Peristiwa

Korban Kebakaran Alan Keluhkan Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu Beri Bantuan Pilih Kasih 

987
×

Korban Kebakaran Alan Keluhkan Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu Beri Bantuan Pilih Kasih 

Sebarkan artikel ini

Korban Kebakaran Alan Keluhkan Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu Beri Bantuan Pilih Kasih 

 

Taliabu Maluku Utara, MediaInvestigasi.Net – Tragedi Kebakaran yang menghanguskan 2 (Dua) Rumah dan salah satu tempat foto Copy yang terjadi Dusun Selenga Kota Bobong Pulau Taliabu Terbakar, Diduga Korsleting Listrik PLN beberapa waktu yang lalu saat ini Pemerintah Daerah di keluhkan oleh salah satu korban Alan yang merasa bahwa bantuan tidak merata yang terkesan pilih kasih, ungkapnya.

 

Dimana Alan pemilik usaha tempat foto Copy mengeluhkan bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara lantaran bantuan untuk para korban kebakaran tersebut terkesan Pilih Kasih yang mana bantuan itu hanya tertuju pada satu orang saja sementara dirinya juga adalah korban kebakaran yang mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah, tuturnya.

 

Alan pemilik usaha tempat foto Copy yang menjadi salah satu korban kebakaran mengatakan bahwa seharusnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu harusnya memberikan bantuan pada para korban tidak harus tembang pilih karena di kejadian kebakaran itu saya sendiri juga adalah korban yang mengalami kerugian ratusan juta rupiah, tegasnya.

 

Bukan hanya, Saudara La Sunadin dan Saudara Anto, namun di kebakaran yang menimpah rumah dan tempat usaha tersebut kami taksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah jadi Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu khususnya Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu harus ada timbal rasa degan apa yang kami alami bukan malah memberi bantuan Pilih kasih yang lain di beri saya tidak sementara kebakaran itu kami sama-sama status korban

 

Alan juga berharap agar Pemerintah Daerah Khususnya Dinas Sosial Kabupaten Pulau Taliabu jika mau beri bantuan jagan hanya pada satu orang saja sementara korban lain di abaikan kiranya di perhatikan agar bantuan tidak terkesan tebang pilih kepada para korban, tutupnya.

 

(Ketua Investigasi Indinesia Nasional **** La Omy La Tua).