KABUPATEN BEKASI –
Sikap Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Desi Kurniati Malik, mendapat apresiasi dari Ketua DPD Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Jawa Barat, Jimmy.
Desi yang dijadwalkan dilantik pada 4 November 2026 sebagai kepala desa perempuan pertama di Sukamulya dinilai membawa pesan penting bahwa jabatan pemerintahan desa harus mengutamakan kompetensi, profesionalitas, dan integritas, bukan hubungan kekerabatan.
Jimmy menegaskan, jabatan Sekretaris Desa (Sekdes) bukan warisan keluarga ataupun fasilitas bagi kelompok tertentu.
“Desa bukan kerajaan kecil. Kantor desa bukan kantor keluarga. Jabatan publik harus diisi berdasarkan kemampuan dan aturan, bukan kedekatan darah,” tegas Jimmy.
Menurutnya, Sekdes memiliki posisi strategis dalam administrasi, perencanaan, hingga pengelolaan pemerintahan desa. Karena itu, proses pengangkatan perangkat desa harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Inspektorat Kabupaten Bekasi memperkuat pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan desa.
“APBDes adalah uang rakyat, bukan uang keluarga. Jangan sampai pengawasan melemah hanya karena hubungan kekerabatan. Kami di AWIBB Jabar akan terus mengawal persoalan ini,” ujarnya.
Jimmy berharap sikap Desi menjadi contoh bagi 179 kepala desa lainnya di Kabupaten Bekasi agar mengedepankan meritokrasi dan menghindari potensi konflik kepentingan.
Jabatan publik adalah amanah rakyat, bukan hak istimewa keluarga.
er/tim/red.
AM @ 2026







