Kado HGN 2025: Mendikdasmen–Kapolri Sepakat Lindungi Guru Lewat Restorative Justice

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Kapolri Sepakat Lindungi Guru Lewat Restorative Justice (Dok, istimewa) 

 

Jakarta, Mediainvestigasi.net — Mendikdasmen Abdul Mu’ti memberi kado spesial di Hari Guru Nasional (HGN) 2025: ia resmi menandatangani MoU dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat perlindungan hukum bagi para guru di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanat upacara HGN, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa nota kesepahaman tersebut memuat mekanisme penyelesaian damai atau restorative justice bagi guru yang tersangkut masalah dengan murid, orang tua, maupun LSM khususnya dalam kasus yang berkaitan dengan proses pendidikan.

“Guru adalah agen pembelajaran dan peradaban,” ujar Mendikdasmen dalam upacara, Selasa (25/11/2025).

 

Tantangan Guru di Era Digital

Mu’ti menyampaikan bahwa tugas guru kini makin berat. Di tengah arus digitalisasi dan gaya hidup serba hedonis-materialistis, guru dituntut tetap menjaga nilai, moral, dan integritas. Selain itu, tekanan sosial, politik, budaya, hingga tuntutan publik yang tinggi membuat posisi guru sering kali dilematis.

Tak sedikit guru yang akhirnya tertekan secara material, sosial, mental bahkan bersinggungan dengan penegak hukum.

“Kondisi ini harus diakhiri. Guru harus tampil percaya diri dan berwibawa di hadapan murid,” tegasnya.

 

Guru Semakin Dibutuhkan

Abdul Mu’ti juga menyoroti kompleksnya problem murid masa kini: mulai dari masalah akademik, pergaulan, moral, hingga persoalan keluarga, ekonomi, kecanduan gawai, serta maraknya judi online.

Karena itu, figur guru sebagai teladan, mentor, motivator, sekaligus sahabat murid sangat dibutuhkan bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Mu’ti menutup dengan penegasan bahwa kehadiran guru adalah fondasi peradaban, dan negara wajib hadir memberi perlindungan penuh.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa dan Petani Gelar Aksi di Kantor Bupati Inhil, Desak Kebijakan Harga Kelapa

 

Editor: Mitra Yuyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan
WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti
Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara
Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran
Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan
Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026
Usai Pimpin Apel, Kapolres Soppeng Periksa Sikap Tampang Personel
Dari Kasus Lisa vs Danny Septriadi: Fakta Medis RSCM Ungkap Trauma Berat Anak Korban Penculikan
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:23 WIB

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan

Selasa, 1 September 2026 - 10:25 WIB

WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026

Berita Terbaru

Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program LSDP di Balai Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Solo. (Dok. Istimewa)

Bina Bangda

Restuardy Daud: Daerah Jadi Kunci Penguatan Pengelolaan Sampah

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:19 WIB