Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Kemendagri Perkuat Gerakan Indonesia ASRI dan Pengelolaan Sampah

- Penulis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Gerakan Indonesia ASRI dan Edukasi Pengelolaan Persampahan. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

Kegiatan Gerakan Indonesia ASRI dan Edukasi Pengelolaan Persampahan. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

MEDIAINVESTIGASI.NET  – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) terus mendorong implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) atas instruksi Presiden Republik Indonesia.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Indonesia ASRI dan Edukasi Pengelolaan Persampahan yang digelar di Kantor Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).

Gerakan Indonesia ASRI merupakan gerakan yang dicanangkan Presiden RI dan didorong pelaksanaannya oleh Mendagri sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut sekaligus dirangkaikan dengan kick off Program Local Service Delivery Project (LSDP).

Kegiatan dibuka Sekretaris Jenderal Kemendagri dan dihadiri Direktur Jenderal Bina Bangda, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, perwakilan komponen Kemendagri, 30 pemerintah daerah penerima Program LSDP, penggiat lingkungan, serta pelajar dari wilayah Jakarta Selatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan korvey bersih lingkungan di sepanjang Jalan Raya Kalibata, mulai dari sekitar Stasiun KRL Duren Kalibata hingga kawasan depan TMP Kalibata serta lingkungan Kantor Ditjen Bina Bangda.

“Kegiatan ini melibatkan lebih dari 300 peserta sebagai bentuk aksi nyata Gerakan Indonesia ASRI sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud.

Selain aksi bersih lingkungan, kegiatan juga diisi talkshow Gerakan Bersih dan Pengelolaan Sampah yang diikuti pemerintah daerah dan pegawai lingkup Kemendagri.

Talkshow menghadirkan pembelajaran dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengenai teknologi pengelolaan sampah komunal serta pengalaman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengelolaan sampah berkapasitas besar.

Baca Juga :  Perkuat Tata Kelola Riset Daerah, BRIN dan Kemendagri Kembangkan Hub Inovasi

Untuk memperluas wawasan pemerintah daerah, digelar pula Pameran Inovasi Teknologi Persampahan yang menghadirkan 18 booth.

Pameran tersebut menampilkan inovasi dari 10 daerah berupa teknologi, aplikasi, dan produk ekonomi sirkular hasil pengelolaan sampah, di antaranya Gerakan Mama Lisa dari Kabupaten Lumajang, inovasi pirolisis Kota Malang, aplikasi PATAGALI Kota Palu, aplikasi Eco Sort Kota Batu, hingga produk pupuk kompos Kabupaten Purworejo.

Pameran juga melibatkan sejumlah penyedia teknologi dan brand pengelolaan sampah, antara lain Lamacca Waste Energy, UBL, SDLG, SHANTUI, HYUNDAI, DONGFENG, dan TATA. Kehadiran berbagai inovasi tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus referensi bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Kemendagri melaksanakan kick off dan rapat teknis Program LSDP bersama 30 pemerintah daerah penerima hibah.

Sebanyak 157 perwakilan pemerintah daerah mengikuti kegiatan tersebut untuk memperoleh pemahaman mengenai tugas pemerintah daerah dan aspek teknis perbaikan tata kelola persampahan dengan kapasitas 100–150 ton per hari secara menyeluruh dari hulu hingga hilir selama lima tahun.

Kick off tersebut juga menjadi momentum penyampaian Overall Work Plan (OWP), mekanisme Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), indikator kinerja, serta jadwal kunjungan lapangan sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan program.

Program LSDP sendiri merupakan program yang melibatkan 30 daerah terpilih setelah melalui proses penapisan dari 514 pemerintah daerah.

Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menyediakan layanan dasar, khususnya melalui pembenahan tata kelola persampahan yang terintegrasi.

Komitmen membangun kesadaran lingkungan juga ditanamkan sejak usia dini melalui edukasi pengelolaan sampah dan kepedulian lingkungan bagi siswa TK Pertiwi 06 dan SDN Rajawati 01 Pagi.

Baca Juga :  Kemendagri Dorong Optimalisasi Penerapan dan Pelaporan SPM Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026

Edukasi dikemas secara kreatif melalui kegiatan mewarnai, pembacaan puisi, stand up comedy, dan mendongeng untuk menanamkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya sejak dini.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Restuardy menegaskan bahwa tindak lanjut arahan Mendagri terhadap instruksi Presiden tidak hanya dilakukan melalui kebijakan dan koordinasi, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata bersama masyarakat serta penguatan kapasitas pemerintah daerah.

“Gerakan Indonesia ASRI diharapkan dapat terus berkembang sebagai gerakan bersama yang mendorong terciptanya lingkungan bersih sekaligus memperkuat tata kelola persampahan yang berkelanjutan di daerah,” pungkas Restuardy.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah
PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL
Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir
Kemendagri Matangkan Perubahan Permendagri 86/2017
Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Kemendagri Perkuat Layanan Sampah
Ditjen Bina Bangda Salurkan 150 Set Tempat Sampah untuk Mendukung Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung
Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah
Kemendagri Ingatkan ASN: Jangan Terjebak Pola Kerja Rutin di Era AI
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Komisi II DPR RI-Kemendagri Perkuat Sertifikasi Gratis dan Tata Kelola Sampah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

PT. Taliabu Rimba Raya Mengelar Rapat Degan Pihak Kementrian DLH Dan Sejumlah Tokoh Pulau Taliabu Melalui Zoom Meting Berkaitan Kelengkapan izin Dokumen Andal dan RKL-RPL

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Kemendagri Siapkan Platform Data Terintegrasi untuk Perkuat Penanganan Banjir

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Kemendagri Matangkan Perubahan Permendagri 86/2017

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:02 WIB

Bukan Sekadar Wacana, Ini Bukti Nyata Kemendagri Perkuat Layanan Sampah

Berita Terbaru