POLRI DITANTANG BUKA FAKTA! Nelayan Surade Mengaku Dibawa Paksa, Rp35 Juta Diserahkan — Siapa yang Bertanggung Jawab?

Dugaan Penculikan dan Pemerasan di Sukabumi Jadi Sorotan, Polda Jabar dan Polres Sukabumi Didesak Menelusuri Fakta

- Penulis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI — MediaInvestigasi.net —

 

Dugaan peristiwa yang dialami seorang nelayan di Surade, Kabupaten Sukabumi, menjadi persoalan serius yang menuntut kejelasan dari aparat penegak hukum.

Adrom (40), warga Desa Sukatani, mengaku dibawa sejumlah orang menggunakan mobil bernomor polisi Jakarta pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Menurut keterangan kuasa hukumnya, Suta Widhya, S.H., korban dibawa ke sebuah penginapan di wilayah Jampang dan diduga mendapat tekanan untuk menyerahkan uang.

 

Keluarga korban disebut akhirnya mengumpulkan Rp35 juta, yang menurut kuasa hukum berasal dari tabungan dan pinjaman. Korban kemudian dikabarkan dilepaskan di wilayah Kota Sukabumi.

Kuasa hukum menyebut orang-orang yang membawa Adrom tidak menunjukkan surat tugas maupun identitas ketika diminta. Identitas dan status mereka masih harus dipastikan melalui penyelidikan resmi.

 

STATEMEN KUASA HUKUM: MINTA PENANGANAN SERIUS

Kuasa hukum korban, Suta Widhya, S.H., menilai keterangan kliennya perlu ditindaklanjuti melalui proses hukum yang transparan. Ia meminta aparat mengungkap siapa pihak yang membawa korban, apa dasar tindakannya, serta bagaimana proses penyerahan uang Rp35 juta tersebut terjadi.

  • “Kami meminta aparat penegak hukum menelusuri peristiwa ini secara menyeluruh. Identitas orang-orang yang membawa klien kami, dasar tindakan mereka, lokasi yang didatangi, serta penyerahan uang Rp35 juta harus diperiksa berdasarkan bukti. Jangan sampai persoalan serius seperti ini dibiarkan tanpa kejelasan hukum.”

Catatan redaksi: Kutipan di atas merupakan rumusan editorial berdasarkan keterangan dalam rilis yang diberikan dan perlu mendapat persetujuan langsung dari Suta Widhya, S.H. sebelum dipublikasikan sebagai kutipan verbatim.

 

DESAKAN KEPADA POLDA JABAR DAN POLRES SUKABUMI

Pihak advokasi mendesak Polda Jawa Barat, Polres Sukabumi, dan Propam untuk menelusuri kronologi kejadian, identitas pihak yang terlibat, kendaraan yang digunakan, lokasi penginapan, serta aliran uang yang disebut diserahkan keluarga korban.

Baca Juga :  Kapolda Rudi Setiawan dan Gubernur Dedi Mulyadi Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Menghibur Masyarakat Jawa Barat

 

Sejumlah pertanyaan mendasar perlu dijawab: siapa yang membawa Adrom, apa dasar tindakan tersebut, untuk apa uang Rp35 juta diserahkan, dan apakah terdapat pihak lain yang perlu dimintai keterangan?

 

Jika bukti menunjukkan adanya tindak pidana, penanganan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Publik membutuhkan kejelasan, bukan spekulasi. Transparansi penyelidikan penting untuk memastikan fakta terungkap dan hak semua pihak tetap terlindungi.

Hingga berita ini disusun, keterangan mengenai peristiwa tersebut masih memerlukan verifikasi independen serta konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. Asas praduga tak bersalah tetap harus dihormati.

MediaInvestigasi.net membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait.

 

 

 

 

 

 

Am @ 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kobaran Api Kembali Meluas di Air Nipa, Tim Gabungan dan Warga Bertempur Lawan Si Jago Merah
Tim Gabungan Tiba Di Posko Pendukung Tanggap Darurat Langsung Turun ke Lapangan Percepat Penanganan Karhutla Di Taliabu Barat Laut
Hari Kedua, Asisten 1 Setda Pulau Taliabu Pimpin Apel Gabungan di Posko Darurat TBL Perkuat Sinergi Lintas OPD, TNI dan Polri Percepat Penanganan Karhutla
HAK JAWAB KELUARGA D. Jangan Berhenti pada D. Bongkar Aliran Rp500 Juta dan Telusuri Dugaan Transaksi Proyek Pemkab Inhil
SUARA RAKYAT BERGEMA: RIBUAN WARGA AKAN SAMPAIKAN ASPIRASI KE DPR RI, MINTA PENGEMBALIAN KEUTUHAN DEMOKRASI
Tega, Seorang Ayah di Pinangsori Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil
Asisten 1 Setda Pulau Taliabu Pimpin Apel Gabungan di Posko Darurat Taliabu Barat Laut, Konsolidasikan Sinergi Lintas OPD Penanganan Karhutla
Kontingen Hapkido Padang Pariaman Dilepas ke Porprov XVI, Lampaui Optimis Targetkan Medali
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:06 WIB

POLRI DITANTANG BUKA FAKTA! Nelayan Surade Mengaku Dibawa Paksa, Rp35 Juta Diserahkan — Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Kobaran Api Kembali Meluas di Air Nipa, Tim Gabungan dan Warga Bertempur Lawan Si Jago Merah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Tim Gabungan Tiba Di Posko Pendukung Tanggap Darurat Langsung Turun ke Lapangan Percepat Penanganan Karhutla Di Taliabu Barat Laut

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Hari Kedua, Asisten 1 Setda Pulau Taliabu Pimpin Apel Gabungan di Posko Darurat TBL Perkuat Sinergi Lintas OPD, TNI dan Polri Percepat Penanganan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:18 WIB

SUARA RAKYAT BERGEMA: RIBUAN WARGA AKAN SAMPAIKAN ASPIRASI KE DPR RI, MINTA PENGEMBALIAN KEUTUHAN DEMOKRASI

Berita Terbaru