Menu

Mode Gelap

Peristiwa

Longsor Talamau, Pasaman Barat Sumbar: Tujuh Warga Tertimbun, Satu Selamat – Evakuasi Masih Berlangsung

badge-check


					Longsor Talamau, Pasaman Barat Sumbar: Tujuh Warga Tertimbun, Satu Selamat – Evakuasi Masih Berlangsung Perbesar

Pasaman Barat, Mediainvestigasi.net — Bencana longsor kembali menghantam wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).

Kejadian ini terjadi di Talamau Batang Tinggam, Jorong Harapan, Nagari Sinuruik, dan mengakibatkan delapan warga tertimbun, di mana satu orang berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Informasi ini disampaikan oleh Afrizal, SE, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Jumat (28/11/2025).

Hujan Deras Picu Bukit Runtuh

 

Menurut Afrizal, longsor terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras yang membuat struktur tanah di perbukitan menjadi labil.

Kondisi tanah yang basah dan jenuh membuat bukit tidak mampu lagi menahan tekanan air, hingga akhirnya runtuh dan menyeret material besar ke pemukiman warga.

Tak hanya menimbun warga, longsoran juga menutup aliran Sungai Batang Tinggam sehingga membendung air dan membentuk danau dadakan.

Dua rumah warga dilaporkan rusak tertimpa material longsor akibat penyumbatan aliran tersebut.

Evakuasi Terkendala Akses Terputus

Proses evakuasi langsung dilakukan sesaat setelah kejadian.

Tim SAR, BPBD, aparat nagari, hingga warga sekitar turun tangan melakukan pencarian meski kondisi medan sangat berat.

Akses menuju lokasi sempat terputus total karena jalan tertutup material longsor.

Meski begitu, tim gabungan tetap berupaya masuk melalui jalur alternatif dan menerobos puing-puing untuk mencapai titik pencarian.

Alat berat pun sudah dikerahkan pemerintah daerah untuk mempercepat pembukaan akses serta membantu menggali material longsor yang diperkirakan masih menimbun korban lainnya.

Warga Diminta Tetap Waspada

Melihat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir dan meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi, pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat lereng bukit, bantaran sungai, dan kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika kondisi dianggap tidak aman.

Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan penanganan korban, pemulihan akses, hingga distribusi bantuan bagi warga yang terdampak bencana ini.(***) Rully Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Ringsek Parah

28 April 2026 - 00:13 WIB

Mayor Laut (H) Ahmad Fauzi Angkat Bicara Soal Kasus Proyektil Rekoset

3 April 2026 - 14:26 WIB

Warga Sikabau Geger, Pria Muda Ditemukan Gantung Diri di Kebun Karet

3 April 2026 - 10:54 WIB

Trending di Peristiwa