Inhil, Tanah Kaya yang Masih Berkubang Kemiskinan , Saatnya Anak Negeri Bergerak

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inhil, Tanah Kaya yang Masih Berkubang Kemiskinan , Saatnya Anak Negeri Bergerak

 

Indragiri Hilir—Mediainvestigasi.net–Kabupaten yang dianugerahi kekayaan alam luar biasa.
Lahan yang luas, hamparan perkebunan kelapa terbesar di dunia, kampung-kampung nelayan yang menghidupi ribuan keluarga, hingga sentra persawahan yang menyuplai pangan daerah. Hasil lautnya bahkan menembus negara tetangga, dari udang, sotong, hingga kepiting bakau.

Namun ironisnya, kemiskinan tetap di depan mata, dan masih ada desa yang berstatus tertinggal, bahkan tak memiliki akses jalan darat. Sebuah potret kontras yang sulit diterima akal sehat: daerah kaya, rakyat miskin.

Banyak masyarakat menilai, Pemda Inhil tidak menjalankan potensi besar ini secara optimal. Putra-putri terbaik Inhil yang bekerja di provinsi atau pusat pun kerap dianggap tidak memberikan dampak berarti bagi kampung halamannya.

“Yang pintar banyak, yang jadi pejabat juga banyak. Tapi sayangnya, diduga yang mereka pikirkan hanya memperkaya diri dan keluarga,” ujar salah seorang tokoh masyarakat dalam percakapan dengan media.

Sementara itu, OPD-OPD di lingkungan Pemkab Inhil juga menjadi sorotan. Anggaran besar habis setiap tahun, namun bukti nyata di lapangan sangat minim. Jalan rusak, kebun masyarakat terendam karena tanggul jebol, nelayan terabaikan, dan desa-desa pedalaman tetap tertinggal.

2025 yang tinggal menghitung hari, tuntutan publik semakin kuat. Bupati Inhil harus merangkul semua potensi anak negeri, terutama mereka yang memiliki akses ke pemerintah pusat.

Sudah banyak putra-putri Inhil yang memiliki akses ke kementrian, mereka punya kemampuan, jaringan, dan gagasan yang dapat membawa dana pusat turun ke desa-desa Inhil. Namun hingga kini, sinergi itu tak juga terjadi.

“Semuanya terhenti di meja OPD. Banyak konsep yang tidak dipahami, banyak peluang yang tidak ditangkap. Sementara masyarakat butuh bukti, bukan sekadar perjalanan dinas, dan menghabiskan anggaran,” tegas seorang pemerhati kebijakan daerah.

Baca Juga :  Dandim 0314/Inhil Tinjau Progres Pembangunan KDKMP di Wilayah Perairan Gaung

Pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pundak seorang Herman sebagai Bupati Inhil. Harus ada gerakan bersama dari putra-putri negeri, akademisi, jurnalis, tokoh adat, pengusaha, dan diaspora Inhil di luar daerah.

Saatnya anak negeri menjemput anggaran ke pusat, membawa data, menyusun program, dan menunjukkan bahwa Inhil adalah wilayah yang siap berkembang jika kesempatan diberikan.

Ketua PPWI Inhil Rosmely, menegaskan bahwa media dan masyarakat harus berada di garis depan perubahan.

“Inhil tidak kekurangan orang hebat, yang kurang adalah keberanian untuk bersuara dan bergerak. Media harus menjadi penjaga moral publik. Jangan diam melihat desa-desa terisolir di tengah daerah yang kaya. Kita kawal, kita suarakan, dan kita yang punya akses pusat membantu pemerintah dan memaksimalkan potensi yang ada”. Ujar Rosmely, Ketua PPWI.

Rosmely juga menambahkan bahwa dirinya siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan para pemangku kepentingan nasional.

“Bupati harus membuka pintu seluas-luasnya untuk putra-putri Inhil yang punya kemampuan. Jangan bekerja sendiri. Ini bukan era ego sektoral, tapi era kolaborasi.”

Inhil membutuhkan perubahan.
Inhil membutuhkan keberanian.
Dan yang paling penting, Inhil membutuhkan anak-anak negerinya sendiri.

Karena jika bukan sekarang, kapan lagi?
Dan jika bukan kita, siapa lagi?
Jangan Diam, Media dan Anak Negeri Harus Bergerak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Cepat dan Tanggap Tangani Banjir, Wabup Padang Pariaman Salurkan Bantuan dan Turunkan Alat Berat di Batang Gasan
‎Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Wabup Rahmat Ajak Warga Aktifkan IKD dan Jadi Agen Pelinsos
​Wujudkan Sanitasi Layak, TNI dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Malam Hari di TMMD ke-130
Sinergi Tanpa Batas: TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil
DUGAAN PENYEKAPAN DI YOGYAKARTA, ALICE SRIE ANITHA MINTA PERKARA DITELUSURI
Kasdim 0314/Inhil Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Desa Kuala Lemang, Bangkitkan Semangat Bela Negara Melalui TMMD ke-130
Bupati Bungkam Soal Anggaran Media dan Nepotisme, Ketua AWI Kampar Sebut Pemimpin Kok Takut Jawab Rakyat
Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:54 WIB

‎Cepat dan Tanggap Tangani Banjir, Wabup Padang Pariaman Salurkan Bantuan dan Turunkan Alat Berat di Batang Gasan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:35 WIB

‎Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Wabup Rahmat Ajak Warga Aktifkan IKD dan Jadi Agen Pelinsos

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:03 WIB

​Wujudkan Sanitasi Layak, TNI dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Malam Hari di TMMD ke-130

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Sinergi Tanpa Batas: TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:12 WIB

DUGAAN PENYEKAPAN DI YOGYAKARTA, ALICE SRIE ANITHA MINTA PERKARA DITELUSURI

Berita Terbaru