Menu

Mode Gelap

Peristiwa

Heboh di Toko Obat Pasar Pramuka! Pedagang Ngamuk Massal, Teriakan Protes Pecah di Tengah Kerumunan

badge-check


					Heboh di Toko Obat Pasar Pramuka! Pedagang Ngamuk Massal, Teriakan Protes Pecah di Tengah Kerumunan Perbesar

MEDIAINVESTIGASI.NET – Suasana Pasar Pramuka, Jakarta Timur, yang menjual alat kesehatan dan obat, berubah menjadi lautan amarah. Ratusan pedagang obat dan alat kesehatan beramai-ramai menutup kios mereka sambil meneriakkan protes keras terhadap kebijakan penutupan sementara yang dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya, Kamis (13/11/2025)

Aksi spontan ini memanas sejak pukul 10.15 WIB. Pedagang yang biasanya sibuk melayani pembeli, kali ini justru menggembok etalase dan mengangkat spanduk protes, menolak keputusan yang mereka anggap mendadak dan tak berpihak pada rakyat kecil.

“Tutup aja, tutup semua! Masa kita tidak boleh dagang,” teriak seorang pedagang perempuan di tengah kerumunan, suaranya menggema di antara kios-kios yang mulai disegel.

Sejumlah pedagang tampak histeris, sebagian lainnya menitikkan air mata karena bingung harus mencari nafkah di tengah situasi yang tidak pasti. Solidaritas antar-pedagang pun meledak. Semua menutup kios serentak, membuat suasana pasar lumpuh total.

Di tengah kekacauan itu, seorang pedagang bernama Buyung (30) mengaku kecewa berat karena baru tahu ada penutupan hari ini, padahal sehari sebelumnya disebut masih boleh buka.

“Katanya mau revitalisasi. Kalau biayanya sekitar Rp200 juta mungkin masih bisa diusahakan, tapi mintanya sekitar Rp400 juta. Baru hari ini tahu ada penutupan. Kemarin dibilang boleh buka sama orang PD (Pasar Jaya), makanya ini kami solidaritas,” jelas Buyung.

Ia menegaskan banyak pedagang sudah memenuhi kewajiban pembayaran, namun tetap ikut terkena dampak kebijakan.

“Ini saya sudah bayar. Yang sudah bayar bisa dihitung, makanya mereka turun (protes), mungkin kebanyakan yang belum bayar. Kalau segelan tidak ada, adanya penutupan sekarang ini,” ucapnya dengan nada kesal.

Sementara itu, di sudut lain pasar, keluhan pilu terus terdengar. Teriakan pedagang pecah dengan nada getir.

“Kasihanilah hidup kami, kami tidak ada gaji UMP (upah minimum provinsi). Mau makan gimana?” teriak seorang pedagang lain yang sudah kehabisan kata-kata.

Kemarahan para pedagang kian memuncak ketika mereka menuding kebijakan revitalisasi kios dilakukan tanpa sosialisasi matang dan dianggap terlalu membebani ekonomi rakyat kecil. Mereka menuntut Perumda Pasar Jaya agar meninjau ulang keputusan dan memberi solusi manusiawi, termasuk skema pembayaran yang tidak mencekik.

Sampai siang hari, aksi protes masih berlangsung panas. Ratusan orang berkerumun, menyoraki petugas yang berusaha menenangkan massa. Pasar Pramuka lumpuh total.

Sebelumnya, Perumda Pasar Jaya membantah tudingan adanya kenaikan harga sewa kios hingga empat kali lipat.

“Hasil kajian menunjukkan bahwa tarif yang diberlakukan masih berada di bawah rekomendasi nilai pasar,” ujar Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (11/10).

Agus menjelaskan bahwa penetapan tarif dilakukan melalui kajian komprehensif bersama tim teknis dan penilai independen dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Ia juga membantah angka Rp425 juta yang sempat beredar.

Menurutnya, tarif resmi saat ini adalah Rp403 juta untuk lantai dasar dan Rp351 juta untuk lantai satu.

Namun di lapangan, protes tetap membara. Pedagang menolak diam. “Kami cuma mau keadilan,” ujar salah satu pedagang sebelum kembali menutup rolling door kiosnya rapat-rapat.

Pasar Pramuka yang biasanya ramai pembeli obat dan kesehatan kini berubah jadi simbol perlawanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. **mitolyn official**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Ringsek Parah

28 April 2026 - 00:13 WIB

Mayor Laut (H) Ahmad Fauzi Angkat Bicara Soal Kasus Proyektil Rekoset

3 April 2026 - 14:26 WIB

Warga Sikabau Geger, Pria Muda Ditemukan Gantung Diri di Kebun Karet

3 April 2026 - 10:54 WIB

Trending di Peristiwa