Menu

Mode Gelap
Jangan Hanya Jadi Dagelan, Pansus Pertambangan DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Data Rekomendasi IUP ke Publik HB Memang Warga Malaysia Sesuai Pengakuan Anaknya Wakil Bupati Tapteng : PMI Kerahkan 3 Unit Exacavator Mini Bersihkan Pemukiman Warga Topan RI Sambangi Jasa Marga, Pertanyakan Dugaan Penguasaan Aset Negara di Exit Tol Citeureup Ninik Mamak Desak Polisi di Pasaman Barat Buka Kasus Pengeroyokan Meri Secara Utuh, Pengurus Kelompok Tani Diminta Bertanggung Jawab Kapolres Sibolga Dan PJU Polres Sibolga Sambut Kunjungan Danrem 023/KS, Ke Mako Polres Sibolga, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Berita

Kado HGN 2025: Mendikdasmen–Kapolri Sepakat Lindungi Guru Lewat Restorative Justice

badge-check


					Kado HGN 2025: Mendikdasmen–Kapolri Sepakat Lindungi Guru Lewat Restorative Justice Perbesar

Gambar: Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Kapolri Sepakat Lindungi Guru Lewat Restorative Justice (Dok, istimewa) 

 

Jakarta, Mediainvestigasi.net — Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberi kado spesial di Hari Guru Nasional (HGN) 2025: ia resmi menandatangani MoU dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat perlindungan hukum bagi para guru di seluruh Indonesia.

Dalam amanat upacara HGN, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa nota kesepahaman tersebut memuat mekanisme penyelesaian damai atau restorative justice bagi guru yang tersangkut masalah dengan murid, orang tua, maupun LSM khususnya dalam kasus yang berkaitan dengan proses pendidikan.

“Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban,” ujar Mendikdasmen dalam upacara, Selasa (25/11/2025).

 

Tantangan Guru di Era Digital

Mu’ti menyampaikan bahwa tugas guru kini makin berat. Di tengah arus digitalisasi dan gaya hidup serba hedonis-materialistis, guru dituntut tetap menjaga nilai, moral, dan integritas. Selain itu, tekanan sosial, politik, budaya, hingga tuntutan publik yang tinggi membuat posisi guru sering kali dilematis.

Tak sedikit guru yang akhirnya tertekan secara material, sosial, mental bahkan bersinggungan dengan penegak hukum.

“Kondisi ini harus diakhiri. Guru harus tampil percaya diri dan berwibawa di hadapan murid,” tegasnya.

 

Guru Semakin Dibutuhkan

Abdul Mu’ti juga menyoroti kompleksnya problem murid masa kini: mulai dari masalah akademik, pergaulan, moral, hingga persoalan keluarga, ekonomi, kecanduan gawai, serta maraknya judi online.

Karena itu, figur guru sebagai teladan, mentor, motivator, sekaligus sahabat murid sangat dibutuhkan bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Mu’ti menutup dengan penegasan bahwa kehadiran guru adalah fondasi peradaban, dan negara wajib hadir memberi perlindungan penuh.

 

Editor: Mitra Yuyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jangan Hanya Jadi Dagelan, Pansus Pertambangan DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Data Rekomendasi IUP ke Publik

15 Januari 2026 - 11:03 WIB

HB Memang Warga Malaysia Sesuai Pengakuan Anaknya

15 Januari 2026 - 09:33 WIB

Wakil Bupati Tapteng : PMI Kerahkan 3 Unit Exacavator Mini Bersihkan Pemukiman Warga

15 Januari 2026 - 09:23 WIB

Kapolres Sibolga Dan PJU Polres Sibolga Sambut Kunjungan Danrem 023/KS, Ke Mako Polres Sibolga, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

14 Januari 2026 - 14:09 WIB

5 Nama Mengapung Jelang Konfercab VII PWI Padang Pariaman/Pariaman

14 Januari 2026 - 13:34 WIB

Trending di Berita