonesia juga memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mendorong digitalisasi dan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Menurut Andy, percepatan digitalisasi akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat transparansi pengelolaan keuangan, serta meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.

“Digitalisasi dan elektronifikasi transaksi daerah akan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik, meningkatkan transparansi, serta mendukung optimalisasi pendapatan daerah,” ujarnya.

Kegiatan Launching High Level Meeting TPID dan TP2DD tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mendorong transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Asisten Direktur Senior OJK Sumatera Barat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat Andy Satyo Biwado, direksi Bank Nagari beserta jajaran, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Padang Pariaman, kepala instansi vertikal, para narasumber, wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman, serta tamu undangan lainnya.

Melalui pelaksanaan High Level Meeting TPID dan TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap pengendalian inflasi dapat semakin efektif, ketahanan pangan masyarakat semakin kuat, serta percepatan digitalisasi mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.(***)