BREAKING NEWS || Kelapa-kampit, Mediainvestigasi.net – Beltim “Proyek drainase yang sedang berlangsung Sepanjang 350 meter terkesan seperti proyek siluman.
Proyek drainase tersebut berada di Jalan bahagia berbatas desa Pembaharuan dan desa Mayang kecamatan kelapa-kampit.
Menurut keterangan dari pekerja proyek yang di temui awak media, pengerjaan telah berjalan selama 10hari, namun tak terlihat papan proyek informasi pengunaan anggarannya, pada rabu 16/08/2023.
keterangan dari seorang pekerja, dia mengatakan pernah menanyakan papan proyek pada bos proyek (Hr) namun katanya belum ada, dia juga mengatakan (Hr) sedang ada diluar daerah.
Menyikapi informasi yang di himpun, ada dugaan bos proyek terkesan Lalai tak mengutamakan tranparasi informasi publik.
Ketidak’adaan papan proyek ini menimbulkan pertanyaan dan keraguan di kalangan masyarakat terkait penggunaan dana yang dialokasikan oleh pemerintah untuk proyek ini.
Iwan andriansyah Selaku dalam giat kontrol sosialnya mengatakan, “bentuk transparansi dan keterbukaan, pemasangan papan proyek di lokasi proyek dianggap sebagai langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan anggaran pemerintah.
adapun peraturan Kewajiban memasang plang papan nama tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh keuangan negara wajib memasang papan nama proyek tegasnya.
” Saya menegaskan kepada pihak terkait PUPR pemerintah daerah Beltim, agar lebih tegas dan menegur terhadap kontraktor yang tidak mematuhi kewajibannya dalam tranparasi informasi publik yang tertuang dalam Perpres itu. tutupnya.
(MI: Iws**)











