Kegiatan majelis taklim dipenuhi kalangan ibu-ibu yang tertarik memakai metode RAHMAH. (Dok. Istimewa)
MEDIAINVESTIGASI.NET – Kiprah Ustadzah Siti Robiatul Adawiyah dalam mengembangkan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat membuahkan hasil gemilang.
Penyuluh Agama Islam dari Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, ini terpilih mewakili Provinsi DKI Jakarta dalam ajang nasional Penyuluh Agama Islam (PAI) Award 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Salah satu faktor kunci keberhasilannya adalah inovasi metode pembelajaran yang ia gagas sendiri, yakni Metode Ramah, Aktif, Humanis, Menyenangkan, Amanah, dan Harapan (RAHMAH). Metode ini mempermudah masyarakat dari berbagai usia dalam memahami dan mengamalkan bacaan Al-Qur’an secara tepat, baik dari aspek makhārij al-ḥurūf (pelafalan huruf), tajwid, hingga penggalian makna ayat.
“Metode RAHMAH saya kembangkan karena banyak jamaah, terutama kalangan ibu-ibu majelis taklim dan lansia, masih kesulitan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Saya ingin mereka tidak hanya lancar membaca, tapi juga memahami kandungannya,” ujar Ustadzah Siti kepada wartawan, Selasa (17/6/2025).
Komunitas binaan beliau mencakup rentang usia yang luas, mulai dari anak-anak usia 4 tahun hingga lansia berusia 65 tahun. Berkat pendekatan yang sabar dan personal, banyak di antara mereka yang awalnya terbata-bata kini mulai lancar dan memahami ilmu tajwid secara bertahap.
Tak hanya membina majelis taklim seperti MT Baitul Adib Kalisari, MT Ar Rasyid Cijantung, MT At-Taqwa Pekayon, MT Nurul Hidayah Kelapa Dua Wetan, dan MT Khairunnisa Kalisari, ustazah Siti juga aktif dalam pembinaan rohani di lingkungan khusus, seperti Pusat Rehabilitasi Sosial Sentra Mulya Jaya Jakarta, bahkan dirinya adalah Pembina Sentra Generasi Qur’ani (SGQ) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Sebagai penyuluh yang bertugas di bidang literasi Al-Qur’an, ia nyaris tanpa henti membuka diri menerima siapa pun yang ingin belajar: anak-anak, remaja, orang tua, bahkan lansia. Semua dilayaninya dengan hati tulus dan semangat dakwah yang tak pernah padam.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa dalam membumikan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat urban yang kompleks. Kementerian Agama RI melalui ajang Penyuluh Agama Islam Award menyeleksi figur-figur inspiratif dari seluruh penjuru Tanah Air untuk memberikan teladan dalam penguatan kehidupan beragama yang damai dan mencerdaskan.
Ustadzah Siti berharap keterlibatannya dalam ajang nasional ini bisa membuka mata banyak pihak tentang pentingnya peningkatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.***(Chairul Hakim)
Editor: Shendy Marwan















1 Komentar
Selamat kepada PAI Pasar Rebo, Jakarta Timur, Ustadzah Siti Robiatul Adawiyah yang lolos seleksi Penyuluh Agama Islam Award 2025 🌟 Penerapan strategi Ar-Rahmah dalam program peningkatan literasi benar-benar membawa dampak positif bagi masyarakat. Semoga terus menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman agama di kalangan masyarakat 🙏