Turun ke Lokasi Karhutla Parit 18, Ketua PW-IWO Riau Kritik Satpol PP: Jangan Cuma Apel dan Patroli

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Laporan : Muhammad

TEMBILAHAN, – Mediainvestigasi. Net – Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, mengkritik keterlibatan personel Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kritik itu disampaikan Muridi setelah turun langsung melakukan peliputan di lokasi karhutla Sungai Beringin, Parit 18, Kecamatan Tembilahan, Sabtu (5/9/2026).

Muridi mengatakan saat berada di lokasi dirinya melihat tim gabungan berjibaku menangani karhutla di tengah panas dan asap. Namun, berdasarkan pengamatannya, personel Satpol PP yang berada di lokasi saat itu terlihat mengikuti apel dan melakukan patroli.

“Saya tadi berada langsung di lokasi karhutla Sungai Beringin, Parit 18, meliput bersama tim gabungan. Dari yang saya lihat di lapangan, anggota Satpol PP yang hadir sejauh ini hanya mengikuti apel dan patroli,” kata Muridi.

Menurut Muridi, kehadiran personel di lokasi karhutla seharusnya dapat menambah kekuatan tim di lapangan sesuai tugas, fungsi, kewenangan dan komando penanganan karhutla.

“Mohon maaf, kalau kehadiran hanya sebatas apel, berbaris dan patroli tanpa ikut membantu kerja nyata penanganan karhutla, menurut saya lebih baik tidak perlu diterjunkan ke lokasi,” tegasnya.

Ia menilai penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama. Beban di lapangan, kata dia, jangan sampai hanya dipikul oleh unsur tertentu, sementara kekuatan personel yang sudah diterjunkan belum dimaksimalkan.

“Tim gabungan sedang berjibaku menghadapi api, asap dan bara. Kalau sudah turun ke lokasi karhutla, mari sama-sama turun tangan dan bekerja sesuai tugas masing-masing. Kehadiran personel harus benar-benar menambah kekuatan, bukan sekadar menambah barisan saat apel,” ujarnya.

Di tengah kritik tersebut, Muridi memberikan apresiasi kepada TNI, Polri, BPBD, Damkar, tim pemadam PSMTI, Pemadam Padupai, masyarakat serta seluruh unsur yang selama ini berjibaku menangani karhutla di sejumlah wilayah Inhil.

Baca Juga :  Orang Tua Bayi 6 Bulan di RSUD Pandan Bantah Keras Isu Galang Donasi, Tegaskan Kondisi Anak Dimanfaatkan Oknum

Menurutnya, perjuangan petugas tidak ringan. Sejumlah personel bahkan harus bertahan hingga malam dan bermalam di lapangan untuk memastikan api maupun bara tidak kembali menyala.

“Mereka menghadapi panas, asap dan bara. Ada yang jauh dari keluarga dan bermalam di lapangan. Bagi saya, mereka adalah pahlawan kemanusiaan. Pengorbanan mereka harus kita hargai,” katanya.

Muridi mengatakan kritik yang disampaikannya bukan untuk mengecilkan Satpol PP. Ia berharap kekuatan personel Satpol PP dapat dimaksimalkan untuk membantu penanganan karhutla sesuai kewenangan dan kebutuhan di lapangan melalui koordinasi pemerintah daerah.

“Karhutla bukan pekerjaan satu atau dua instansi. Ini persoalan bersama. Jangan ada yang merasa istimewa sementara pihak lain terus berkeringat di tengah asap dan bara. Kalau sudah menjadi bagian dari tim, mari bekerja bersama sesuai tugas dan kewenangan,” tegas Muridi.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Inhil memperjelas pembagian tugas setiap unsur yang diterjunkan sehingga personel di lapangan memiliki peran konkret dalam penanganan karhutla.

Dikonfirmasi terkait kritik tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Inhil Ahmad Husairi, S.Sos., M.M., merespons positif masukan yang disampaikan.

Ahmad mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi untuk membentuk tim Satpol PP yang secara khusus ikut dalam penanganan karhutla.

“Segera kami koordinasikan untuk membentuk tim karhutla Satpol PP. Terima kasih atas saran dan masukannya. Mohon support kami,” kata Ahmad.

Respons tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat keterlibatan Satpol PP dalam penanganan karhutla bersama unsur lainnya di Kabupaten Inhil.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan
Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Kawal Mutu Pembangunan TMMD ke-130: Pengujian Sampel Silinder Beton Pengecoran Jalan Desa Kuala Lemang
Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
Ketua Investigasi LPK GPI Tegas Minta Hentikan Tambang Pasir Ilegal Air Beringin Jaya  Meluap Merusak Ruas Jalan Pemilik Tambang Di Tegur Malah Melotot
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Kawal Mutu Pembangunan TMMD ke-130: Pengujian Sampel Silinder Beton Pengecoran Jalan Desa Kuala Lemang

Berita Terbaru