Foto Dokumentasi Istimewa : Sukri La Sanya ( Asisten 1 Setda Kabupaten Pulau Taliabu)
Taliabu Provinsi Maluku Utara, Media Investigasi.net, Asisten 1 Setda Kabupaten Pulau Taliabu, Sukri La Sanya, selaku Koordinator Posko Pendukung Kahutla Nggele- Onemay Kecamatan Taliabu Barat Laut , mengeluarkan pernyataan klarifikasi yang tegas terkait isu yang beredar di media sosial mengenai penyaluran bantuan pangan di sejumlah posko tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pulau Taliabu, ungkapnya.
Dimana Koordinator Posko Pendukung Kahutla Nggele- Onemay Kecamatan Taliabu Barat Laut Sukri La Sanya, menyatakan bahwa berkaitan degan Isu yang menyebar di salah satu grup facebook Taliabu Abdet yang menyebutkan bahwa warga yang ingin mendapatkan bantuan makanan di posko harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) terlebih dahulu dirinya menegaskan, informasi tersebut adalah murni fitnah yang tidak benar apalagi kondisi posko kami juga tiap hari melakukan pemantauan baik pendistribusian makanan ke warga maupun logistik dari para donasi yang masuk tiap hari.
“Saya tegaskan dengan tegas terkait Isu yang beredar di grup grup facebook Taliabu Abdet maupun di group WhatsApp bahwa warga harus menggunakan KTP untuk mengambil makanan di posko itu adalah fitnah murni dan tidak benar sama sekali,” ujar. Sukri La Sanya.
Hal ini berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan yang dilakukan oleh timnya di tiga lokasi posko, yaitu :
1). Posko Desa Salati
2). Posko Desa Nggele
3). Posko Desa Onemay
Fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya bantuan makanan disalurkan kepada masyarakat dengan pelayanan yang tulus dan ikhlas dari petugas posko, tanpa ada syarat apa pun, termasuk tidak mewajibkan penggunaan KTP.
Koordinator Posko Pendukung Kahutla Nggele- Onemay Kecamatan Taliabu Barat Laut Sukri La Sanya, juga meminta secara tegas kepada seluruh pihak jika ada pihak yang merasa tidak puas berkaitan dengan pelayanan pembagian makanan kepada warga, silakan datang langsung berkunjung ke posko untuk melihat kebenarannya sendiri.
Jangan menebarkan informasi yang bias, apalagi membuat fitnah yang tidak mendasar. Lihatlah fakta di lapangan sebelum berbicara,” tegasnya.
Koordinator Posko Pendukung Kahutla Nggele- Onemay Kecamatan Taliabu Barat Laut Sukri La Sanya, mengimbau untuk tidak mudah termakan berita yang belum terverifikasi.
“Mari kita jaga kebersamaan di masa sulit ini semua pihak harus saling mendukung, bukan justru menyebarkan informasi yang memecah belah apalagi sampai hari ini api belim semuanya padam, tambahnya.
Koordinator Posko Pendukung Kahutla Nggele- Onemay Kecamatan Taliabu Barat Laut Sukri La Sanya, juga mengatakan bahwa jika ada hal yang kurang jelas terkait penyaluran bantuan, masyarakat dihimbau untuk langsung berkonsultasi ke petugas di posko masing-masing guna mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya atau langsung menghubungi Camat Kecamatan Taliabu Barat Laut serta tiga Pj. Kepala Desa yakni Pj. Kepala Desa Salati, Onemay dan Nggele.
Menjawab soal isu mengenai penyaluran bantuan pangan di sejumlah posko tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pulau Taliabu bahwa ada yang mengambil makanan di Posko harus mengunakan KTP dan jika hal ini benar adanya saya selaku koordinator tidak akan memberi toleransi , tutupnya.
Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.
Penulis : La Omy La Tua
Editor : La Omy La Tua
Sumber Berita: Liputan Wartawan Media Investigasi.net






