Longsor Talamau, Pasaman Barat Sumbar: Tujuh Warga Tertimbun, Satu Selamat – Evakuasi Masih Berlangsung

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, Mediainvestigasi.net — Bencana longsor kembali menghantam wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).

Kejadian ini terjadi di Talamau Batang Tinggam, Jorong Harapan, Nagari Sinuruik, dan mengakibatkan delapan warga tertimbun, di mana satu orang berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Informasi ini disampaikan oleh Afrizal, SE, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat, Jumat (28/11/2025).

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hujan Deras Picu Bukit Runtuh

 

Menurut Afrizal, longsor terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan deras yang membuat struktur tanah di perbukitan menjadi labil.

Kondisi tanah yang basah dan jenuh membuat bukit tidak mampu lagi menahan tekanan air, hingga akhirnya runtuh dan menyeret material besar ke pemukiman warga.

Tak hanya menimbun warga, longsoran juga menutup aliran Sungai Batang Tinggam sehingga membendung air dan membentuk danau dadakan.

Dua rumah warga dilaporkan rusak tertimpa material longsor akibat penyumbatan aliran tersebut.

Evakuasi Terkendala Akses Terputus

Proses evakuasi langsung dilakukan sesaat setelah kejadian.

Tim SAR, BPBD, aparat nagari, hingga warga sekitar turun tangan melakukan pencarian meski kondisi medan sangat berat.

Akses menuju lokasi sempat terputus total karena jalan tertutup material longsor.

Meski begitu, tim gabungan tetap berupaya masuk melalui jalur alternatif dan menerobos puing-puing untuk mencapai titik pencarian.

Alat berat pun sudah dikerahkan pemerintah daerah untuk mempercepat pembukaan akses serta membantu menggali material longsor yang diperkirakan masih menimbun korban lainnya.

Warga Diminta Tetap Waspada

Melihat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir dan meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi, pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat lereng bukit, bantaran sungai, dan kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika kondisi dianggap tidak aman.

Baca Juga :  Baitul Mal Aceh Pastikan Isu Bantuan Ramadan 2026 di Aceh Timur Hoaks, Warga Diminta Jangan Tertipu

Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan penanganan korban, pemulihan akses, hingga distribusi bantuan bagi warga yang terdampak bencana ini.(***) Rully Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang
Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan
Antrean BBM Mengular di SPBU, Polres Soppeng Perkuat Patroli dan Pengamanan
TANGGAPI KABUT ASAP, POLSEK PALEMBAYAN DAN SAKA BHAYANGKARA BAGIKAN MASKER GRATIS KEPADA WARGA
Gubernur Jabar Dituding Framing Profesi Wartawan, FWJ: Jangan Generalisasi dan Menghakimi
Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Digeledah, Polisi Dalami Dugaan Mafia Tanah PTSL 2019
Pondok Pesantren Alaimatul Arbaah Tak Boleh Jadi Korban Konflik, Pendidikan Santri Harus Diselamatkan
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:58 WIB

Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang

Selasa, 15 September 2026 - 16:44 WIB

Warga Desa Lumut Maju Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 12 September 2026 - 17:23 WIB

Antrean BBM Mengular di SPBU, Polres Soppeng Perkuat Patroli dan Pengamanan

Sabtu, 12 September 2026 - 17:12 WIB

TANGGAPI KABUT ASAP, POLSEK PALEMBAYAN DAN SAKA BHAYANGKARA BAGIKAN MASKER GRATIS KEPADA WARGA

Sabtu, 12 September 2026 - 09:21 WIB

Gubernur Jabar Dituding Framing Profesi Wartawan, FWJ: Jangan Generalisasi dan Menghakimi

Berita Terbaru