Padang Pariaman Sumbar Tetapkan Tanggap Darurat: Banjir dan Longsor Meluas, Ribuan Warga Perlu Bantuan Cepat

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar mengevakuasi korban banjir di Kecamatan Ulakan Tapakis. Antara/Tangkapan layar

Anggota BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar mengevakuasi korban banjir di Kecamatan Ulakan Tapakis. Antara/Tangkapan layar

Padang Pariaman, Mediainvestigasi.net – Cuaca ekstrem yang terus mengguyur wilayah Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Jumat (21/11), membuat pemerintah daerah akhirnya menetapkan status tanggap darurat bencana.

Hujan deras nonstop memicu banjir, longsor, hingga pohon tumbang di banyak titik—dan situasinya masih berkembang.

“Semua personel harus bergerak cepat, fokus pada keselamatan warga,” tegas Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Senin di Parik Malintang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir, Longsor, dan Cuaca yang Tak Juga Membaik

Sejak Sabtu (22/11), sejumlah nagari dilaporkan terendam banjir, beberapa kawasan tertutup material longsor, dan pepohonan tumbang menghalangi akses jalan.

BMKG bahkan memperkirakan cuaca ekstrem masih akan bertahan hingga 27 November, yang berarti risiko bencana susulan masih sangat mungkin terjadi.

Pemerintah daerah tidak mau menunggu kondisi memburuk. Langsung diturunkan:

  • BPBD
  • Satpol PP dan Damkar
  • ASN dari berbagai instansi
  • Relawan lokal

Tujuannya satu: pastikan warga aman dan kebutuhan darurat terpenuhi.

Ratusan Warga Dievakuasi, 8 Dapur Umum Diaktifkan

Sejauh ini, ratusan warga telah dievakuasi dari rumah-rumah yang terendam. Untuk memastikan pasokan makanan tidak terganggu, Pemkab sudah menyiapkan delapan dapur umum.

“Hari ini, pemerintah menyiapkan 2.000 paket makanan siap saji untuk didistribusikan ke seluruh titik bencana,” kata John.

Dengan akses jalan yang sebagian terputus dan beberapa kampung sempat terisolasi, bantuan makanan menjadi kebutuhan paling mendesak.

Pemkab Minta Bantuan Pusat: “Ini Sungai Kewenangan Nasional”

Salah satu faktor utama banjir di Padang Pariaman adalah meluapnya sungai yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, tepatnya Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V.

Menurut Pemkab, pihaknya sudah melakukan gotong royong besar untuk membersihkan aliran sungai seperti Batang Ulakan beberapa bulan lalu.

Baca Juga :  Polres Inhil Bagikan 720 Bungkus Daging Kurban Kepada Masyarakat

Tapi—karena debit air dari hulu besar dan kondisi sungai belum tertangani optimal—banjir kembali terjadi.

Karena itu, Pemkab Padang Pariaman meminta intervensi langsung dari pemerintah pusat untuk penanganan jangka panjang.

Belasan Titik Terdampak dan Aktivitas Warga Lumpuh

Sekda Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis menyebutkan, ada belasan lokasi yang mengalami dampak bencana, baik banjir, longsor, maupun pohon tumbang.

Ini pun baru data sementara, karena petugas masih terus memutakhirkan informasi di lapangan.

Meski tak ada korban jiwa, aktivitas warga jelas lumpuh. Beberapa wilayah sempat terisolasi, meski kini sebagian sudah berhasil dievakuasi.

Pemerintah Fokus pada Dua Hal: Evakuasi dan Perbaikan Jangka Panjang

Selain penanganan darurat, Pemkab berupaya keras agar bencana tahunan ini tidak terus berulang. Koordinasi dengan pemerintah pusat akan difokuskan pada:

Normalisasi dan penanganan sungai
Penguatan infrastruktur pengendali banjir
Perbaikan akses jalan rusak
Penanganan kawasan rawan longsor

(***)Rully Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Inhil Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Ekstasi Hasil Pengungkapan 5 Kasus
Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan
Tangis di Rumah Duka Pilubang, Bupati JKA Hadir Menguatkan Keluarga Korban, Ingatkan Orang Tua Awasi Anak
Lewat Tengah Malam,Tim Satria Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Hiburan Organ Tunggal
Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak
Kadis PMD Inhil Hadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan TMMD dan Karya Bhakti TNI
Inhil Merdeka Run 2026 Diikuti Ratusan Pelari, Semangatkan Gaya Hidup Sehat
Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Ketahanan Pangan di Desa Tanjung Melayu
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Polres Inhil Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ribuan Ekstasi Hasil Pengungkapan 5 Kasus

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Baik, Polda Riau: Penanganan Karhutla Tetap Berjalan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Tangis di Rumah Duka Pilubang, Bupati JKA Hadir Menguatkan Keluarga Korban, Ingatkan Orang Tua Awasi Anak

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Lewat Tengah Malam,Tim Satria Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Hiburan Organ Tunggal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jelang HUT ke-78, Polwan Polda Riau Berjibaku Lawan Karhutla hingga Dampingi Warga Terdampak

Berita Terbaru