Ketua Investigasi Nasional LPK-GPI Tegas Minta KPK RI Tak Harus Mati Suri Berantas Seluruh Kasus Korupsi Bersarang Di Wilayah Provinsi Maluku Utara

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumentasi Istimewa : La Omy La Tua (Ketua Investigasi Nasional (LPK-GPI).

Taliabu Provinsi Maluku Utara, Media Investigasi.net, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindugan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK-GPI), La Omy La Tua, degan tegas minta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), agar tak mati suri degan pemberatasan suluruh kasus korupsi yang bersarang di seluruh pelosok Bumi pertiwi yang makin kian bergentayangan seperti pocong di siang bolong seperti yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten maupun Provinsi di tanah air Indonesia, ungkapknya.

Dimana Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindugan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK-GPI), La Omy La Tua, menyatakan bahwa degan banyaknya dugaan kuat kasus korpsi harusnya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), beserta jajarannya mampu mengungkap seluruh kasus korupsi yang masing bersarang di seluruh Daerah seperti yang terjadi di Kabupaten Pulau Taluabu Provinsi Maluku Utara hinggah sampai saat ini belum mampu di tuntaskan pihak penegak hukum malah para pelaku malah asik bergentayangan seperti pocong di siang bolong, tuturnya.

Diantaranya adalah kasus pembongkaran bangunan RSUD terletak di Desa Rata Haya, yang menelan anggaran kurang lebih Rp. 7,7 miliar rupiah dan juga Dana bantuan sosial kurang lebih Rp. 4,8 miliar serta kasus korupsi lainya yang melibatkan mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kurasia Marsaoly,.S.Ag, yang hinggah sampai saat ini terkesan di pelihara oleh para penegak hukum di Kabupaten Pulau Taliabu khususnya Kejaksaan Negri Pulau Taliabu, tegasnya.

Salain itu, Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindugan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK-GPI), La Omy La Tua, juga tegas minta agar kiranya Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), beserta jajarannya dapat mengungkap serta menangkap para pelaku di balik dugaan kuat kasus korupsi pembongkaran bangunan RSUD terletak di Desa Rata Haya, yang menelan anggaran kurang lebih Rp. 7,7 miliar rupiah serta berbagai kasus yang beraroma korupsi lainnya yang di duga kuat telah merugikan keuagan Negara/Daerah miliaran rupiah hinggah puluhan miliar rupiah.

Baca Juga :  ‎Lomba Kreativitas ABK Jadi Ruang Berkarya, JKA: ABK adalah Amanah yang Harus Diberi Ruang Berkembang

Ketua Investigasi Nasional Lembaga Perlindugan Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia (LPK-GPI), La Omy La Tua, juga berharap pada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), beserta jajarannya karena dirinya meyakini lembaga tersebut di dirikan negara sebagai lembaga yang kokoh untuk menumpas seluruh pelaku perampok kejahatan yang merugikan keuagan Negara/Daerah.

Apalagi kita ketahui bersama di Negri bahwa kejahatan terbesar adalah perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme sehinggah marwah Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), harusnya tetap berdiri kokoh dan tetap menjadi lembaga menjadi kembanggan seluruh rakyat di bumi pertiwi Indonesia jagan terkesan seperti lembaga yang mati suri bersembunyi di bawah interfensi kekuasaan, tutupnya.

Tim Investigasi Indonesia Nasional ***

Penulis : La Omy La Tua

Editor : La Omy La Tua

Sumber Berita: https://Ketua%20Investigasi%20Nasional%20LPK-GPI%20Tegas%20Minta%20KPK%20RI%20Tak%20Harus%20Mati%20Suri%20Berantas%20Seluruh%20Kasus%20Korupsi%20Bersarang%20Di%20Wilayah%20Provinsi%20Maluku%20Utara

6 tanggapan untuk “Ketua Investigasi Nasional LPK-GPI Tegas Minta KPK RI Tak Harus Mati Suri Berantas Seluruh Kasus Korupsi Bersarang Di Wilayah Provinsi Maluku Utara”

  1. Pretty component of content. I simply stumbled upon your blog and in accession capital to claim that I acquire actually enjoyed account your blog posts.
    Any way I will be subscribing in your augment and even I success you get entry
    to consistently rapidly.

  2. Unquestionably imagine that that you said.

    Your favourite reason appeared to be at the web the simplest thing to take into account of.
    I say to you, I certainly get irked whilst people consider issues that they
    just don’t know about. You controlled to hit the nail upon the top
    as well as defined out the entire thing with no need side-effects
    , people can take a signal. Will likely be back to get more.
    Thank you

  3. What’s Happening i’m new to this, I stumbled upon this
    I’ve found It absolutely helpful and it has helped me out loads.
    I’m hoping to give a contribution & help different customers like its aided me.
    Great job.

  4. You actually make it seem so easy with your presentation but I find this topic
    to be really something which I think I would never understand.
    It seems too complex and very broad for me.
    I’m looking forward for your next post, I will try to get the hang of it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Lebih dari 150 Hektare Kebun Sawit Warga di Sungai Raya Dirusak Ando, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku ‎
Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara
Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak
Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah
Pers Diduga Diusir dari Kantor DLH, AWIBB Tantang Pemkab Bekasi: Berani Periksa Kadis?
Akibat Karhutla Di Kabupaten Pulau Taliabu Meluas, Citra Puspasari Mus Bagi Peduli Salurkan Bantuan Ke Warga Tani Terdampak Di TBL
Uang Publik Dipertanyakan, Warga Dadok Tunggul Hitam Tuntut LPJ dan Audit Total
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:14 WIB

‎Lebih dari 150 Hektare Kebun Sawit Warga di Sungai Raya Dirusak Ando, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku ‎

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah

Berita Terbaru