MEDIAINVESTIGASI.NET – Kuasa hukum anak korban dugaan perundungan (bullying) di Alexandria Islamic School, Bekasi, Jawa Barat, Deden Faradilla Delana, S.H., mengungkapkan bahwa dugaan kekerasan terhadap siswa tersebut perlu ditelusuri secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya kejadian serupa yang pernah dialami siswa lain.
Selain menyoroti dugaan perundungan, Deden juga mengungkapkan sejumlah persoalan yang menurutnya perlu ditelusuri lebih jauh, termasuk dugaan kepentingan bisnis di balik pengelolaan Alexandria Islamic School.
Kasus yang melibatkan salah satu siswa kelas VII SMP tersebut terjadi pada Kamis (17/9/2026). Persoalan ini semakin menjadi perhatian setelah orang tua korban menyatakan menolak hasil rapat koordinasi pengambilan keputusan sejumlah pihak, sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan sebelumnya.
Kepada wartawan, Deden menyampaikan bahwa peristiwa yang dialami kliennya perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya kejadian serupa yang pernah dialami siswa lain. Namun, dugaan tersebut masih perlu ditelusuri dan dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Wartawan MJNEWS telah berupaya meminta keterangan lebih lanjut kepada pihak Alexandria Islamic School. Namun, pihak sekolah belum bersedia memberikan wawancara lebih jauh dan menyatakan masih menunggu proses hukum yang berjalan.
“Masalah ini sedang diproses kepolisian jadi kita juga nunggu informasi dari pihak kepolisian,” kata Pandu, perwakilan Alexandria Islamic School, Sabtu (10/10/2026).
Selain menyoroti dugaan perundungan, Deden juga mengungkapkan adanya dugaan orkestrasi bisnis yang berkaitan dengan pengelolaan Alexandria Islamic School. Pernyataan tersebut menjadi salah satu hal yang menurutnya perlu ditelusuri lebih lanjut. Meski demikian, dugaan itu memerlukan pendalaman dan verifikasi agar tidak menimbulkan kesimpulan sebelum fakta-fakta terungkap.
Hingga berita ini disusun, pihak Alexandria Islamic School belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut. Pihak sekolah menyatakan menunggu informasi dari kepolisian dan tetap berpandangan bahwa peristiwa tersebut merupakan cekcok antarsiswa.
Perbedaan pandangan antara pihak keluarga korban dan pihak sekolah membuat penanganan kasus ini perlu dilakukan secara objektif. Pemeriksaan diharapkan dapat mengungkap kronologi kejadian, pihak-pihak yang terlibat, serta memastikan apakah terdapat unsur perundungan atau bentuk kekerasan lainnya.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan siswa di lingkungan pendidikan. Dugaan perundungan maupun kekerasan antarsiswa harus ditangani secara serius dengan mengutamakan keselamatan, pemulihan, dan masa depan anak.
Perwakilan MJNEWS Jabodetabek adalah Wakil Pimpinan Umum MEDIA INVESTIGASI yang mengkonfirmasi, memantau perkembangan kasus ini serta membuka ruang bagi Alexandria Islamic School maupun pihak terkait lainnya untuk menyampaikan klarifikasi.







Hi, UFABet đang là cổng game ổn định với tốc độ
ổn định. Trò chơi đa dạng từ nổ hũ, khuyến mãi hấp dẫn. Tôi thấy rất ổn, ai đang tìm nhà cái thì vào
trải nghiệm nhé! Link chính thức:https://1ufabet.run/